alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 24 May 2022

Elpiji Langka, Subakhi Himbau Masyarakat Turut Awasi Pendistribusian

BANJARBARU – Polemik ketersediaan gas elpiji 3 kilogram tak ada habisnya. Hingga kini masih banyak masyarakat yang mengeluhkan kelangkaan gas yang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah tersebut.

Di Banjarbaru pun juga demikian. Ada beberapa agen yang sering kekosongan gas jenis melon. Pada akhirnya berimbas kepada harganya yang melambung tinggi, akibat terjadi kelangkaan.

Hal itu diakui oleh Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, M Subakhi. Dia menyebut hingga kini, masih ada masyarakat yang melaporkan soal kelangkaan gas elpiji.

“Saya tidak satu atau dua kali mendengar keluhan masyarakat. Saat dicek di lapangan juga memang masih ada yang susah mencari gas. Jadi ini harus diawasi benar-benar,” katanya.

Menurutnya, pengawasan harus intens dilakukan. Dengan cara mendata kemana saja gas elpiji yang masuk di Banjarbaru didistribusikan.

“Jangan sampai salah sasaran dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk mencari keuntungan lebih. Kasihan masyarakat yang memang sepatutnya mendapat gas bersubsidi,” ujarnya.

Kemudian, Subakhi juga mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama mengawasi soal pendistribusian gas di lingkungan masing-masing. “Masyarakat juga harus aktif. Kalau memang ada bukti laporkan saja,” pesannya. (rvn/ij/ris)

BANJARBARU – Polemik ketersediaan gas elpiji 3 kilogram tak ada habisnya. Hingga kini masih banyak masyarakat yang mengeluhkan kelangkaan gas yang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah tersebut.

Di Banjarbaru pun juga demikian. Ada beberapa agen yang sering kekosongan gas jenis melon. Pada akhirnya berimbas kepada harganya yang melambung tinggi, akibat terjadi kelangkaan.

Hal itu diakui oleh Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, M Subakhi. Dia menyebut hingga kini, masih ada masyarakat yang melaporkan soal kelangkaan gas elpiji.

“Saya tidak satu atau dua kali mendengar keluhan masyarakat. Saat dicek di lapangan juga memang masih ada yang susah mencari gas. Jadi ini harus diawasi benar-benar,” katanya.

Menurutnya, pengawasan harus intens dilakukan. Dengan cara mendata kemana saja gas elpiji yang masuk di Banjarbaru didistribusikan.

“Jangan sampai salah sasaran dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk mencari keuntungan lebih. Kasihan masyarakat yang memang sepatutnya mendapat gas bersubsidi,” ujarnya.

Kemudian, Subakhi juga mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama mengawasi soal pendistribusian gas di lingkungan masing-masing. “Masyarakat juga harus aktif. Kalau memang ada bukti laporkan saja,” pesannya. (rvn/ij/ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/