alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Dewan Juga Suarakan Dana Pembinaan untuk Relawan Damkar

BANJARBARU – Selama ini, selain pihak dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menangani Karhutla. Kontribusi para relawan baik dari Damkar maupun Emergency juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada anggaran resmi sebagai bantuan dari pihak pemerintah kepada para relawan. Melihat hal inilah, Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Tarmidi mengaku sangat prihatin.

Menurutnya melihat kejadian Karhutla bisa dikatakan langganan di Banjarbaru. Pihak Pemerintah harus mulai memikirkan nasib para relawan terutama dalam hal pengadaan anggaran.

“Iya, ini harus dicarikan jalan keluar atau solusinya, sebab tidak bisa dipungkiri kalau peran mereka cukup vital, bahkan bisa dibilang jadi yang terdepan kalau ada bencana,” katanya.

Sebab kata Tarmidi, saat ini sendiri para relawan swasta ini hanya mengandalkan sumber dana dari mandiri dan sumbangan warga.

“Kita sangat prihatin ya, setidaknya ada dana pembinaan dari pemerintah melalui instansi terkait, karena selama ini mereka kebanyakan hanya mengandalkan bantuan dana dari masyarakat,” ujarnya.

Oleh karenanya, Tarmidi mengharapkan ada diskusi satu meja dengan pihak terkait untuk membahas masalah ini. Pembahasannya pun menurutnya harus banyak yang direncanakan.

“Saya selaku fraksi PKB sangat setuju untuk ada duduk satu meja membahas hal ini, bisa dengan dinas terkait, jadi kita bisa melihat apa kebutuhan mereka atau berapa yang dianggarkan, saya kira ini patut digelar,” pungkasnya. (rvn/al/bin)

BANJARBARU – Selama ini, selain pihak dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menangani Karhutla. Kontribusi para relawan baik dari Damkar maupun Emergency juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada anggaran resmi sebagai bantuan dari pihak pemerintah kepada para relawan. Melihat hal inilah, Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Tarmidi mengaku sangat prihatin.

Menurutnya melihat kejadian Karhutla bisa dikatakan langganan di Banjarbaru. Pihak Pemerintah harus mulai memikirkan nasib para relawan terutama dalam hal pengadaan anggaran.

“Iya, ini harus dicarikan jalan keluar atau solusinya, sebab tidak bisa dipungkiri kalau peran mereka cukup vital, bahkan bisa dibilang jadi yang terdepan kalau ada bencana,” katanya.

Sebab kata Tarmidi, saat ini sendiri para relawan swasta ini hanya mengandalkan sumber dana dari mandiri dan sumbangan warga.

“Kita sangat prihatin ya, setidaknya ada dana pembinaan dari pemerintah melalui instansi terkait, karena selama ini mereka kebanyakan hanya mengandalkan bantuan dana dari masyarakat,” ujarnya.

Oleh karenanya, Tarmidi mengharapkan ada diskusi satu meja dengan pihak terkait untuk membahas masalah ini. Pembahasannya pun menurutnya harus banyak yang direncanakan.

“Saya selaku fraksi PKB sangat setuju untuk ada duduk satu meja membahas hal ini, bisa dengan dinas terkait, jadi kita bisa melihat apa kebutuhan mereka atau berapa yang dianggarkan, saya kira ini patut digelar,” pungkasnya. (rvn/al/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/