alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

80 Pengendara Yang Terjaring Razia Jalani Sidang di Tempat

MARABAHAN – Ratusan pengendara kendaraan bermotor (ranmor) dari Marabahan menuju Banjarmasin diarahkan menuju Terminal Handil Bakti, Senin (17/12) sekitar pukul 09.00 Wita.

Satu persatu pengendara dilakukan pengecekan kelengkapan kendaraan bermotor. Para pelanggar langsung dikenakan tilang di tempat. Sebanyak 80 orang terjaring dalam razia gabungan ini.

“Ini adalah razia gabungan Criminal Justice Sistem (CJS) yang digelar Satlantas Polres Batola, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Marabahan,” ujar Kasat Lantas Polres Batola, AKP Didik Suhartanto.

Didik mengungkapkan razia gabungan kali ini dipimpin langsung KBO Ipda Agus Santoso dan personel Sat Lantas Polres Batola. Menurut Didik pelanggaran pengendara motor didominasi akibat tidak membawa SIM dan STNK.

“Mereka yang melanggar langsung ditilang dan berhadapan langsung dengan hakim dari pengadilan,” ujarnya.

Razia gabungan CJS bertujuan sebagai upaya cipta kondisi jelang Natal dan Tahun Baru, juga memberikan kesadaran berlalu lintas kepada masyarakat untuk lebih tertib, membangun budaya tertib dan membiasakan masyarakat untuk menaati aturan di jalan.

“Lengkapi surat dalam berkendara, jaga jarak aman jangan mengebut, jangan melawan arus dan jangan mengonsumsi miras. Ataupun pengaruh obat terlarang saat berkendara. Berbahaya bagi orang lain dan diri sendiri,” ajaknya.(mr-152)

MARABAHAN – Ratusan pengendara kendaraan bermotor (ranmor) dari Marabahan menuju Banjarmasin diarahkan menuju Terminal Handil Bakti, Senin (17/12) sekitar pukul 09.00 Wita.

Satu persatu pengendara dilakukan pengecekan kelengkapan kendaraan bermotor. Para pelanggar langsung dikenakan tilang di tempat. Sebanyak 80 orang terjaring dalam razia gabungan ini.

“Ini adalah razia gabungan Criminal Justice Sistem (CJS) yang digelar Satlantas Polres Batola, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Marabahan,” ujar Kasat Lantas Polres Batola, AKP Didik Suhartanto.

Didik mengungkapkan razia gabungan kali ini dipimpin langsung KBO Ipda Agus Santoso dan personel Sat Lantas Polres Batola. Menurut Didik pelanggaran pengendara motor didominasi akibat tidak membawa SIM dan STNK.

“Mereka yang melanggar langsung ditilang dan berhadapan langsung dengan hakim dari pengadilan,” ujarnya.

Razia gabungan CJS bertujuan sebagai upaya cipta kondisi jelang Natal dan Tahun Baru, juga memberikan kesadaran berlalu lintas kepada masyarakat untuk lebih tertib, membangun budaya tertib dan membiasakan masyarakat untuk menaati aturan di jalan.

“Lengkapi surat dalam berkendara, jaga jarak aman jangan mengebut, jangan melawan arus dan jangan mengonsumsi miras. Ataupun pengaruh obat terlarang saat berkendara. Berbahaya bagi orang lain dan diri sendiri,” ajaknya.(mr-152)

Most Read

Artikel Terbaru

/