alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Bupati Tabalong Terima Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM

TANJUNG — – Kabupaten Tabalong tahun ini dinyatakan kembali sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Kementerian Hukum dan HAM RI. Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menerima penghargaan itu dari Wakil Presiden RI, H Yusuf Kalla Selasa (11/12/18) kemarin di acara Peringatan Hari HAM Sedunia ke 70 di Jakarta. 

Penobatan ini merupakan keempat kalinya, secara berturut-turut empat tahun terakhir, dikarenakan melakukan banyak program kepedulian HAM di daerahnya. Setidaknya, sesuai dengan penilaian kementerian. 

Setidaknya, kreteria penilaian terdapat banyak bidang pembangunan. Mulai pendidikan, kesehatan, perumahan, ketenagakerjaan, perlindungan perempuan dan anak. Jumlahnya ada 53 kreteria penilaian seluruhnya. 

Ternyata dari semua itu, Tabalong terpilih dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : M.HH-01.AH.02.02.Tahun 2018 tentang Penetapan Kabupaten/Kota Peduli HAM Tahun 2017. 

Daerah berjuluk Bumi Saraba Kawa ini pun masuk bersama dua belas kabupaten dan kota se Kalimantam Selatan, untuk se Indonesia sebanyak 271 daerah lainnya.

Atas prestasi yang diperoleh, Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengatakan, sangat bersyukur. Terlebih penghargaan diterima keempat kalinya, selama dirinya menjabat. “Syukur alhamdulillah empat tahun berturut-turut Kabupaten Tabalong menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM dari Menteri Hukum dan HAM,” katanya. 

Ia menyebutkan, itu semua berkat kerja keras semua lini jajaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong, serta dukungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabalong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabalong, serta instansi vertikal lainnya. 

Bupati berharap, tahun mendatang bisa tetap mempertahankannya. “Ke depan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi, sehingga kami dapat terus mempertahankan penghargaan ini,” harapnya. 

Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah (Setda) Tabalong, Ahmad Fauzi menjelaskan, dalam pemberian penghargaan tersebut, ada dua penilaian yang dikategorikan. Yaitu, kabupaten atau kota peduli HAM dan kabupaten atau kota cukup peduli HAM. 

“Ada tujuh kelompok bidang pembangunan yang masuk penilaian. Yaitu, pendidikan, kesehatan, perumahan layak huni, ketenagakerjaan, perlindungan anak, perlindungan perempuan, gender dan lingkungan berkelanjutan. Semua ada 53 kreteria penilaian,” ujarnya. 

Dari semua bidang pembangunan yang dilakukan di Tabalong, sehingga bisa meraihnya, diantara berupa program sekolah gratis, terpenuhinya pendidikan anak, adanya peraturan daerah tentang penyelenggaraan pendidikan, jaminan kesehatan warga miskin ditanggung pemerintah daerah, serta tertanganinya penyandang disabilitas. 

Dari informasi yang diperoleh, bupati menerima penghargaan itu didampingi sejumlah pejabat Pemkab Tabalong lainnya. Yakni, kepala bagian hukum, kepala bagian humas, dan kepala bagian organisasi. (ibn)

TANJUNG — – Kabupaten Tabalong tahun ini dinyatakan kembali sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Kementerian Hukum dan HAM RI. Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menerima penghargaan itu dari Wakil Presiden RI, H Yusuf Kalla Selasa (11/12/18) kemarin di acara Peringatan Hari HAM Sedunia ke 70 di Jakarta. 

Penobatan ini merupakan keempat kalinya, secara berturut-turut empat tahun terakhir, dikarenakan melakukan banyak program kepedulian HAM di daerahnya. Setidaknya, sesuai dengan penilaian kementerian. 

Setidaknya, kreteria penilaian terdapat banyak bidang pembangunan. Mulai pendidikan, kesehatan, perumahan, ketenagakerjaan, perlindungan perempuan dan anak. Jumlahnya ada 53 kreteria penilaian seluruhnya. 

Ternyata dari semua itu, Tabalong terpilih dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : M.HH-01.AH.02.02.Tahun 2018 tentang Penetapan Kabupaten/Kota Peduli HAM Tahun 2017. 

Daerah berjuluk Bumi Saraba Kawa ini pun masuk bersama dua belas kabupaten dan kota se Kalimantam Selatan, untuk se Indonesia sebanyak 271 daerah lainnya.

Atas prestasi yang diperoleh, Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengatakan, sangat bersyukur. Terlebih penghargaan diterima keempat kalinya, selama dirinya menjabat. “Syukur alhamdulillah empat tahun berturut-turut Kabupaten Tabalong menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM dari Menteri Hukum dan HAM,” katanya. 

Ia menyebutkan, itu semua berkat kerja keras semua lini jajaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong, serta dukungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabalong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabalong, serta instansi vertikal lainnya. 

Bupati berharap, tahun mendatang bisa tetap mempertahankannya. “Ke depan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi, sehingga kami dapat terus mempertahankan penghargaan ini,” harapnya. 

Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah (Setda) Tabalong, Ahmad Fauzi menjelaskan, dalam pemberian penghargaan tersebut, ada dua penilaian yang dikategorikan. Yaitu, kabupaten atau kota peduli HAM dan kabupaten atau kota cukup peduli HAM. 

“Ada tujuh kelompok bidang pembangunan yang masuk penilaian. Yaitu, pendidikan, kesehatan, perumahan layak huni, ketenagakerjaan, perlindungan anak, perlindungan perempuan, gender dan lingkungan berkelanjutan. Semua ada 53 kreteria penilaian,” ujarnya. 

Dari semua bidang pembangunan yang dilakukan di Tabalong, sehingga bisa meraihnya, diantara berupa program sekolah gratis, terpenuhinya pendidikan anak, adanya peraturan daerah tentang penyelenggaraan pendidikan, jaminan kesehatan warga miskin ditanggung pemerintah daerah, serta tertanganinya penyandang disabilitas. 

Dari informasi yang diperoleh, bupati menerima penghargaan itu didampingi sejumlah pejabat Pemkab Tabalong lainnya. Yakni, kepala bagian hukum, kepala bagian humas, dan kepala bagian organisasi. (ibn)

Most Read

Artikel Terbaru

/