alexametrics
23.4 C
Banjarmasin
Tuesday, 16 August 2022

Keren Nih… Siswa SMP Sulap Tembok Usang Jadi Kreasi Seni

BANJARMASIN – Siswa SMPN 6 Banjarmasin punya cara sendiri menuangkan kreativitas. Mereka memanfaatkan pagar tembok sekolah yang usang sebagai media menggambar dan melukis.

Aksi kreatif mereka terlihat kemarin (4/10) siang. Berbagai kreasi gambar mereka buat di pagar tembok sepanjang 40 meter di depan SMP 6. Kontennya mulai dari kehidupan sekolah, hingga imbauan untuk warga. Contohnya; imbauan buanglah sampah pada tempatnya.

“Saya suka sekali menggambar. Bisa untuk mengembangkan bakat dan menciptakan kreativitas siswa,” kata Kuriah, siswa kelas 9 SMP 6.

Tak cuma untuk mengambangkan bakat. Para pelajar ini juga bisa menuangkan imajinasi. “Inspirasi kami bisa disalurkan melalui media ini dan tetap berkelanjutan,” ucapnya.

Guru seni Spensix -sebutan SMPN 6 Banjarmasin, Sri Wahyuni mengatakan melukis mural di dinding sekolah ini mendapat dukungan. Terutama dari kepala sekolah.

“Awalnya kebetulan tembok dinding memang sudah pudar. Kepala sekolah juga pengin agar diperbarui. Kemudian diarahkan siswa untuk melukis mural,” katanya.

Menurut Sri, melukis menggunakan media kanvas atau buku gambar sudah biasa. Sementara tembok, bisa memberi sensasi bagi siswanya. Mereka dapat berekspresi dengan bebas dan lebih santai.

Selain itu, melukis mural tak sekadar sebagai wadah penyalur bakat. Tapi lebih dari itu. “Untuk Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) siswa,” katanya. Terlepas dari itu, dia berharap seni mural mampu menginspirasi semua orang. Agar tidak corat-coret di sembarang tempat. (gmp/at/nur)

BANJARMASIN – Siswa SMPN 6 Banjarmasin punya cara sendiri menuangkan kreativitas. Mereka memanfaatkan pagar tembok sekolah yang usang sebagai media menggambar dan melukis.

Aksi kreatif mereka terlihat kemarin (4/10) siang. Berbagai kreasi gambar mereka buat di pagar tembok sepanjang 40 meter di depan SMP 6. Kontennya mulai dari kehidupan sekolah, hingga imbauan untuk warga. Contohnya; imbauan buanglah sampah pada tempatnya.

“Saya suka sekali menggambar. Bisa untuk mengembangkan bakat dan menciptakan kreativitas siswa,” kata Kuriah, siswa kelas 9 SMP 6.

Tak cuma untuk mengambangkan bakat. Para pelajar ini juga bisa menuangkan imajinasi. “Inspirasi kami bisa disalurkan melalui media ini dan tetap berkelanjutan,” ucapnya.

Guru seni Spensix -sebutan SMPN 6 Banjarmasin, Sri Wahyuni mengatakan melukis mural di dinding sekolah ini mendapat dukungan. Terutama dari kepala sekolah.

“Awalnya kebetulan tembok dinding memang sudah pudar. Kepala sekolah juga pengin agar diperbarui. Kemudian diarahkan siswa untuk melukis mural,” katanya.

Menurut Sri, melukis menggunakan media kanvas atau buku gambar sudah biasa. Sementara tembok, bisa memberi sensasi bagi siswanya. Mereka dapat berekspresi dengan bebas dan lebih santai.

Selain itu, melukis mural tak sekadar sebagai wadah penyalur bakat. Tapi lebih dari itu. “Untuk Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) siswa,” katanya. Terlepas dari itu, dia berharap seni mural mampu menginspirasi semua orang. Agar tidak corat-coret di sembarang tempat. (gmp/at/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/