alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Polresta Banjarmasin Tutup Tahun dengan Berantas Pengedar Narkoba

BANJARMASIN – Satu bulan jelang tutup tahun, Satresnarkoba Polresta Banjarmasin kembali menangkap pengedar narkoba.

Kali ini tersangkanya bernama Saifudin alias Udin (42).  Warga Jalan Kelayan A, Gang 66, Banjarmasin Selatan itu tertangkap, Selasa (27/11) tadi.

“Sebelumnya kami mendapatkan informasi jika tersangka kerap mengedarkan barang terlarang itu. Kami lidik dan pantau aktivitasnya, lalu Selasa siang, sekira pukul 13.25 Wita, dilakukan penggerebekan,” terang Kasat Resnarkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Herry Purwanto, kemarin (1/12).

Dari penggerebekan tersebut, disita tiga paket sabu-sabu seberat 15 gram dan tiga butir ineks berlogo IG.  “Barang bukti itu disimpan pada dua tempat. Yaitu kotak rokok dan bungkus permen,” katanya.

Sejauh ini, polisi meyakini tersangka Udin adalah seorang pengedar. Apalagi dari penggerebekan tersebut juga ditemukan barang bukti, berupa alat-alat pendukung bisnis terlarang itu. Seperti timbangan digital, plastik klip, gunting serta Handphone yang digunakan untuk berkomunikasi.

Herry memastikan, tersangka bakal dijerat dengan undang-ungdang narkotika. Ancaman hukumannya kurungan penjara minimal 5 tahun. (lan/at/nur)

BANJARMASIN – Satu bulan jelang tutup tahun, Satresnarkoba Polresta Banjarmasin kembali menangkap pengedar narkoba.

Kali ini tersangkanya bernama Saifudin alias Udin (42).  Warga Jalan Kelayan A, Gang 66, Banjarmasin Selatan itu tertangkap, Selasa (27/11) tadi.

“Sebelumnya kami mendapatkan informasi jika tersangka kerap mengedarkan barang terlarang itu. Kami lidik dan pantau aktivitasnya, lalu Selasa siang, sekira pukul 13.25 Wita, dilakukan penggerebekan,” terang Kasat Resnarkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Herry Purwanto, kemarin (1/12).

Dari penggerebekan tersebut, disita tiga paket sabu-sabu seberat 15 gram dan tiga butir ineks berlogo IG.  “Barang bukti itu disimpan pada dua tempat. Yaitu kotak rokok dan bungkus permen,” katanya.

Sejauh ini, polisi meyakini tersangka Udin adalah seorang pengedar. Apalagi dari penggerebekan tersebut juga ditemukan barang bukti, berupa alat-alat pendukung bisnis terlarang itu. Seperti timbangan digital, plastik klip, gunting serta Handphone yang digunakan untuk berkomunikasi.

Herry memastikan, tersangka bakal dijerat dengan undang-ungdang narkotika. Ancaman hukumannya kurungan penjara minimal 5 tahun. (lan/at/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/