alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Peseban U-15 Perbaiki Kesalahan Defense dan Antisipasi Serangan Balik

BANJARMASIN – Peseban U-15 memang gagal di kompetisi Piala Menpora yang digelar di Denpasar, beberapa pekan lalu. Namun, latihan intensif kembali dilakukan untuk menghadapi kompetisi Piala Soeratin U-15 regional Kalimantan Selatan.

Tim asuhan Bambang Hermawan itu terlihat serius menjalani latihan di Lapangan Terantang Sungai Andai Banjarmasin, Selasa (18/9) sore. Utamanya memperbaiki kelemahan tim terkait pola serangan dan pertahanan. Bambang juga ingin lebih sering melakukan sparing dengan tim lokal. Supaya jam terbang para pemain lebih banyak. “Salah satu faktor penyebab kurang siapnya kami di kompetisi Piala Menpora adalah kurangnya kompetisi usia muda. Jadi mental anak-anak masih belum terasah. Kami akan menyiasatinya dengan menggelar sparring dengan tim-tim lokal agar anak-anak dapat merasakan atmosfer pertandingan secara langsung,” tuturnya.

Bambang menyoroti defense dan antisipasi serangan balik lawan. Ini aspek terlemah dalam timnya. “Hari ini materi latihan bagaimana mengatasi serangan balik dari musuh. Pemain tengah harus bisa memerankan perannya menjadi benteng pertama pertahanan tim,” tambahnya.

Timnya juga masih lemah dalam hal-hal mendasar seperti passing dan kontrol bola. Di Piala Menpora, pemainnya masih sering melakukan kesalahan itu. “Anak-anak masih sering salah passing dan lepas saat mengontrol bola. Kesalahan mendasar ini harusnya tidak boleh dilakukan. Apalagi saat kompetisi sudah berjalan,” tegasnya.

Alif Arsyadi mengakui bahwa beberapa rekannya masih sering melakukan kesalahan. Apalagi saat bermain di tingkat nasional seperti di Piala Menpora pekan lalu. Mereka seperti demam panggung saat bermain. Itu bisa saja terjadi lantaran ada beberapa pemain yang kekurangan jam terbang pertandingan. “Memang saat pertandingan kemarin sangat grogi, akhirnya salah passing dan lepas kontrol bola. Tapi kami sudah tahu kelemahan ini, tinggal memperbaikinya saat latihan,” tutupnya.(mr-151/jy/dye)

BANJARMASIN – Peseban U-15 memang gagal di kompetisi Piala Menpora yang digelar di Denpasar, beberapa pekan lalu. Namun, latihan intensif kembali dilakukan untuk menghadapi kompetisi Piala Soeratin U-15 regional Kalimantan Selatan.

Tim asuhan Bambang Hermawan itu terlihat serius menjalani latihan di Lapangan Terantang Sungai Andai Banjarmasin, Selasa (18/9) sore. Utamanya memperbaiki kelemahan tim terkait pola serangan dan pertahanan. Bambang juga ingin lebih sering melakukan sparing dengan tim lokal. Supaya jam terbang para pemain lebih banyak. “Salah satu faktor penyebab kurang siapnya kami di kompetisi Piala Menpora adalah kurangnya kompetisi usia muda. Jadi mental anak-anak masih belum terasah. Kami akan menyiasatinya dengan menggelar sparring dengan tim-tim lokal agar anak-anak dapat merasakan atmosfer pertandingan secara langsung,” tuturnya.

Bambang menyoroti defense dan antisipasi serangan balik lawan. Ini aspek terlemah dalam timnya. “Hari ini materi latihan bagaimana mengatasi serangan balik dari musuh. Pemain tengah harus bisa memerankan perannya menjadi benteng pertama pertahanan tim,” tambahnya.

Timnya juga masih lemah dalam hal-hal mendasar seperti passing dan kontrol bola. Di Piala Menpora, pemainnya masih sering melakukan kesalahan itu. “Anak-anak masih sering salah passing dan lepas saat mengontrol bola. Kesalahan mendasar ini harusnya tidak boleh dilakukan. Apalagi saat kompetisi sudah berjalan,” tegasnya.

Alif Arsyadi mengakui bahwa beberapa rekannya masih sering melakukan kesalahan. Apalagi saat bermain di tingkat nasional seperti di Piala Menpora pekan lalu. Mereka seperti demam panggung saat bermain. Itu bisa saja terjadi lantaran ada beberapa pemain yang kekurangan jam terbang pertandingan. “Memang saat pertandingan kemarin sangat grogi, akhirnya salah passing dan lepas kontrol bola. Tapi kami sudah tahu kelemahan ini, tinggal memperbaikinya saat latihan,” tutupnya.(mr-151/jy/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/