alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Selamat, Dimas dan Salma Jadi Nanang Galuh 2018

Pemilihan finalis Nanang Galuh (NaGa) Kota Banjarmasin 2018 akhirnya tandas. 12 pasang putra-putri bersaing menjadi nomor satu sebagai duta pariwisata di kota ini. Gelaran puncak tersebut berlangsung di Calamus Ballroom Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Sabtu (15/9) tadi.

Lalu, siapa pasangan beruntung? Mereka adalah Dimas Satria Hutama dan Salma. Dua-duanya berasal dari ASMI Citra Nusantara Banjarmasin. Duo ini mengalahkan sebelas pasang finalis lainnya.

Salma mengaku kaget. Tak menyangka dirinya bisa meraih penghargaan sebagai duta wisata kota ini. “Rupanya Tuhan berkata lain. Ini kehendakNya,” tuturnya dengan ramah.

Untuk pertama kalinya ikut kontes Nanang Galuh, Salma mengaku memburu potensi diri. “Mengembangkan bakat dan kemampuan diri aja niatnya,” kata dia. Tak disangka, dirinya dinobatkan menjadi Galuh.

Sementara itu, Nanang terpilih, Dimas sudah pernah ikut kontes ini tahun lalu. “Saya kalah sebelumnya, tapi Alhamdulillah sekarang sudah memetik hasilnya,” ujarnya.

Menurut Dimas, butuh perjuangan keras hingga air mata untuk sebuah gelar ini. Dua-duanya berkomitmen untuk memajukan pariwisata Kota Banjarmasin dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina memberi pesan agar NaGa tak sekadar mengandalkan tampang. Tapi, menekankan adab atau budi pekerti. “Keramahan harus diutamakan jika didapuk sebagai Duta Pariwisata Banjarmasin,” tuturnya. Lebih-lebih mampu mempromosikan dengan baik kota ini sebagai daerah berbasis wisata sungai dan smart city.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin, Muhammad Ihsan Alhaq, menyebut mereka yang terpilih bakal dilibatkan dalam banyak program pemko. Khususnya yang terkait pengembangan kepariwisataan.

Ihsan Alhaq juga mengatakan alumni NaGa bakal lebih diprioritaskan ketika melamar pekerjaan. Ini karena mereka punya segudang talenta dan mumpuni secara fisik dan intelektual. (dom/ma/nur)

Pemilihan finalis Nanang Galuh (NaGa) Kota Banjarmasin 2018 akhirnya tandas. 12 pasang putra-putri bersaing menjadi nomor satu sebagai duta pariwisata di kota ini. Gelaran puncak tersebut berlangsung di Calamus Ballroom Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Sabtu (15/9) tadi.

Lalu, siapa pasangan beruntung? Mereka adalah Dimas Satria Hutama dan Salma. Dua-duanya berasal dari ASMI Citra Nusantara Banjarmasin. Duo ini mengalahkan sebelas pasang finalis lainnya.

Salma mengaku kaget. Tak menyangka dirinya bisa meraih penghargaan sebagai duta wisata kota ini. “Rupanya Tuhan berkata lain. Ini kehendakNya,” tuturnya dengan ramah.

Untuk pertama kalinya ikut kontes Nanang Galuh, Salma mengaku memburu potensi diri. “Mengembangkan bakat dan kemampuan diri aja niatnya,” kata dia. Tak disangka, dirinya dinobatkan menjadi Galuh.

Sementara itu, Nanang terpilih, Dimas sudah pernah ikut kontes ini tahun lalu. “Saya kalah sebelumnya, tapi Alhamdulillah sekarang sudah memetik hasilnya,” ujarnya.

Menurut Dimas, butuh perjuangan keras hingga air mata untuk sebuah gelar ini. Dua-duanya berkomitmen untuk memajukan pariwisata Kota Banjarmasin dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina memberi pesan agar NaGa tak sekadar mengandalkan tampang. Tapi, menekankan adab atau budi pekerti. “Keramahan harus diutamakan jika didapuk sebagai Duta Pariwisata Banjarmasin,” tuturnya. Lebih-lebih mampu mempromosikan dengan baik kota ini sebagai daerah berbasis wisata sungai dan smart city.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin, Muhammad Ihsan Alhaq, menyebut mereka yang terpilih bakal dilibatkan dalam banyak program pemko. Khususnya yang terkait pengembangan kepariwisataan.

Ihsan Alhaq juga mengatakan alumni NaGa bakal lebih diprioritaskan ketika melamar pekerjaan. Ini karena mereka punya segudang talenta dan mumpuni secara fisik dan intelektual. (dom/ma/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/