alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Sinergi Visi dan Misi Program Pemerintah Dengan BI

BATULICIN – Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengatakan selama ini pemerintah daerah sudah menjalin kerja sama dengan BI. Program yang dilakukan BI tidak hanya satu sektor pertanian saja, namun ada pula program di bidang infrastruktur yang sudah dijalankan.

“Kami berharap program BI kedepannya bisa sinergi dengan visi misi program Pemkab Tanbu,” ujar Sekda dalam kegiatan evaluasi dan monitoring program kerja sinergi klaster padi unggul organik terintegrasi tahun 2018 di Aula Bersujud.

Sekda menambahkan, sasaran yang tepat harus dilakukan adalah berbagai hal yang sudah dibangun pemerintah daerah.

“Tentunya menjadi kebutuhan kita, berdasarkan evaluasi melalui Musrembang mulai tingkat desa hingga kabupaten. Hal ini dimaksudkan, segala yang menjadi kebutuhan masyarakat inilah yang akan menjadi sasaran,” jelas Rooswandi.

Meski demikian program yang sudah dijalankan oleh BI dianggap sudah membantu terutama kepada para petani dalam rangka pengembangan bibit unggul yang dikerjakan.

Manajer Pelaksana Pengembangan UMKM BI Ario Wibowo Teguh Prasetio mengatakan tujuan kegiatan ini dalam rangka klaster UMKM terkait dengan ketahanan pangan di sisi sektor padi organik terintegrasi.

“Padi organik terintegrasi itu yaitu bahan-bahan yang terdiri dari sawit, air kelapa dan dedak yang kita manfaatkan menjadi pupuk dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas pertanian,” terangnya.

Dikatakannya, berbagai keunggulan dengan menggunakan pupuk organik terintegrasi itu sudah dirasakan para kelompok tani. “Sebelumnya hanya mendapatkan 4 hingga 5  ton padi, saat ini mereka sudah bisa mencapai 7 hingga 8 ton,” katanya. (kry/ij/ram)

BATULICIN – Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengatakan selama ini pemerintah daerah sudah menjalin kerja sama dengan BI. Program yang dilakukan BI tidak hanya satu sektor pertanian saja, namun ada pula program di bidang infrastruktur yang sudah dijalankan.

“Kami berharap program BI kedepannya bisa sinergi dengan visi misi program Pemkab Tanbu,” ujar Sekda dalam kegiatan evaluasi dan monitoring program kerja sinergi klaster padi unggul organik terintegrasi tahun 2018 di Aula Bersujud.

Sekda menambahkan, sasaran yang tepat harus dilakukan adalah berbagai hal yang sudah dibangun pemerintah daerah.

“Tentunya menjadi kebutuhan kita, berdasarkan evaluasi melalui Musrembang mulai tingkat desa hingga kabupaten. Hal ini dimaksudkan, segala yang menjadi kebutuhan masyarakat inilah yang akan menjadi sasaran,” jelas Rooswandi.

Meski demikian program yang sudah dijalankan oleh BI dianggap sudah membantu terutama kepada para petani dalam rangka pengembangan bibit unggul yang dikerjakan.

Manajer Pelaksana Pengembangan UMKM BI Ario Wibowo Teguh Prasetio mengatakan tujuan kegiatan ini dalam rangka klaster UMKM terkait dengan ketahanan pangan di sisi sektor padi organik terintegrasi.

“Padi organik terintegrasi itu yaitu bahan-bahan yang terdiri dari sawit, air kelapa dan dedak yang kita manfaatkan menjadi pupuk dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas pertanian,” terangnya.

Dikatakannya, berbagai keunggulan dengan menggunakan pupuk organik terintegrasi itu sudah dirasakan para kelompok tani. “Sebelumnya hanya mendapatkan 4 hingga 5  ton padi, saat ini mereka sudah bisa mencapai 7 hingga 8 ton,” katanya. (kry/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/