alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Pertama Kalinya, Karhutla Terjadi di Ulu Benteng

MARABAHAN – Untuk pertama kali di Kelurahan Ulu Benteng mengalami Karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Api secara cepat melahap lahan warga di Jalan Sungai Tabuk, Kelurahan Ulu Benteng, Jumat (28/9).

Warga yang berada di lokasi dibantu personel Polsek Marabahan bahu membahu memadamkan api. Dengan peralatan seadanya warga dan aparat mengguyur si jago merah. Mereka hanya menggunakan ember dan alat semprot gendong. Sekitar 30 menit api melahap lahan warga, dan berhasil dipadamkan. Selain orang dewasa, terlihat beberapa anak SD ikut memadamkan di lahan yang terbakar sekitar satu hektare tersebut. Namun, para bocah itu memadamkannya saat api sudah mengecil. Mereka terlihat sangat semangat dan tidak ada rasa takut. Hanya menggunakan mainan pistol air dan menginjakkan kaki mereka berjibaku mematikan api. “Baru kali ini ada api di wilayah kami. Apinya sudah kecil, kami memadamkannya sambil bermain,” ujar Fadil (11) yang terlihat lelah setelah memadamkan api.

Warga pemilik lahan, Supri Arifin tidak menduga lahannya terbakar. Dia juga ikut memadamkan api. Bahkan merasa bersyukur tidak mengenai kebun jeruk dan rumah warga. “Pulang kerja sekitar pukul 11.30 Wita sudah ada informasi kebakaran. Langsung ke kebun, Alhamdulillah yang terbakar cuma padi yang sudah dipanen. Kami bersama warga langsung memadamkan sehingga tidak mengenai tanaman jeruk,” curhatnya.

Warga lainnya, Samsri juga bergegas ke lokasi kebakaran setelah mendengar api berada di dekat kebunnya. Bahkan batal berangkat ke masjid setelahmenerima kabar tersebut. “Niat mau berangkat salat Jumat batal setelah mendengar ada api,” ujarnya.

Samsri menduga kebakaran terjadi karena puntung rokok yang dibuang pengguna jalan secara sembarangan. “Padahal baru saja dari lokasi. Jam 10.00 pulang ke rumah, jam 11.30 sudah ada api,” sesalnya.

Babinkamtibmas Kelurahan Ulu Benteng, Brigadir Ikhsan Ramadani yang berada di lokasi kebakaran juga menduga kebakaran terjadi karena puntung rokok. “Dibakar masyarakat dengan sengaja tidak mungkin. Kami setiap hari sudah mengimbau kepada warga agar tidak membakar lahan,” ucapnya lantas berharap pengguna jalan lebih berhati-hati dalam mematikan rokoknya.(mr-152/az/dye)

MARABAHAN – Untuk pertama kali di Kelurahan Ulu Benteng mengalami Karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Api secara cepat melahap lahan warga di Jalan Sungai Tabuk, Kelurahan Ulu Benteng, Jumat (28/9).

Warga yang berada di lokasi dibantu personel Polsek Marabahan bahu membahu memadamkan api. Dengan peralatan seadanya warga dan aparat mengguyur si jago merah. Mereka hanya menggunakan ember dan alat semprot gendong. Sekitar 30 menit api melahap lahan warga, dan berhasil dipadamkan. Selain orang dewasa, terlihat beberapa anak SD ikut memadamkan di lahan yang terbakar sekitar satu hektare tersebut. Namun, para bocah itu memadamkannya saat api sudah mengecil. Mereka terlihat sangat semangat dan tidak ada rasa takut. Hanya menggunakan mainan pistol air dan menginjakkan kaki mereka berjibaku mematikan api. “Baru kali ini ada api di wilayah kami. Apinya sudah kecil, kami memadamkannya sambil bermain,” ujar Fadil (11) yang terlihat lelah setelah memadamkan api.

Warga pemilik lahan, Supri Arifin tidak menduga lahannya terbakar. Dia juga ikut memadamkan api. Bahkan merasa bersyukur tidak mengenai kebun jeruk dan rumah warga. “Pulang kerja sekitar pukul 11.30 Wita sudah ada informasi kebakaran. Langsung ke kebun, Alhamdulillah yang terbakar cuma padi yang sudah dipanen. Kami bersama warga langsung memadamkan sehingga tidak mengenai tanaman jeruk,” curhatnya.

Warga lainnya, Samsri juga bergegas ke lokasi kebakaran setelah mendengar api berada di dekat kebunnya. Bahkan batal berangkat ke masjid setelahmenerima kabar tersebut. “Niat mau berangkat salat Jumat batal setelah mendengar ada api,” ujarnya.

Samsri menduga kebakaran terjadi karena puntung rokok yang dibuang pengguna jalan secara sembarangan. “Padahal baru saja dari lokasi. Jam 10.00 pulang ke rumah, jam 11.30 sudah ada api,” sesalnya.

Babinkamtibmas Kelurahan Ulu Benteng, Brigadir Ikhsan Ramadani yang berada di lokasi kebakaran juga menduga kebakaran terjadi karena puntung rokok. “Dibakar masyarakat dengan sengaja tidak mungkin. Kami setiap hari sudah mengimbau kepada warga agar tidak membakar lahan,” ucapnya lantas berharap pengguna jalan lebih berhati-hati dalam mematikan rokoknya.(mr-152/az/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/