alexametrics
31.5 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai Disita

BANJARMASIN – Puluhan kardus berisikan rokok tanpa dilekati pita cukai disita personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL), di parkir Terminal Roro Pelabuhan Trisakti,  Selasa 18/9) malam sekira pukul 00.10 Wita.

Rokok ilegal tersebut bermerek Mierah Delima. Total ada 93 kardus rokok atau 744.000 batang rokok. Terungkapnya kasus ini bermula saat personel dalam kegiatan rutin melakukan pemeriksaan terhadap setiap truk yang baru sampai ke pelabuhan.

Ketika polisi menghentikan truk DA 1014 TO di areal Terminal Roro, aparat curiga terhadap kotak cokelat bertuliskan lilin super.  “Setelah dicek, ternyata isinya rokok tanpa pita cukai. Karena barang ilegal langsung saja diamankan untuk diproses,” terang Kapolsek KPL Kompol Susilawati,  Rabu (19/9) kemarin.

Barang ilegal itu lagi-lagi tak tertera tujuan dan penerimanya yang jelas,  sehingga menghambat proses penyelidikan. Tentu jika ada pelakunya bakal terjerat pasal 54 UU RI NO 39 Tahun 2007 tentang Cukai.  “Sampai saat ini anggota masih menyelidiki  siapa pemilik barang sebenarnya,” pungkasnya.(lan)

BANJARMASIN – Puluhan kardus berisikan rokok tanpa dilekati pita cukai disita personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL), di parkir Terminal Roro Pelabuhan Trisakti,  Selasa 18/9) malam sekira pukul 00.10 Wita.

Rokok ilegal tersebut bermerek Mierah Delima. Total ada 93 kardus rokok atau 744.000 batang rokok. Terungkapnya kasus ini bermula saat personel dalam kegiatan rutin melakukan pemeriksaan terhadap setiap truk yang baru sampai ke pelabuhan.

Ketika polisi menghentikan truk DA 1014 TO di areal Terminal Roro, aparat curiga terhadap kotak cokelat bertuliskan lilin super.  “Setelah dicek, ternyata isinya rokok tanpa pita cukai. Karena barang ilegal langsung saja diamankan untuk diproses,” terang Kapolsek KPL Kompol Susilawati,  Rabu (19/9) kemarin.

Barang ilegal itu lagi-lagi tak tertera tujuan dan penerimanya yang jelas,  sehingga menghambat proses penyelidikan. Tentu jika ada pelakunya bakal terjerat pasal 54 UU RI NO 39 Tahun 2007 tentang Cukai.  “Sampai saat ini anggota masih menyelidiki  siapa pemilik barang sebenarnya,” pungkasnya.(lan)

Most Read

Artikel Terbaru

/