alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Unggul Pengalaman

BANJARMASIN – Tim futsal SMPN 5 Banjarmasin sukses membungkam tuan rumah SMPN 4 Banjarmasin dalam babak 32 besar Spenpat Cup 2018 dengan skor 5-1 di Lapangan SMPN 4 Banjarmasin, (24/9) kemarin.

Lima gol Spenma-sebutan SMPN 5 Banjarmasin masing-masing dicetak oleh Dila, Fikri serta dua gol dari Agus ditambah gol bunuh diri yang dilakukan pemain SMPN 4 Banjarmasin Reza. Sedangkan gol balasan Spenpat-sebutan SMPN 4 Banjarmasin dicetak oleh Hariadi.

Jalan pertandingan sebenarnya berjalan sangat menarik. Kedua tim menunjukkan permainan yang apik. Tuan rumah Spenpat yang tampil dengan kekuatan baru yakni siswa kelas tujuh, mampu memberikan perlawanan yang sengit.

Namun, Spenma yang turun dengan siswa kelas sembilan tentu memiliki pengalaman yang lebih matang. Terlihat beberapa kali serangan Spenpat mampu dihalau dengan baik, begitu pula Spenma yang mampu mengkonversikan beberapa peluang mereka menjadi gol.

Pelatih Spenma, Syafrudin pun cukup puas dengan penampilan anak asuhnya dalam laga kali ini. “Mereka bermain bagus sejak babak pertama. Meski kita tahu akan kualitas permainan tuan rumah yang cukup apik. Namun, berkat kematangan dan ketenangan bermain mereka mampu meraih kemenangan,” katanya.

“Saya rasa dari permainan cukup berimbang. Namun, kami lebih unggul dari pengalaman,” pungkasnya.

Disisi lain, pelatih Spenpat Hendri mengaku bangga atas perjuangan anak asuhnya. “Meski kalah, anak-anak sudah menunjukkan permainan dan semangat yang bagus. Terlihat progress permainan dari hari ke hari,” nilainya.(bir/ma/arh)

BANJARMASIN – Tim futsal SMPN 5 Banjarmasin sukses membungkam tuan rumah SMPN 4 Banjarmasin dalam babak 32 besar Spenpat Cup 2018 dengan skor 5-1 di Lapangan SMPN 4 Banjarmasin, (24/9) kemarin.

Lima gol Spenma-sebutan SMPN 5 Banjarmasin masing-masing dicetak oleh Dila, Fikri serta dua gol dari Agus ditambah gol bunuh diri yang dilakukan pemain SMPN 4 Banjarmasin Reza. Sedangkan gol balasan Spenpat-sebutan SMPN 4 Banjarmasin dicetak oleh Hariadi.

Jalan pertandingan sebenarnya berjalan sangat menarik. Kedua tim menunjukkan permainan yang apik. Tuan rumah Spenpat yang tampil dengan kekuatan baru yakni siswa kelas tujuh, mampu memberikan perlawanan yang sengit.

Namun, Spenma yang turun dengan siswa kelas sembilan tentu memiliki pengalaman yang lebih matang. Terlihat beberapa kali serangan Spenpat mampu dihalau dengan baik, begitu pula Spenma yang mampu mengkonversikan beberapa peluang mereka menjadi gol.

Pelatih Spenma, Syafrudin pun cukup puas dengan penampilan anak asuhnya dalam laga kali ini. “Mereka bermain bagus sejak babak pertama. Meski kita tahu akan kualitas permainan tuan rumah yang cukup apik. Namun, berkat kematangan dan ketenangan bermain mereka mampu meraih kemenangan,” katanya.

“Saya rasa dari permainan cukup berimbang. Namun, kami lebih unggul dari pengalaman,” pungkasnya.

Disisi lain, pelatih Spenpat Hendri mengaku bangga atas perjuangan anak asuhnya. “Meski kalah, anak-anak sudah menunjukkan permainan dan semangat yang bagus. Terlihat progress permainan dari hari ke hari,” nilainya.(bir/ma/arh)

Most Read

Artikel Terbaru

/