alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Operasi Cipta Kondisi Berhasil Ciduk 20 Pemabuk

BANJARMASIN – Tim gabungan Polsekta Banjarmasin Selatan menggelar operasi cipta kondisi. Dimulai Sabtu (1/12) malam dan berakhir Minggu (2/12) dini hari. Hasilnya? 20 orang terjaring dalam razia tersebut.

Mereka terjaring lantara menenggak minuman keras dan menghirup lem. Para pelaku itu ditangkap dari empat lokasi berbeda.

Pertama di Jalan Kelayan. Di sana 5 anak muda kedapatan sedang ngelem. Mereka adalah M Akbar, (19), Saleh (20), M Reza (20), Wahyu (18) serta Rosadi (21) semuanya warga Gang Antasari.

Lokasi kedua adalah Jalan Tembus Mantuil, Gang Gandapura. Di sini diamankan lima remaja. Lagi-lagi karena ngelem. Semuanya bahkan berstatus di bawah umur.

Polisi lalu bergeser ke lokasi ketiga. Yakni Kelayan B. Di Gang Baj, petugas kembali mengamankan lima pemuda yang sedang menenggak miras. Yakni Agus (23), Nano (26), Riadi (23), M Sauki (20) serta Amat (24).

“Yang kami amankan semua warga lokasi tersebut. Sehari-hari sebagai buruh bangunan,” ujar Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Najamudin Bustari.

Di lokasi keempat, polisi kembali mengamankan pemuda yang sedang menenggak miras oplosan. Kali ini kembali di kawasan Kelayan A, tepatnya di Gang Srikandi. Mereka adalah M Reza (21), M Mahmud (18), Saleh (18), Budi (18) dan Yadi (18).

“Semua yang terjaring kami amankan dan didata di Polsek. Tetapi mereka hanya dibina dan diminta membuat surat pernyataan. Jika sekali lagi berbuat maka akan kami proses,” tegas Najamudin.

Menurutnya, konsumsi miras dan lem fox bukan saja buruk untuk kesehatan. Tapi salah satu pemicu untuk berbuat aksi kejahatan maupun munculnya perkelahian.

“Apabila sudah mabuk. Perasan pasti cepat tersinggung. Di situ nanti bisa memicu perkelahian atau perbuatan jahat lainnya. Kami melaksanakan giat itu demi kenyaman masyarakat. Juga mengantisipasi kegiatan penyakit masyarakat seperti itu,” tutup Najamudin. (lan/ma/nur)

BANJARMASIN – Tim gabungan Polsekta Banjarmasin Selatan menggelar operasi cipta kondisi. Dimulai Sabtu (1/12) malam dan berakhir Minggu (2/12) dini hari. Hasilnya? 20 orang terjaring dalam razia tersebut.

Mereka terjaring lantara menenggak minuman keras dan menghirup lem. Para pelaku itu ditangkap dari empat lokasi berbeda.

Pertama di Jalan Kelayan. Di sana 5 anak muda kedapatan sedang ngelem. Mereka adalah M Akbar, (19), Saleh (20), M Reza (20), Wahyu (18) serta Rosadi (21) semuanya warga Gang Antasari.

Lokasi kedua adalah Jalan Tembus Mantuil, Gang Gandapura. Di sini diamankan lima remaja. Lagi-lagi karena ngelem. Semuanya bahkan berstatus di bawah umur.

Polisi lalu bergeser ke lokasi ketiga. Yakni Kelayan B. Di Gang Baj, petugas kembali mengamankan lima pemuda yang sedang menenggak miras. Yakni Agus (23), Nano (26), Riadi (23), M Sauki (20) serta Amat (24).

“Yang kami amankan semua warga lokasi tersebut. Sehari-hari sebagai buruh bangunan,” ujar Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Najamudin Bustari.

Di lokasi keempat, polisi kembali mengamankan pemuda yang sedang menenggak miras oplosan. Kali ini kembali di kawasan Kelayan A, tepatnya di Gang Srikandi. Mereka adalah M Reza (21), M Mahmud (18), Saleh (18), Budi (18) dan Yadi (18).

“Semua yang terjaring kami amankan dan didata di Polsek. Tetapi mereka hanya dibina dan diminta membuat surat pernyataan. Jika sekali lagi berbuat maka akan kami proses,” tegas Najamudin.

Menurutnya, konsumsi miras dan lem fox bukan saja buruk untuk kesehatan. Tapi salah satu pemicu untuk berbuat aksi kejahatan maupun munculnya perkelahian.

“Apabila sudah mabuk. Perasan pasti cepat tersinggung. Di situ nanti bisa memicu perkelahian atau perbuatan jahat lainnya. Kami melaksanakan giat itu demi kenyaman masyarakat. Juga mengantisipasi kegiatan penyakit masyarakat seperti itu,” tutup Najamudin. (lan/ma/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/