alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 24 May 2022

Pengambilan Sumpah ASN, Normiliyani : Jangan cuma di mulut saja

MARABAHAN – Pemkab Batola kembali melakukan pengambilan sumpah/ janji pegawai negeri sipil (PNS), Senin (3/12) di aula Selidah. Acara itu langsung dipimpin Bupati Batola Normiliyani AS.

Sebanyak 78 peserta diambil sumpahnya. Mereka dari tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian. Untuk tenaga kesehatan yang diambil sumpah sebanyak 66 orang, dan untuk penyuluh pertanian sebanyak 12 orang.

Normiliyani setelah melakukan pengambilan sumpah 78 peserta menyampaikan sambutannya. Ia mengatakan pengambilan sumpah, selain merupakan suatu momen penting dan bersejarah, juga menuntut pertanggungjawaban yang sangat besar.

Dan apa-apa yang telah diucapkan merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap individu ASN.

Bupati juga berpesan agar mereka yang disumpah memahami ikrar yang telah diucapkan.

“Jangan hanya diucapkan di mulut saja, namun harus benar benar dipahami dan dihayati. Serta dijalankan dengan menuhi segala ketentuan dan aturan yang berlaku. Dan pernyataan bukti kesanggupan  untuk menerima tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah yang di berikan oleh negara,” ujarnya mengingatkan para peserta.

Ia juga meminta agar ASN agar profesional, berusaha meningkatkan nilai dan integritas diri, dan bekerja sesuai  aturan yang ada pada unit kerja. “Kalian harus menjadi ASN yang berdisiplin, berkinerja, dan melayani,” pintanya.

Dan hendaknya dalam menjalankan tugas, menurut Normiliyani, setiap pegawai harus menjunjung tinggi norma dan etika.

“Selaku abdi pemerintah dan abdi masyarakat benar benar membuktikan mampu memegang teguh sumpah dan janji yang telah di ucapkan. Serta mewujudkan dalam sebuah pengabdian terbaik melalui pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya. (mr-152)

MARABAHAN – Pemkab Batola kembali melakukan pengambilan sumpah/ janji pegawai negeri sipil (PNS), Senin (3/12) di aula Selidah. Acara itu langsung dipimpin Bupati Batola Normiliyani AS.

Sebanyak 78 peserta diambil sumpahnya. Mereka dari tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian. Untuk tenaga kesehatan yang diambil sumpah sebanyak 66 orang, dan untuk penyuluh pertanian sebanyak 12 orang.

Normiliyani setelah melakukan pengambilan sumpah 78 peserta menyampaikan sambutannya. Ia mengatakan pengambilan sumpah, selain merupakan suatu momen penting dan bersejarah, juga menuntut pertanggungjawaban yang sangat besar.

Dan apa-apa yang telah diucapkan merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap individu ASN.

Bupati juga berpesan agar mereka yang disumpah memahami ikrar yang telah diucapkan.

“Jangan hanya diucapkan di mulut saja, namun harus benar benar dipahami dan dihayati. Serta dijalankan dengan menuhi segala ketentuan dan aturan yang berlaku. Dan pernyataan bukti kesanggupan  untuk menerima tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah yang di berikan oleh negara,” ujarnya mengingatkan para peserta.

Ia juga meminta agar ASN agar profesional, berusaha meningkatkan nilai dan integritas diri, dan bekerja sesuai  aturan yang ada pada unit kerja. “Kalian harus menjadi ASN yang berdisiplin, berkinerja, dan melayani,” pintanya.

Dan hendaknya dalam menjalankan tugas, menurut Normiliyani, setiap pegawai harus menjunjung tinggi norma dan etika.

“Selaku abdi pemerintah dan abdi masyarakat benar benar membuktikan mampu memegang teguh sumpah dan janji yang telah di ucapkan. Serta mewujudkan dalam sebuah pengabdian terbaik melalui pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya. (mr-152)

Most Read

Artikel Terbaru

/