alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Pengprov POBSI Persiapkan Atlet Hadapi PON XX di Papua

BANJARMASIN – Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Kalsel, H Musthohir Arifin memiliki hasrat untuk menyiapkan para pebiliar Kalsel ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua.

Oleh karena itu, beberapa gagasan sedang dipelajarinya demi memaksimalkan penampilan para pebiliar Kalsel di PON XX Papua. Salah satu program yang masuk dalam daftar perencanaannya adalah mengirim para pebiliar Kalsel berlatih di Filipina.

Menurut pria yang akrab disapa H Imus tersebut, Filipina adalah negara tempat lahirnya para pebiliar hebat yang berprestasi tingkat dunia.

Salah satunya adalah Jeff De Luna yang pernah didatangkannya ke Banjarmasin sebagai sparing partner atlet biliar Kalsel menuju PON XIX 2016 Jabar.

“Tidak menutup kemungkinan, giliran pebiliar Kalsel yang akan saya kirim ke Filipina. Karena, untuk mempelajari dan berlatih biliar secara intensif, sesekali harus ke sumbernya. Filipina jadi pilihan yang paling ideal, karena jaraknya paling dekat dengan Banjarmasin,” ujar H Imus.

Namun demikian, H Imus tak mau sembarangan memilih pebiliar Kalsel yang dianggap layak dikirim ke Filipina.

“Nanti, kami akan merancang sistem seleksi kepada para pebiliar Kalsel. Tentunya, hanya yang terbaik dan punya potensi yang berhak ikut program latihan ke Filipina,” sambungnya.

Di sisi lain, melihat prestasi para atlet biliar Kalsel yang cukup menggembirakan selama 2018 ini, H Imus berpendapat program latihan ke Filipina tersebut tak akan jadi sia-sia.

“Sambil kami koordinasikan dulu dengan pihak KONI Kalsel sebagai perpanjangan tangan pemerintah. Karena, tak dipungkiri, program ini kan perlu dana,” pungkasnya.(oza)

BANJARMASIN – Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Kalsel, H Musthohir Arifin memiliki hasrat untuk menyiapkan para pebiliar Kalsel ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua.

Oleh karena itu, beberapa gagasan sedang dipelajarinya demi memaksimalkan penampilan para pebiliar Kalsel di PON XX Papua. Salah satu program yang masuk dalam daftar perencanaannya adalah mengirim para pebiliar Kalsel berlatih di Filipina.

Menurut pria yang akrab disapa H Imus tersebut, Filipina adalah negara tempat lahirnya para pebiliar hebat yang berprestasi tingkat dunia.

Salah satunya adalah Jeff De Luna yang pernah didatangkannya ke Banjarmasin sebagai sparing partner atlet biliar Kalsel menuju PON XIX 2016 Jabar.

“Tidak menutup kemungkinan, giliran pebiliar Kalsel yang akan saya kirim ke Filipina. Karena, untuk mempelajari dan berlatih biliar secara intensif, sesekali harus ke sumbernya. Filipina jadi pilihan yang paling ideal, karena jaraknya paling dekat dengan Banjarmasin,” ujar H Imus.

Namun demikian, H Imus tak mau sembarangan memilih pebiliar Kalsel yang dianggap layak dikirim ke Filipina.

“Nanti, kami akan merancang sistem seleksi kepada para pebiliar Kalsel. Tentunya, hanya yang terbaik dan punya potensi yang berhak ikut program latihan ke Filipina,” sambungnya.

Di sisi lain, melihat prestasi para atlet biliar Kalsel yang cukup menggembirakan selama 2018 ini, H Imus berpendapat program latihan ke Filipina tersebut tak akan jadi sia-sia.

“Sambil kami koordinasikan dulu dengan pihak KONI Kalsel sebagai perpanjangan tangan pemerintah. Karena, tak dipungkiri, program ini kan perlu dana,” pungkasnya.(oza)

Most Read

Artikel Terbaru

/