alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Barito Resmi Ajukan Protes Soal Wasit Tak Kredibel

BANJARMASIN – Barito Putera resmi mengirimkan surat protes ke Komisi Wasit, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sebab, manajemen The Yellow River merasa dicurangi saat laga kontra tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan pada Sabtu (23/9) lalu.

Dalam laga Liga 1 2018 pekan ke-23 tersebut, Barito Putera sukses menahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 2-2. Meski sukses mencuri poin, Manajer Barito Putera, Hasnuriyadi Sulaiman yang ikut mendampingi tim merasa tidak terima dengan keputusan dari wasit Suhardiyanto.

Bahkan, Hasnuriyadi sempat terlihat emosi di luar lapangan dan dapat ditenangkan oleh beberapa pemain Barito Putera. Oleh sebab itu, manajemen Barito Putera langsung melayangkan surat protes.

Asisten Manajer Barito, Syarifuddin Ardasa membenarkan pengiriman surat yang ditunjukan untuk Komisi Wasit, PSSI dan PT LIB. “Ya, kami mengajukkan protes satu jam setelah pertandingan,” ujarnya

“Integritas wasit lemah dan tidak menjalankan regulasi dan aturan yang sesuai. Beberapa keputusannya merugikan Barito. Protes kami tembuskan ke Komisi Wasit, PSSI dan PT LIB.” Lanjutnya.

Syarifuddin Ardasa kemudian menjelaskan beberapa momen keputusan dari wasit yang sangat merugikan Barito Putera.

“Pemberian hukuman berujung kartu, situasi on side tetapi dianggap offside hingga pelanggaran (dari pemain lawan) yang tidak diganjar kartu,” katanya.

Protes tersebut juga tidak hanya berupa surat, tetapi manajemen telah melampirkan sejumlah bukti yakni potongan video pertandingan.”Kami sudah kirimkan enam potongan video pertandingan sebagai bukti protes dari keputusan wasit yang tidak kredibel,” ucap Syarifuddin.(bir)

BANJARMASIN – Barito Putera resmi mengirimkan surat protes ke Komisi Wasit, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sebab, manajemen The Yellow River merasa dicurangi saat laga kontra tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan pada Sabtu (23/9) lalu.

Dalam laga Liga 1 2018 pekan ke-23 tersebut, Barito Putera sukses menahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 2-2. Meski sukses mencuri poin, Manajer Barito Putera, Hasnuriyadi Sulaiman yang ikut mendampingi tim merasa tidak terima dengan keputusan dari wasit Suhardiyanto.

Bahkan, Hasnuriyadi sempat terlihat emosi di luar lapangan dan dapat ditenangkan oleh beberapa pemain Barito Putera. Oleh sebab itu, manajemen Barito Putera langsung melayangkan surat protes.

Asisten Manajer Barito, Syarifuddin Ardasa membenarkan pengiriman surat yang ditunjukan untuk Komisi Wasit, PSSI dan PT LIB. “Ya, kami mengajukkan protes satu jam setelah pertandingan,” ujarnya

“Integritas wasit lemah dan tidak menjalankan regulasi dan aturan yang sesuai. Beberapa keputusannya merugikan Barito. Protes kami tembuskan ke Komisi Wasit, PSSI dan PT LIB.” Lanjutnya.

Syarifuddin Ardasa kemudian menjelaskan beberapa momen keputusan dari wasit yang sangat merugikan Barito Putera.

“Pemberian hukuman berujung kartu, situasi on side tetapi dianggap offside hingga pelanggaran (dari pemain lawan) yang tidak diganjar kartu,” katanya.

Protes tersebut juga tidak hanya berupa surat, tetapi manajemen telah melampirkan sejumlah bukti yakni potongan video pertandingan.”Kami sudah kirimkan enam potongan video pertandingan sebagai bukti protes dari keputusan wasit yang tidak kredibel,” ucap Syarifuddin.(bir)

Most Read

Artikel Terbaru

/