alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Sepulang Menimba Ilmu di Finlandia Pejabat Kalsel Bawa Banyak Ide

Para pejabat Kalsel mengunjungi Finlandia di awal Desember tadi. Selama seminggu di negera skandinavia itu, mereka pulang dengan banyak ide.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel akan menjadikan limbah buah sawit menjadi ladang energi listrik terbarukan. Ide ini setelah Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto datang dari berkunjung ke Finlandia.

“Kebutuhan energi saat ini perlu yang terbarukan. Cangkang sawit dan serabut yang tak terpakai akan dilakukan pemanfaatan untuk menopang kebutuhan energi kelistrikan,” ujar Kepala Isharwanto.

Di negara Finlandia ungkapnya, hal ini sudah terbukti. Cangkang dan serabut sawit sangat bermanfaat.

“Kami terkesan, disana limbah kayu dan limbah sawit dimanfaatkan dan dikelola menjadi energi listrik. Ini menginspirasi kami untuk membuat terobosan menjadikan tambahan energi kelistrikan di Kalsel,” cetusnya.

Ide ini menurutnya bisa membantu persoalan suplai listrik di Kalsel yang tak kunjung membaik. Di musim hujan misalnya, PLN cepat sekali memutus suplai listirk jika kabel terkena ranting. Belum lagi perawatan rutin yang selalu terjadi.

Pengelolaan limbah sawit bukanlah sesuatu yang baru di Kalsel. Ada perusahaan sawit yang memanfaatkan limbah ini. Nah ke depan, limbah tersebut didorong untuk kebutuhan energi listrik. “Investor dari Finlandia bahkan ada yang berminat membangun pembangkit dari limbah ini,” terangnya.

Selain terobosan listrik terbarukan, pengelolaan hutan lestari Finlandia juga sangat baik. Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq yang menjadi ketua delegasi menambahkan Finlandia terbukti mampu mengelola hutan dengan baik pasca kerusakan parah. Tak hanya pengelolaan, pihaknya juga mengadopsi pengelolaan yang dampaknya bermanfaat bagi masyarakat.

“Finlandia adalah salah satu contoh negara yang sukses mengelola hutannya. Kami ingin hutan di Kalsel juga nantinya seperti di sana. Salah satunya untuk kepentingan masyarakat, misalnya untuk pemanfaatan energi,” kata Hanif.

Delegasi Pemprov Kalsel ke Finlandia berlangsung selama 1 minggu, dari 3-10 Desember tadi. Keberangkatan mereka atas undangan Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia.

Delegasi Pemprov Kalsel terdiri dari Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq Kepala Dinas ESDM, Isharwanto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Nafarin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Roy Rizali Anwar dan Kepada Biro Pengembangan Produksi Daerah, M Syah Jehan. (mof/ay/ran)

Para pejabat Kalsel mengunjungi Finlandia di awal Desember tadi. Selama seminggu di negera skandinavia itu, mereka pulang dengan banyak ide.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel akan menjadikan limbah buah sawit menjadi ladang energi listrik terbarukan. Ide ini setelah Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto datang dari berkunjung ke Finlandia.

“Kebutuhan energi saat ini perlu yang terbarukan. Cangkang sawit dan serabut yang tak terpakai akan dilakukan pemanfaatan untuk menopang kebutuhan energi kelistrikan,” ujar Kepala Isharwanto.

Di negara Finlandia ungkapnya, hal ini sudah terbukti. Cangkang dan serabut sawit sangat bermanfaat.

“Kami terkesan, disana limbah kayu dan limbah sawit dimanfaatkan dan dikelola menjadi energi listrik. Ini menginspirasi kami untuk membuat terobosan menjadikan tambahan energi kelistrikan di Kalsel,” cetusnya.

Ide ini menurutnya bisa membantu persoalan suplai listrik di Kalsel yang tak kunjung membaik. Di musim hujan misalnya, PLN cepat sekali memutus suplai listirk jika kabel terkena ranting. Belum lagi perawatan rutin yang selalu terjadi.

Pengelolaan limbah sawit bukanlah sesuatu yang baru di Kalsel. Ada perusahaan sawit yang memanfaatkan limbah ini. Nah ke depan, limbah tersebut didorong untuk kebutuhan energi listrik. “Investor dari Finlandia bahkan ada yang berminat membangun pembangkit dari limbah ini,” terangnya.

Selain terobosan listrik terbarukan, pengelolaan hutan lestari Finlandia juga sangat baik. Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq yang menjadi ketua delegasi menambahkan Finlandia terbukti mampu mengelola hutan dengan baik pasca kerusakan parah. Tak hanya pengelolaan, pihaknya juga mengadopsi pengelolaan yang dampaknya bermanfaat bagi masyarakat.

“Finlandia adalah salah satu contoh negara yang sukses mengelola hutannya. Kami ingin hutan di Kalsel juga nantinya seperti di sana. Salah satunya untuk kepentingan masyarakat, misalnya untuk pemanfaatan energi,” kata Hanif.

Delegasi Pemprov Kalsel ke Finlandia berlangsung selama 1 minggu, dari 3-10 Desember tadi. Keberangkatan mereka atas undangan Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia.

Delegasi Pemprov Kalsel terdiri dari Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq Kepala Dinas ESDM, Isharwanto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Nafarin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Roy Rizali Anwar dan Kepada Biro Pengembangan Produksi Daerah, M Syah Jehan. (mof/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/