alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 11 August 2022

Tanbu Bentuk Sekretariat Bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil

BATULICIN – Peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil Daerah (PPNSD) Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus ditingkatkan. Belum lama tadi, PPNSD Tanbu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka meningkatkan peran PPNSD sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Salah satu yang menjadi agenda rakor adalah pembentukan Sekretariat Bersama PPNSD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu,” sebut Muhammad Jaelani, salah satu Penyidik PPNSD Tanah Bumbu.

Pembentukan Sekretariat Bersama PPNSD di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu dalam rangka memperkuat dan meningkatkan profesionalisme PPNSD dalam melakukan penyidikan atas pelanggaran Perda guna untuk memberikan tindakan sanksi administrasi dan pidana bagi masyarakat yang melanggar Perda.

“Tugas PPNSD semakin besar karena urusan pemerintahan di bidang ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat ada yang diserahkan ke daerah,” ujarnya.

Adapun Sekretariat Bersama PPNSD Tanah Bumbu rencananya bertempat di Kantor Satpol PP dan Damkar Tanbu. Untuk diketahui, saat ini PPNSD Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 18 orang, mereka tersebar di berbagai SKPD di lingkungan Pemkab Tanbu.

Tugas PPNSD yaitu melakukan penyidikan atas pelanggaran Perda. Baru-baru ini, salah satu kasus pelanggaran Perda yang ditangani oleh PPNSD adalah pelanggaran Perda Penanggulangan Prostitusi.

Selain pembentukan sekretariat bersama, rakor tersebut juga menyusun rencana program kerja jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang pada tahun 2019.

Selain itu, merencanakan kegiatan dan tindakan penyidikan oleh PPNSD sesuai dengan pelanggaran yang dilaporkan oleh masyarakat selama 2 bulan ke depan, serta membuat laporan Kinerja PPNSD kepada Ketua Sekretariat Bersama PPNSD setiap 1 bulan sekali. (kry/yn/ram)

BATULICIN – Peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil Daerah (PPNSD) Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus ditingkatkan. Belum lama tadi, PPNSD Tanbu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka meningkatkan peran PPNSD sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Salah satu yang menjadi agenda rakor adalah pembentukan Sekretariat Bersama PPNSD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu,” sebut Muhammad Jaelani, salah satu Penyidik PPNSD Tanah Bumbu.

Pembentukan Sekretariat Bersama PPNSD di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu dalam rangka memperkuat dan meningkatkan profesionalisme PPNSD dalam melakukan penyidikan atas pelanggaran Perda guna untuk memberikan tindakan sanksi administrasi dan pidana bagi masyarakat yang melanggar Perda.

“Tugas PPNSD semakin besar karena urusan pemerintahan di bidang ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat ada yang diserahkan ke daerah,” ujarnya.

Adapun Sekretariat Bersama PPNSD Tanah Bumbu rencananya bertempat di Kantor Satpol PP dan Damkar Tanbu. Untuk diketahui, saat ini PPNSD Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 18 orang, mereka tersebar di berbagai SKPD di lingkungan Pemkab Tanbu.

Tugas PPNSD yaitu melakukan penyidikan atas pelanggaran Perda. Baru-baru ini, salah satu kasus pelanggaran Perda yang ditangani oleh PPNSD adalah pelanggaran Perda Penanggulangan Prostitusi.

Selain pembentukan sekretariat bersama, rakor tersebut juga menyusun rencana program kerja jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang pada tahun 2019.

Selain itu, merencanakan kegiatan dan tindakan penyidikan oleh PPNSD sesuai dengan pelanggaran yang dilaporkan oleh masyarakat selama 2 bulan ke depan, serta membuat laporan Kinerja PPNSD kepada Ketua Sekretariat Bersama PPNSD setiap 1 bulan sekali. (kry/yn/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/