alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Ratusan CPNS Lakukan Pemeriksaan Ulang Terkait Tes SKB

MARABAHAN – Setelah mengumumkan hasil perangkingan SKD CPNS 2018, pada Jumat (30/11), BKD Batola kembali memanggil ratusan peserta yang dinyatakan lulus SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) untuk melakukan pemberkasan ulang, di kantor BKD Batola, Selasa (4/12) kemarin.

Ratusan peserta mengantre untuk melakukan pemberkasan ulang. Hanya saja pemberkasan ulang yang diminta BKD untuk tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) tidak serumit pemberkasan waktu pelamaran CPNS pertama kali. Peserta hanya membawa copy ijazah dan kartu keluarga.

“Untuk mengikuti tes selanjutnya, SKB, peserta yang masuk perangkingan wajib registrasi ulang pemberkasan data,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batola, Hardian Noor.

Untuk peserta SKD yang memenuhi passing grade hanya 56 orang. Dan banyak formasi jabatan yang tidak terpenuhi. Tetapi berkat adanya perangkingan berdasarkan Permenpan No 61 Tahun 2018, membuat semua formasi terisi oleh para pelamar.

“Yang mengikuti SKB dari 284 peserta hanya 280. Empat peserta lainnya tidak mengikuti SKB dikarenakan dikategorikan K2 (honorer kategori dua),” ungkapnya.

Jadi menurut Hardian, dari 284 peserta hanya 280 peserta yang akan mengikuti SKD. “K2 tidak mengikuti SKD, karena mereka sudah menggeluti bidangnya, ” ujarnya.

Setelah melakukan registrasi ulang pemberkasan data, ia mengungkapkan bahwa tes SKB akan dilakukan Minggu, 9 Desember mendatang. Yang akan dilaksanakan di SMK 1 Marabahan.

Sementara itu, berkaitan dengan sistem perangkingan, bukan hanya membuat BKD senang karena formasi jabatan bisa terpenuhi. Tetapi para peserta yang tidak lulus passing grade dan dinyatakan masuk perangkingan senang luar biasa.

Seperti yang dialami Nove. Dia datang ke BKD melakukan registrasi ulang untuk mengikuti SKB. Dia mengaku sebelumnya tidak lulus passing grade. Dan tidak menyangka bakal lulus pada perangkingan.

“Padahal saya tidak lulus di TIU dan TKP. Dengan nilai keseluruhan 269. Tetapi Alhamdulillah saya lulus perangkingan,” ujarnya yang mengaku mendaftar sebagai guru ahli pertama. (mr-152)

MARABAHAN – Setelah mengumumkan hasil perangkingan SKD CPNS 2018, pada Jumat (30/11), BKD Batola kembali memanggil ratusan peserta yang dinyatakan lulus SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) untuk melakukan pemberkasan ulang, di kantor BKD Batola, Selasa (4/12) kemarin.

Ratusan peserta mengantre untuk melakukan pemberkasan ulang. Hanya saja pemberkasan ulang yang diminta BKD untuk tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) tidak serumit pemberkasan waktu pelamaran CPNS pertama kali. Peserta hanya membawa copy ijazah dan kartu keluarga.

“Untuk mengikuti tes selanjutnya, SKB, peserta yang masuk perangkingan wajib registrasi ulang pemberkasan data,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batola, Hardian Noor.

Untuk peserta SKD yang memenuhi passing grade hanya 56 orang. Dan banyak formasi jabatan yang tidak terpenuhi. Tetapi berkat adanya perangkingan berdasarkan Permenpan No 61 Tahun 2018, membuat semua formasi terisi oleh para pelamar.

“Yang mengikuti SKB dari 284 peserta hanya 280. Empat peserta lainnya tidak mengikuti SKB dikarenakan dikategorikan K2 (honorer kategori dua),” ungkapnya.

Jadi menurut Hardian, dari 284 peserta hanya 280 peserta yang akan mengikuti SKD. “K2 tidak mengikuti SKD, karena mereka sudah menggeluti bidangnya, ” ujarnya.

Setelah melakukan registrasi ulang pemberkasan data, ia mengungkapkan bahwa tes SKB akan dilakukan Minggu, 9 Desember mendatang. Yang akan dilaksanakan di SMK 1 Marabahan.

Sementara itu, berkaitan dengan sistem perangkingan, bukan hanya membuat BKD senang karena formasi jabatan bisa terpenuhi. Tetapi para peserta yang tidak lulus passing grade dan dinyatakan masuk perangkingan senang luar biasa.

Seperti yang dialami Nove. Dia datang ke BKD melakukan registrasi ulang untuk mengikuti SKB. Dia mengaku sebelumnya tidak lulus passing grade. Dan tidak menyangka bakal lulus pada perangkingan.

“Padahal saya tidak lulus di TIU dan TKP. Dengan nilai keseluruhan 269. Tetapi Alhamdulillah saya lulus perangkingan,” ujarnya yang mengaku mendaftar sebagai guru ahli pertama. (mr-152)

Most Read

Artikel Terbaru

/