alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Untuk Optimalkan Ketersedian Darah Pemkab Segera Bangun UTD

BATULICIN – Pemkab Tanbu berencana akan membangun Unit Transfusi Darah (UTD) tahun depan. Hal ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan ketersediaan darah di kala masyarakat membutuhkan.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Tanbu H Sudian Noor melalui Sekda Tanbu H Rooswandi Salem saat membuka kegiatan donor darah dalam rangka Hari Kesehatan Nasional, HUT Arutmin ke-37 dan HUT KORPRI ke-47 di Ruang Rapat Bersujud.

Sekda menyampaikan dengan terbangunnya UTD, maka akan menjawab permasalahan yang selama ini menjadi hambatan dalam menampung kantong darah yang seharusnya melebihi dari kapasitas penyimpanan saat ini.

“Persolan mendasar adanya pertanyaan masyarakat di berbagai media, bahwa PMI  selalu mengalami kekurangan darah,” jelas Ketua PMI Tanbu ini. 

Padahal, kata Rooswandi, bukannya darah itu kurang namun yang harus diperlukan adalah darah segar. Hal ini berkaitan pada keterbatasan kapasitas alat penyimpan darah.

“Saat ini alat yang kita miliki hanya mampu menyimpang kurang lebih 200 kantong darah. Artinya kalau kita sering melakukan donor darah tentu tak akan bermanfaat karena ada batasan kuantitas yang kami lakukan,” jelasnya.

Sekda menambahkan dalam mencapai kebutuhan kantong darah harus dilakukan pola jemput bola kepada masyarakat melalui mobil ambulans khusus donor darah.

“Sebagai antisipasi kekurangan darah, maka kami akan lakukan pola jemput bola ke tempat warga, dengan menggunakan ambulans khusus, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mendonorkan darahnya di saat ada momen seperti ini,” paparnya.

Daya dukung lain, pihaknya berencana membuatkan database pendonor, baik itu dari masyarakat ataupun dari jajaran pegawai di Pemkab Tanbu sendiri.

“Tujuannya, di saat masyarakat membutuhkan jenis darah tertentu maka kami akan mengetahui pendonor mana yang memiliki jenis darah dibutuhkan,” tutup sekda. (kry/ij/ram)

BATULICIN – Pemkab Tanbu berencana akan membangun Unit Transfusi Darah (UTD) tahun depan. Hal ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan ketersediaan darah di kala masyarakat membutuhkan.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Tanbu H Sudian Noor melalui Sekda Tanbu H Rooswandi Salem saat membuka kegiatan donor darah dalam rangka Hari Kesehatan Nasional, HUT Arutmin ke-37 dan HUT KORPRI ke-47 di Ruang Rapat Bersujud.

Sekda menyampaikan dengan terbangunnya UTD, maka akan menjawab permasalahan yang selama ini menjadi hambatan dalam menampung kantong darah yang seharusnya melebihi dari kapasitas penyimpanan saat ini.

“Persolan mendasar adanya pertanyaan masyarakat di berbagai media, bahwa PMI  selalu mengalami kekurangan darah,” jelas Ketua PMI Tanbu ini. 

Padahal, kata Rooswandi, bukannya darah itu kurang namun yang harus diperlukan adalah darah segar. Hal ini berkaitan pada keterbatasan kapasitas alat penyimpan darah.

“Saat ini alat yang kita miliki hanya mampu menyimpang kurang lebih 200 kantong darah. Artinya kalau kita sering melakukan donor darah tentu tak akan bermanfaat karena ada batasan kuantitas yang kami lakukan,” jelasnya.

Sekda menambahkan dalam mencapai kebutuhan kantong darah harus dilakukan pola jemput bola kepada masyarakat melalui mobil ambulans khusus donor darah.

“Sebagai antisipasi kekurangan darah, maka kami akan lakukan pola jemput bola ke tempat warga, dengan menggunakan ambulans khusus, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mendonorkan darahnya di saat ada momen seperti ini,” paparnya.

Daya dukung lain, pihaknya berencana membuatkan database pendonor, baik itu dari masyarakat ataupun dari jajaran pegawai di Pemkab Tanbu sendiri.

“Tujuannya, di saat masyarakat membutuhkan jenis darah tertentu maka kami akan mengetahui pendonor mana yang memiliki jenis darah dibutuhkan,” tutup sekda. (kry/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/