alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Bandara Warukin Layak Berstatus Khusus Melayani Umum

TANJUNG – Bandara Warukin siap menerima surat keputusan (SK) berstatus bandara khusus melayani umum yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan RI. Pasalnya, hasil verifikasi bandara ini dinyatakan layak, meski ada sedikit pengecualian.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabalong, H Imam Fachrullazi ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (9/10) kemarin. ” SK itu akan tetap keluar dengan pengecualian,” katanya.

Pengecualian tersebut karena ada hasil penilaian yang harus dibenahi. Baik terkait pemberkasan standar operasional prosedur (SOP), dan sarana di fisik bandara. Diantaranya adalah runway end safety area (RESA). “RESA yang ada hanya 95 meter, seharusnya 450 meter, minimal 150 meter,” ujarnya.

Sementara untuk SOP yang harus dilengkapi Pemkab Tabalong, dia memastikan bisa dilengkapi dalam waktu satu atau dua hari ke depan. Meski begitu, akan ada tim dari pemilik aset bandara, yaitu PT Pelita Air Service untuk memberikan pembimbingan.

Melengkapi kekurangan fisik bandara sepenuhnya diserahkan ke Pelita, selaku pemilik. Namun tidak bisa segera dikerjakan, lantaran anggaran keluar tahun berikutnya. Walau begitu SK tetap bisa keluar, karena ada kepastian akan penyelesaiannya.

Terkiat SK bandara khusus melayani umum ini setidaknya akan resmi keluar dari Kementerian Perhubungan pada pertengahan Nopember 2018 mendatang.

Sekadar diketahui, verifikasi bandara di Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta ini dilakukan pada 2 sampai 4 Oktober 2018 lalu. Ada sebanyak 20 orang personel yang diturunkan untuk memeriksa semua sudut lokasi bandara.  (ibn)

TANJUNG – Bandara Warukin siap menerima surat keputusan (SK) berstatus bandara khusus melayani umum yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan RI. Pasalnya, hasil verifikasi bandara ini dinyatakan layak, meski ada sedikit pengecualian.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabalong, H Imam Fachrullazi ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (9/10) kemarin. ” SK itu akan tetap keluar dengan pengecualian,” katanya.

Pengecualian tersebut karena ada hasil penilaian yang harus dibenahi. Baik terkait pemberkasan standar operasional prosedur (SOP), dan sarana di fisik bandara. Diantaranya adalah runway end safety area (RESA). “RESA yang ada hanya 95 meter, seharusnya 450 meter, minimal 150 meter,” ujarnya.

Sementara untuk SOP yang harus dilengkapi Pemkab Tabalong, dia memastikan bisa dilengkapi dalam waktu satu atau dua hari ke depan. Meski begitu, akan ada tim dari pemilik aset bandara, yaitu PT Pelita Air Service untuk memberikan pembimbingan.

Melengkapi kekurangan fisik bandara sepenuhnya diserahkan ke Pelita, selaku pemilik. Namun tidak bisa segera dikerjakan, lantaran anggaran keluar tahun berikutnya. Walau begitu SK tetap bisa keluar, karena ada kepastian akan penyelesaiannya.

Terkiat SK bandara khusus melayani umum ini setidaknya akan resmi keluar dari Kementerian Perhubungan pada pertengahan Nopember 2018 mendatang.

Sekadar diketahui, verifikasi bandara di Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta ini dilakukan pada 2 sampai 4 Oktober 2018 lalu. Ada sebanyak 20 orang personel yang diturunkan untuk memeriksa semua sudut lokasi bandara.  (ibn)

Most Read

Artikel Terbaru

/