alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Offroader Banua Unjuk Gigi di Indonesia X-Treme Offroad Racing

BANJARMASIN – Para offroader Kalsel tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, di ajang Indonesia X-Treme Offroad Racing (IXOR) 2018, sejumlah offroader Kalsel sukses meraih gelar. Ini menandakan kualitas offroader Kalsel layak dipuji dan tak kalah dengan offroader Pulau Jawa.

Sebut saja seperti Rahman yang mewakili tim offroad Bina Benua Grup Asal Hati Senang Racing Team (BBG AHRST) yang jadi juara di kategori G2.1 bersama Danu sebagai navigator.

Selain itu, juga ada H Fathurrahman alias Atuy yang menjadi juara pertama kategori pembalap dari tim Dorisfa 59. Serta, Dony Syahputra, offroader Bara Jasa Mulia (BJM) yang jadi runner up.

“Ini menandakan kualitas para offroader Banua sudah semakin baik. Sehingga, apabila diadu dengan offroader provinsi lain, Kalsel juga punya taji,” ujar Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel, Edi Sudarmadi.

Ditambahkan Edi, dirinya berharap kelak di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua juga mempertandingkan cabang olahraga (cabor) speed offroad. “Ada potensi offroader Kalsel bisa meraih medali di PON Papua,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengapresiasi antusiasme para peserta yang berpartisipasi di ajang ini.

“Kalsel sudah sering jadi tuan rumah ajang olahraga nasional. Khusua untuk agenda Kejurnas speed offroad, kami usahakan Kalsel akan jadi tuan rumah lagi tahun depan,” paparnya.

Dalam IXOR 2018, tim offroad BBG AHRST berhasil jadi juara umum. Disusul oleh BMB Motorsport Bank BJB dan tim Dorisfa 59 masing-masing di peringkat kedua dan ketiga.(oza)

BANJARMASIN – Para offroader Kalsel tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, di ajang Indonesia X-Treme Offroad Racing (IXOR) 2018, sejumlah offroader Kalsel sukses meraih gelar. Ini menandakan kualitas offroader Kalsel layak dipuji dan tak kalah dengan offroader Pulau Jawa.

Sebut saja seperti Rahman yang mewakili tim offroad Bina Benua Grup Asal Hati Senang Racing Team (BBG AHRST) yang jadi juara di kategori G2.1 bersama Danu sebagai navigator.

Selain itu, juga ada H Fathurrahman alias Atuy yang menjadi juara pertama kategori pembalap dari tim Dorisfa 59. Serta, Dony Syahputra, offroader Bara Jasa Mulia (BJM) yang jadi runner up.

“Ini menandakan kualitas para offroader Banua sudah semakin baik. Sehingga, apabila diadu dengan offroader provinsi lain, Kalsel juga punya taji,” ujar Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel, Edi Sudarmadi.

Ditambahkan Edi, dirinya berharap kelak di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua juga mempertandingkan cabang olahraga (cabor) speed offroad. “Ada potensi offroader Kalsel bisa meraih medali di PON Papua,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengapresiasi antusiasme para peserta yang berpartisipasi di ajang ini.

“Kalsel sudah sering jadi tuan rumah ajang olahraga nasional. Khusua untuk agenda Kejurnas speed offroad, kami usahakan Kalsel akan jadi tuan rumah lagi tahun depan,” paparnya.

Dalam IXOR 2018, tim offroad BBG AHRST berhasil jadi juara umum. Disusul oleh BMB Motorsport Bank BJB dan tim Dorisfa 59 masing-masing di peringkat kedua dan ketiga.(oza)

Most Read

Artikel Terbaru

/