alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Nurkhalis Angkat Biacara Terkait Banjir Yang Melanda Cempaka

BANJARBARU – Dalam sepekan ini cuaca di Banjarbaru cenderung ekstrem. Hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi. Akibatnya, sejumlah rumah di Kecamatan Cempaka terendam beberapa hari yang lalu.

Terkait hal itu, Sekretaris Komisi III DPRD Banjarbaru, Nurkhalis Anshari menilai bahwa harus ada antisipasi dari awal. Bukan ketika sudah terjadi baru ada pergerakan.

“Banjir adalah dampak paling nyata ketika memasuki musim hujan. Namun kalau kita lihat, bencana banjir ini baru ditangani ketika sudah kejadian. Bukan dimasukkan menjadi skala prioritas dalam program yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, salah satu program konkrit yang harus dilakukan untuk menanggulangi banjir ialah membuat rancangan secara khusus dan spesifik dari hulu ke hilir.

“Harus sinergi juga, jadi dari pemerintah kota maupun pemerintah provinsi merancang secara khusus dan spesifik terkait hal ini,” tambahnya.

Namun Nurkhalis mengingatkan agar hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah setempat saja dan juga jangan bersifat sementara. “Karena bencana banjir ini ada kecenderungan meluas di setiap tahunnya,” ucapnya.

Menurutnya, sudah seharusnya semua pihak saling bahu membahu dan berkolaborasi. Baik antar pemerintah daerah dengan masyarakat maupun elemen-elemen yang ada di Kota Banjarbaru.

“Tujuannya untuk merancang suatu program bersama dalam hal penanggulangan banjir dan bencana alam lainnya. Program tersebut haruslah meliputi perlakuan prabencana sampai pada pascabencana,” ujarnya.

Terakhir, yang terpenting disarankannya adalah adanya kesepakatan bersama yang wajib dilaksanakan oleh seluruh pihak terkait. “Apalagi bisa dituangkan dalam bentuk peraturan daerah sehingga menjadi lebih kuat landasan hukumnya,” sarannya. (rvn/ij/ris)

BANJARBARU – Dalam sepekan ini cuaca di Banjarbaru cenderung ekstrem. Hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi. Akibatnya, sejumlah rumah di Kecamatan Cempaka terendam beberapa hari yang lalu.

Terkait hal itu, Sekretaris Komisi III DPRD Banjarbaru, Nurkhalis Anshari menilai bahwa harus ada antisipasi dari awal. Bukan ketika sudah terjadi baru ada pergerakan.

“Banjir adalah dampak paling nyata ketika memasuki musim hujan. Namun kalau kita lihat, bencana banjir ini baru ditangani ketika sudah kejadian. Bukan dimasukkan menjadi skala prioritas dalam program yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, salah satu program konkrit yang harus dilakukan untuk menanggulangi banjir ialah membuat rancangan secara khusus dan spesifik dari hulu ke hilir.

“Harus sinergi juga, jadi dari pemerintah kota maupun pemerintah provinsi merancang secara khusus dan spesifik terkait hal ini,” tambahnya.

Namun Nurkhalis mengingatkan agar hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah setempat saja dan juga jangan bersifat sementara. “Karena bencana banjir ini ada kecenderungan meluas di setiap tahunnya,” ucapnya.

Menurutnya, sudah seharusnya semua pihak saling bahu membahu dan berkolaborasi. Baik antar pemerintah daerah dengan masyarakat maupun elemen-elemen yang ada di Kota Banjarbaru.

“Tujuannya untuk merancang suatu program bersama dalam hal penanggulangan banjir dan bencana alam lainnya. Program tersebut haruslah meliputi perlakuan prabencana sampai pada pascabencana,” ujarnya.

Terakhir, yang terpenting disarankannya adalah adanya kesepakatan bersama yang wajib dilaksanakan oleh seluruh pihak terkait. “Apalagi bisa dituangkan dalam bentuk peraturan daerah sehingga menjadi lebih kuat landasan hukumnya,” sarannya. (rvn/ij/ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/