alexametrics
31.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Hidup Lagi, Satpol PP Amankan Dua PSK di Eks Lokalisasi Pal 18

BANJARBARU – Usai ditutup Pemko Banjarbaru sekitar dua tahun yang lalu, tak pernah lagi terdengar ada praktik prostitusi di eks lokalisasi Pal 18, Jalan A Yani Km 18, Liang Anggang. Namun, dalam beberapa bulan terakhir kabarnya bisnis lendir di kawasan itu kembali hidup.

Kabar tersebut dikuatkan dengan diamankannya dua pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di sana, Selasa (11/12) tadi.

Keduanya, digiring ke Kantor Satpol PP Banjarbaru setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti dari rumah yang ditempati PSK berinisial SW, 48, dan MT, 49, itu.

“Kami temukan mereka saat berada di dalam rumah dengan mengenakan baju seksi. Kami yakin mereka PSK, karena di rumah kami temukan tisu, bantal dan handbody,” kata Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman melalui Anggota PPNS Yanto Hidayat.

Dia menambahkan, saat diinterogasi di Kantor Satpol PP Banjarbaru keduanya mengaku sebagai PSK dan baru beroperasi selama lima bulan terakhir.

“Atas temuan itu. Kami sekarang rutin patroli ke Pal 18, karena prostitusi di sana kabarnya kembali menggeliat,” tambahnya.

Pal 18 sendiri sebelumnya menjadi lokalisasi cukup terkenal di Banjarbaru, bahkan Kalsel. Sama seperti eks Lokalisasi Pembatuan di Jalan Kenanga, Kelurahan Landasan Ulin Timur.

“Padahal sudah satu tahun lebih tidak kami temukan ada aktivitas prostitusi di sana, tapi sekarang hidup lagi,” ungkap pria yang akrab disapa Yanto ini.

Sementara itu, salah seorang PSK yang berhasil diamankan Satpol PP Banjarbaru: SW, 48, mengaku sudah beroperasi di Pal 18 selama lima bulan. “Setiap pekan pasti ada pelanggan yang datang. Terakhir saya melayani pria hari Minggu (9/12) tadi,” ucapnya.

Dia mengaku tak mematok harga terlalu mahal. Sebab, kembalinya aktivitas prostitusi di Pal 18 belum banyak yang tahu. “Untuk satu kali kencan saya hanya mematok Rp100 ribu,” pungkasnya. (ris/ij/ris)

BANJARBARU – Usai ditutup Pemko Banjarbaru sekitar dua tahun yang lalu, tak pernah lagi terdengar ada praktik prostitusi di eks lokalisasi Pal 18, Jalan A Yani Km 18, Liang Anggang. Namun, dalam beberapa bulan terakhir kabarnya bisnis lendir di kawasan itu kembali hidup.

Kabar tersebut dikuatkan dengan diamankannya dua pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di sana, Selasa (11/12) tadi.

Keduanya, digiring ke Kantor Satpol PP Banjarbaru setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti dari rumah yang ditempati PSK berinisial SW, 48, dan MT, 49, itu.

“Kami temukan mereka saat berada di dalam rumah dengan mengenakan baju seksi. Kami yakin mereka PSK, karena di rumah kami temukan tisu, bantal dan handbody,” kata Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman melalui Anggota PPNS Yanto Hidayat.

Dia menambahkan, saat diinterogasi di Kantor Satpol PP Banjarbaru keduanya mengaku sebagai PSK dan baru beroperasi selama lima bulan terakhir.

“Atas temuan itu. Kami sekarang rutin patroli ke Pal 18, karena prostitusi di sana kabarnya kembali menggeliat,” tambahnya.

Pal 18 sendiri sebelumnya menjadi lokalisasi cukup terkenal di Banjarbaru, bahkan Kalsel. Sama seperti eks Lokalisasi Pembatuan di Jalan Kenanga, Kelurahan Landasan Ulin Timur.

“Padahal sudah satu tahun lebih tidak kami temukan ada aktivitas prostitusi di sana, tapi sekarang hidup lagi,” ungkap pria yang akrab disapa Yanto ini.

Sementara itu, salah seorang PSK yang berhasil diamankan Satpol PP Banjarbaru: SW, 48, mengaku sudah beroperasi di Pal 18 selama lima bulan. “Setiap pekan pasti ada pelanggan yang datang. Terakhir saya melayani pria hari Minggu (9/12) tadi,” ucapnya.

Dia mengaku tak mematok harga terlalu mahal. Sebab, kembalinya aktivitas prostitusi di Pal 18 belum banyak yang tahu. “Untuk satu kali kencan saya hanya mematok Rp100 ribu,” pungkasnya. (ris/ij/ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/