alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Ternyata Ini Penyebab Air Leding Tidak Mengalir di Wilayah Banjarmasin Utara

Kemarin (5/12) air leding tak mengalir di sebagian wilayah Banjarmasin Utara. Bahkan masih terjadi hingga berita ini diturunkan, tadi malam. Apa yang terjadi?

Penyebabnya ternyata karena ada perbaikan instalasi. Kemarin pagi, aduan datang dari warga. Air muncul ke permukaan tanah. Tepatnya di tepian Jalan Ahmad Yani, Kilometer 1, Banjarmasin.

Tim monitoring PDAM Bandarmasih lantas memastikan. Ternyata, pipa primer menuju booster Banjarmasin Utara mengalami keretakan. Ukurannya 400 milimeter. Masuk dalam kategori pipa berukuran sedang.

Tindakan secepatnya pun dilakukan. Dengan menurunkan tim berjumlah lima orang. Estimasi perbaikkan, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 Wita. Selama pengerjaan itu, aliran air di ke Banjarmasin Utara dinonaktifkan.

Nyatanya lepas dari rencana. Hingga pukul 16.00 Wita, pemotongan pipa masih dilakukan. Kesulitan menjangkau pipa jadi kendala.

Sebab berada di bawah drainase. “Sehingga penggalian memakan waktu lebih lama,” ujar Fahmi, Supervisor Gangguan Air Minum I PDAM Bandarmasih.

Galian itu seluas 2×1 meter, dengan kedalaman hingga 1,5 meter. Pipa primer tersebut menjadi saluran utama menuju Banjarmasin Utara. Bagian yang rusak akan dipotong. Kemudian diganti dengan potongan pipa yang baru.

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan keretakan. Pertama karena faktor usia. Pipa yang tua cenderung lebih mudah rapuh.

Kedua, faktor beban berat. Keretakan juga dapat dipicu karena benda berat yang membebani. Misalnya, ada truk bermuatan penuh di bagian atas tanah area pipa tersebut.

Ketiga, karena penyiringan. Siring ulin atau sejenisnya yang ditancapkan berkemungkinan mengenai pipa. “Sehingga menimbulkan keretakan,” ujar Fahmi.

Manajer Transmisi Distribusi PDAM Bandarmasih, Walino memastikan perbaikan akan rampung semalam-malamnya. Butuh waktu dua hari untuk normalisasi aliran air menuju kawasan terdampak.

“Butuh waktu dua hari, untuk membersihkan pipa, membuang endapan dan udara, serta mengisi air ke pipa transfer menuju Banjarmasin Utara,” tuntasnya. (tia/at/nur)

Kemarin (5/12) air leding tak mengalir di sebagian wilayah Banjarmasin Utara. Bahkan masih terjadi hingga berita ini diturunkan, tadi malam. Apa yang terjadi?

Penyebabnya ternyata karena ada perbaikan instalasi. Kemarin pagi, aduan datang dari warga. Air muncul ke permukaan tanah. Tepatnya di tepian Jalan Ahmad Yani, Kilometer 1, Banjarmasin.

Tim monitoring PDAM Bandarmasih lantas memastikan. Ternyata, pipa primer menuju booster Banjarmasin Utara mengalami keretakan. Ukurannya 400 milimeter. Masuk dalam kategori pipa berukuran sedang.

Tindakan secepatnya pun dilakukan. Dengan menurunkan tim berjumlah lima orang. Estimasi perbaikkan, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 Wita. Selama pengerjaan itu, aliran air di ke Banjarmasin Utara dinonaktifkan.

Nyatanya lepas dari rencana. Hingga pukul 16.00 Wita, pemotongan pipa masih dilakukan. Kesulitan menjangkau pipa jadi kendala.

Sebab berada di bawah drainase. “Sehingga penggalian memakan waktu lebih lama,” ujar Fahmi, Supervisor Gangguan Air Minum I PDAM Bandarmasih.

Galian itu seluas 2×1 meter, dengan kedalaman hingga 1,5 meter. Pipa primer tersebut menjadi saluran utama menuju Banjarmasin Utara. Bagian yang rusak akan dipotong. Kemudian diganti dengan potongan pipa yang baru.

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan keretakan. Pertama karena faktor usia. Pipa yang tua cenderung lebih mudah rapuh.

Kedua, faktor beban berat. Keretakan juga dapat dipicu karena benda berat yang membebani. Misalnya, ada truk bermuatan penuh di bagian atas tanah area pipa tersebut.

Ketiga, karena penyiringan. Siring ulin atau sejenisnya yang ditancapkan berkemungkinan mengenai pipa. “Sehingga menimbulkan keretakan,” ujar Fahmi.

Manajer Transmisi Distribusi PDAM Bandarmasih, Walino memastikan perbaikan akan rampung semalam-malamnya. Butuh waktu dua hari untuk normalisasi aliran air menuju kawasan terdampak.

“Butuh waktu dua hari, untuk membersihkan pipa, membuang endapan dan udara, serta mengisi air ke pipa transfer menuju Banjarmasin Utara,” tuntasnya. (tia/at/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/