alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Warga Kalsel Dihimbau Waspadai Keberadaan WNA di Kalsel

BANJARBARU – Warga Kalimantan Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan sejak dini terhadap keberadaan orang asing di lingkungan masyarakat. Karena warga negara asing yang tinggal di Indonesia ini ada yang bermanfaat dan ada yang tidak bermanfaat.

“Imigrasi Indonesia menerapkan kebijakan selektif (Selective policy). Keberadaan orang asing yang diperkenankan berada di wilayah teritorial Indonesia harus berkontribusi dan memberikan manfaat bagi tujuan pembangunan nasional,” kata Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanim Banjarmasin, Muhamad Hariyadi, kemarin (27/9).

Pemaparan itu disampaikan Hariyadi ketika memberikan materi mengenai pengawasaan keimigrasian terhadap orang asing terkait Tenaga Kerja Asing (TKA) di Banjarbaru dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Kota Banjarbaru.

Hariyadi melanjutkan, mengamati maraknya pemberitaan terkait TKA ilegal, maupun orang asing yang secara tidak resmi berada di Kalsel, menjadi tugas bersama. Masyarakat Kalsel, terutama warga Kota Banjarbaru diminta untuk mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan orang asing.

Untuk itu, jika ada warga asing di sekitar maka perlu dipastikan syarat izin tinggal terpenuhi, agar di kemudian hari tidak menimbulkan berbagai masalah. Sekecil apapun informasi dapat dilaporkan. “Sebab ini menyangkut kedaulatan negara dan wibawa bangsa yang harus ditegakkan,” jelasnya. (gmp)

BANJARBARU – Warga Kalimantan Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan sejak dini terhadap keberadaan orang asing di lingkungan masyarakat. Karena warga negara asing yang tinggal di Indonesia ini ada yang bermanfaat dan ada yang tidak bermanfaat.

“Imigrasi Indonesia menerapkan kebijakan selektif (Selective policy). Keberadaan orang asing yang diperkenankan berada di wilayah teritorial Indonesia harus berkontribusi dan memberikan manfaat bagi tujuan pembangunan nasional,” kata Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanim Banjarmasin, Muhamad Hariyadi, kemarin (27/9).

Pemaparan itu disampaikan Hariyadi ketika memberikan materi mengenai pengawasaan keimigrasian terhadap orang asing terkait Tenaga Kerja Asing (TKA) di Banjarbaru dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Kota Banjarbaru.

Hariyadi melanjutkan, mengamati maraknya pemberitaan terkait TKA ilegal, maupun orang asing yang secara tidak resmi berada di Kalsel, menjadi tugas bersama. Masyarakat Kalsel, terutama warga Kota Banjarbaru diminta untuk mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan orang asing.

Untuk itu, jika ada warga asing di sekitar maka perlu dipastikan syarat izin tinggal terpenuhi, agar di kemudian hari tidak menimbulkan berbagai masalah. Sekecil apapun informasi dapat dilaporkan. “Sebab ini menyangkut kedaulatan negara dan wibawa bangsa yang harus ditegakkan,” jelasnya. (gmp)

Most Read

Artikel Terbaru

/