alexametrics
26.3 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Diketahui DPT Kalsel Berkurang 10 Ribu lebih

BANJARMASIN – Usai dilakukan penyempurnaan tahap II, Daftar Pemilih Hasil Perbaikan akhirnya menjadi 2.879.401 pemilih. Rinciannya sebanyak 1.436.959 pemilih laki-laki dan 1.432.207 pemilih perempuan.

Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah mengungkapkan, pengurangan sebanyak 10.235 orang itu, karena beberapa faktor. Seperti pemilih telah meninggal dunia, pindah domisili dan ada yang terdaftar sebagai anggota TNI/Polri.

“Kami tak menyangka juga. Ternyata setelah dilakukan penyempurnaan dan validasi ulang mengalami pengurangan yang signifikan, ” kata Edy usai rapat pleno terbuka di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Selasa (10/12) kemarin.

Kota Banjarmasin terdata memiliki jumlah pemilih terbanyak. Jumlahnya mencapai 447.085 pemilih. Disusul, Kabupaten Banjar sebanyak 414.549 pemilih, dan Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah pemilih mencapai 245.173 orang. Sementara, Kabupaten Balangan memiliki pemilih paling sedikit, jumlahnya sebanyak 90.660 pemilih.

Edy menegaskan, meski mengalami pengurangan namun pemilih disabilias dan orang dengan gangguan jiwa sudah terfasilitasi. Dari data pihaknya, pemilih disabilitas yang dimasukkan ke dalam DPT sebanyak 9.838 pemilih.

Rinciannya, Tuna Daksa sebanyak 2.157, Tuna Netra sebanyak 1.140, Tuna Rungu/Wicara sebanyak 1.461, Tuna Grahita sebanyak 2.023 dan disabilitas lainnya sebanyak 3.057 pemilih. 

Bagaimana dengan pemilih di Lapas dan rumah tahanan? Pihaknya memastikan tetap akan terfasilitasi sebelum 30 hari H pemungutan suara.

Berdasarkan data pihaknya yang diterima dari KPU Kabupaten dan Kota, pemilih di Lapas tercatat sebanyak 8.831 pemilih. “Saat ini baru masuk DPT sebanyak 244 pemilih. Mereka dokumen kependudukannya beralamat sesuai lapas maupun rutan,” terangnya.

Ketua Bawaslu Kalsel Iwan Setyawan menekankan untuk memperhatikan para pemilih di lapas dan rutan yang jumlahnya tak sedikit. “Ini salah satu catatan penting. Jangan sampai pemilih di lapas tak bisa menggunakan hak pilih mereka,” tandasnya. (mof/ay/ran)

BANJARMASIN – Usai dilakukan penyempurnaan tahap II, Daftar Pemilih Hasil Perbaikan akhirnya menjadi 2.879.401 pemilih. Rinciannya sebanyak 1.436.959 pemilih laki-laki dan 1.432.207 pemilih perempuan.

Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah mengungkapkan, pengurangan sebanyak 10.235 orang itu, karena beberapa faktor. Seperti pemilih telah meninggal dunia, pindah domisili dan ada yang terdaftar sebagai anggota TNI/Polri.

“Kami tak menyangka juga. Ternyata setelah dilakukan penyempurnaan dan validasi ulang mengalami pengurangan yang signifikan, ” kata Edy usai rapat pleno terbuka di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Selasa (10/12) kemarin.

Kota Banjarmasin terdata memiliki jumlah pemilih terbanyak. Jumlahnya mencapai 447.085 pemilih. Disusul, Kabupaten Banjar sebanyak 414.549 pemilih, dan Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah pemilih mencapai 245.173 orang. Sementara, Kabupaten Balangan memiliki pemilih paling sedikit, jumlahnya sebanyak 90.660 pemilih.

Edy menegaskan, meski mengalami pengurangan namun pemilih disabilias dan orang dengan gangguan jiwa sudah terfasilitasi. Dari data pihaknya, pemilih disabilitas yang dimasukkan ke dalam DPT sebanyak 9.838 pemilih.

Rinciannya, Tuna Daksa sebanyak 2.157, Tuna Netra sebanyak 1.140, Tuna Rungu/Wicara sebanyak 1.461, Tuna Grahita sebanyak 2.023 dan disabilitas lainnya sebanyak 3.057 pemilih. 

Bagaimana dengan pemilih di Lapas dan rumah tahanan? Pihaknya memastikan tetap akan terfasilitasi sebelum 30 hari H pemungutan suara.

Berdasarkan data pihaknya yang diterima dari KPU Kabupaten dan Kota, pemilih di Lapas tercatat sebanyak 8.831 pemilih. “Saat ini baru masuk DPT sebanyak 244 pemilih. Mereka dokumen kependudukannya beralamat sesuai lapas maupun rutan,” terangnya.

Ketua Bawaslu Kalsel Iwan Setyawan menekankan untuk memperhatikan para pemilih di lapas dan rutan yang jumlahnya tak sedikit. “Ini salah satu catatan penting. Jangan sampai pemilih di lapas tak bisa menggunakan hak pilih mereka,” tandasnya. (mof/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/