alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Saturday, 13 August 2022

Kebakaran di Sungai Andai, Begini Kronologis Terpanggangnya Seorang Kakek

BANJARMASIN – Kebakaran yang melanda di Jalan Sungai Andai,  Kompleks Herlina Perkasa RT 42 Blok 1-2, Banjarmasin Utara,  menelan korban jiwa, Rabu (3/10) pagi sekira pukul 10.00 Wita. Seorang kakek berusia 65 tahun terpanggang di dalam kamar rumah anaknya yang selama ini menampungnya. Api telah membuat ludes rumah berukuran 6 x 12 meter milik anak korban bernama Agus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, di lokasi kejadian sebelum insiden itu terjadi, korban M Riduan berusia  berada di rumah sendirian.

Warga mengetahui kebakaran setelah mendengar asap tebal yang sudah disertai kobaran api. “Ketika kejadian saya lagi nonton televisi, dengar tetangga sebelah teriak kebakaran dan begitu keluar,  api sudah besar. Rumah awal yang terbakar milik Agus. Dia bekerja dan hanya ada ayahnya yang lumpuh karena strok ,” kata Ikhsan (19) tetangga korban yang hanya berjarak satu buah rumah.

Akibat amukan si jago merah yang begitu dahsyat,  selain membakar rumah tetangga lainnya,  yakni milik Mukhlis, rumah orang tuanya bernama Ahim juga ikut terkena jilatan api. Warga bersama-sama bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api semakin menjadi-jadi, tak bisa dikendalikan.

“Api sudah memenuhi seluruh rumah korban. Kami bersama warga tidak bisa menyelamatkan lagi dan setelah padam korban kita temukan di sudut kamar bagian belakang rumah. Kondisinya tragis,  semua badan nyaris habis dan sudah terlihat tulang,” cerita Ihksan.

Jasad korban setelah ditemukan langsung dievakuasi ke kamar jenazah oleh relawan emergency dan rescue gabungan di Banjarmasin. Informasinya korban tidak berapa lama disemayamkan langsung dimakamkan di alkah di kawasan Pematang Panjang.

“Hanya beberapa warga yang mengikuti mengantar korban ke rumah sakit dan memakamkan. Sebagian warga yang berdekatan dengan lokasi di sini masih panik. Sebab empat hari sebelumnya dua rumah baru saja terbakar,  posisinya tepat di samping rumah korban,” ungkapnya.

Terpisah,  Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Utara,  Iptu Fathoni yang turun ke lokasi kejadian mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

“Kita masih menggali informasi dan mencari saksi untuk meminta keterangan. Namun informasi yang kita dengar dari sejumlah warga dugaan karena arus pendek listrik,” katanya.(lan)

 

BANJARMASIN – Kebakaran yang melanda di Jalan Sungai Andai,  Kompleks Herlina Perkasa RT 42 Blok 1-2, Banjarmasin Utara,  menelan korban jiwa, Rabu (3/10) pagi sekira pukul 10.00 Wita. Seorang kakek berusia 65 tahun terpanggang di dalam kamar rumah anaknya yang selama ini menampungnya. Api telah membuat ludes rumah berukuran 6 x 12 meter milik anak korban bernama Agus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, di lokasi kejadian sebelum insiden itu terjadi, korban M Riduan berusia  berada di rumah sendirian.

Warga mengetahui kebakaran setelah mendengar asap tebal yang sudah disertai kobaran api. “Ketika kejadian saya lagi nonton televisi, dengar tetangga sebelah teriak kebakaran dan begitu keluar,  api sudah besar. Rumah awal yang terbakar milik Agus. Dia bekerja dan hanya ada ayahnya yang lumpuh karena strok ,” kata Ikhsan (19) tetangga korban yang hanya berjarak satu buah rumah.

Akibat amukan si jago merah yang begitu dahsyat,  selain membakar rumah tetangga lainnya,  yakni milik Mukhlis, rumah orang tuanya bernama Ahim juga ikut terkena jilatan api. Warga bersama-sama bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api semakin menjadi-jadi, tak bisa dikendalikan.

“Api sudah memenuhi seluruh rumah korban. Kami bersama warga tidak bisa menyelamatkan lagi dan setelah padam korban kita temukan di sudut kamar bagian belakang rumah. Kondisinya tragis,  semua badan nyaris habis dan sudah terlihat tulang,” cerita Ihksan.

Jasad korban setelah ditemukan langsung dievakuasi ke kamar jenazah oleh relawan emergency dan rescue gabungan di Banjarmasin. Informasinya korban tidak berapa lama disemayamkan langsung dimakamkan di alkah di kawasan Pematang Panjang.

“Hanya beberapa warga yang mengikuti mengantar korban ke rumah sakit dan memakamkan. Sebagian warga yang berdekatan dengan lokasi di sini masih panik. Sebab empat hari sebelumnya dua rumah baru saja terbakar,  posisinya tepat di samping rumah korban,” ungkapnya.

Terpisah,  Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Utara,  Iptu Fathoni yang turun ke lokasi kejadian mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

“Kita masih menggali informasi dan mencari saksi untuk meminta keterangan. Namun informasi yang kita dengar dari sejumlah warga dugaan karena arus pendek listrik,” katanya.(lan)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/