alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Tak Terealisasi Penuh, Sisa Anggaran Pemilu Dikembalikan ke Pemkab (2)

SEMENTARA ITU, beberapa KPU kabupaten/kota mulai ancar-ancar dengan anggaran untuk menghadapi Pemilu tahun depan. KPU Banjarbaru bakal mendapatkan anggaran Rp13,2 miliar dari pemerintah. Jumlah tersebut bertambah dibandingkan tahun ini yang hanya Rp9,4 miliar.

Ketua KPU Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat mengatakan, anggaran ditambah lantaran pada 2019 kegiatan mereka semakin banyak. “Tahun depan kita sudah ke tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Jadi, perlu dana lebih besar,” katanya.

Lanjutnya, sementara untuk anggaran tahun ini sudah mereka gunakan untuk melaksanakan sosialisasi pemilu, pendidikan pemilih, mempersiapkan logistik dan lain-lain. “Sampai saat ini, serapan anggaran 2018 sudah 82,24 persen,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, dari sisa anggaran yang ada pihaknya masih bisa menggelar beberapa kegiatan dalam tahapan Pemilu 2019.

Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sekretaris KPU HSS, Muhammad Noor menjelaskan berdasarkan rencana kerja anggaran (RKA) KPU HSS akan mendapatkan dana sekitar Rp 19,2 miliar lebih yang nantinya digunakan untuk operasional sampai kegiatan.

“Saat ini masih menunggu proses pencairan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Tahun 2018 ini, dari anggaran sebesar 20,6 miliar lebih, hanya terealisasi sekitar Rp 15,2 miliar lebih. Sisanya sekitar Rp 5,3 miliar sudah dikembalikan ke Pemkab akhir bulan Oktober.

Tahun 2018, HSS memang mendapatkan dana hibah dari pemkab karena menggelar Pilkada bersama tiga daerah lainnya, yaitu Tabalong, Tanah Laut dan Tapin.

Sekretaris KPU Kabupaten Tapin Badaruddin mengatakan untuk tahun ini Kabupaten Tapin tidak mendapatkan dari pemerintah daerah.

“Untuk dana dipa 2019 lupa pastinya berapa, karena datanya masih ada di kantor,” ungkapnya, Minggu (16/12) melalui sambungan telepon.

Dia mengatakan untuk pemilu 2019 memang hanya menggunakan dana dipa dari Pemerintah pusat, sementara untuk pilkada dan pilgub menggunakan dana Pemerintah Daerah.

“Untuk Pilkada tadi, dari jumlah total kita mendapatkan dana sekitar 20 miliar, sisanya ada 7 miliar, sudah kita kembalikan,” jelasnya.

Di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU, sisa anggaran juga sudah otomatis kembali. KPU setempat hanya menyerap Rp 19.050.786 dari anggaran 2018, Rp 22.587.996.6000.

Sekretaris KPU Hulu Sungai Utara H Taufan Rizani mengatakan dana banyak terserap di pembayaran honor anggota PPS dan PPK. “Termasuk belanja seputar kegiatan tahapan pemilu,” jelasnya.

Dia mengatakan di tahun 2019, anggaran KPU sebesar Rp 21.478.107.100. “Ini anggaran untuk operasional kantor dengan tahapan pemilu nantinya,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Batola, Syahrianudin mengatakan anggaran KPU di 2018 Rp 22 miliar dan baru terserap 76 persen.

“Yang terpakai per Oktober sekitar 18 miliar,” ujarnya. Dia mengatakan KPU masih mempunyai agenda hingga akhir tahun nanti. Dia berbangga dalam hal serapan dan pertanggung jawaban anggaran KPU, pihaknya mendapat sertifikat terbaik dari KPU Provinsi Kalsel. (ris/shn/mr-152/dly/mar/ay/ran)

SEMENTARA ITU, beberapa KPU kabupaten/kota mulai ancar-ancar dengan anggaran untuk menghadapi Pemilu tahun depan. KPU Banjarbaru bakal mendapatkan anggaran Rp13,2 miliar dari pemerintah. Jumlah tersebut bertambah dibandingkan tahun ini yang hanya Rp9,4 miliar.

Ketua KPU Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat mengatakan, anggaran ditambah lantaran pada 2019 kegiatan mereka semakin banyak. “Tahun depan kita sudah ke tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Jadi, perlu dana lebih besar,” katanya.

Lanjutnya, sementara untuk anggaran tahun ini sudah mereka gunakan untuk melaksanakan sosialisasi pemilu, pendidikan pemilih, mempersiapkan logistik dan lain-lain. “Sampai saat ini, serapan anggaran 2018 sudah 82,24 persen,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, dari sisa anggaran yang ada pihaknya masih bisa menggelar beberapa kegiatan dalam tahapan Pemilu 2019.

Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sekretaris KPU HSS, Muhammad Noor menjelaskan berdasarkan rencana kerja anggaran (RKA) KPU HSS akan mendapatkan dana sekitar Rp 19,2 miliar lebih yang nantinya digunakan untuk operasional sampai kegiatan.

“Saat ini masih menunggu proses pencairan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Tahun 2018 ini, dari anggaran sebesar 20,6 miliar lebih, hanya terealisasi sekitar Rp 15,2 miliar lebih. Sisanya sekitar Rp 5,3 miliar sudah dikembalikan ke Pemkab akhir bulan Oktober.

Tahun 2018, HSS memang mendapatkan dana hibah dari pemkab karena menggelar Pilkada bersama tiga daerah lainnya, yaitu Tabalong, Tanah Laut dan Tapin.

Sekretaris KPU Kabupaten Tapin Badaruddin mengatakan untuk tahun ini Kabupaten Tapin tidak mendapatkan dari pemerintah daerah.

“Untuk dana dipa 2019 lupa pastinya berapa, karena datanya masih ada di kantor,” ungkapnya, Minggu (16/12) melalui sambungan telepon.

Dia mengatakan untuk pemilu 2019 memang hanya menggunakan dana dipa dari Pemerintah pusat, sementara untuk pilkada dan pilgub menggunakan dana Pemerintah Daerah.

“Untuk Pilkada tadi, dari jumlah total kita mendapatkan dana sekitar 20 miliar, sisanya ada 7 miliar, sudah kita kembalikan,” jelasnya.

Di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU, sisa anggaran juga sudah otomatis kembali. KPU setempat hanya menyerap Rp 19.050.786 dari anggaran 2018, Rp 22.587.996.6000.

Sekretaris KPU Hulu Sungai Utara H Taufan Rizani mengatakan dana banyak terserap di pembayaran honor anggota PPS dan PPK. “Termasuk belanja seputar kegiatan tahapan pemilu,” jelasnya.

Dia mengatakan di tahun 2019, anggaran KPU sebesar Rp 21.478.107.100. “Ini anggaran untuk operasional kantor dengan tahapan pemilu nantinya,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Batola, Syahrianudin mengatakan anggaran KPU di 2018 Rp 22 miliar dan baru terserap 76 persen.

“Yang terpakai per Oktober sekitar 18 miliar,” ujarnya. Dia mengatakan KPU masih mempunyai agenda hingga akhir tahun nanti. Dia berbangga dalam hal serapan dan pertanggung jawaban anggaran KPU, pihaknya mendapat sertifikat terbaik dari KPU Provinsi Kalsel. (ris/shn/mr-152/dly/mar/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/