alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Bekali Mahasiswa dengan Keterampilan

BANJAMRASIN – Persaingan dalam mencari kerja di era sekarang sudah kian ketat. Agar dapat mulus bersaing, diperlukan keterampilan lebih. Itulah yang dilakukan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin.

“Kami berusaha membekali semua mahasiswa dengan keterampilan di bidang ilmu di kampus ini,” kata Ketua STIMI Banjarmasin, Dr Titien Agustina, usai Yudisium Sarjana Strata I, Sabtu (15/9).

Keterampilan yang didapat alumni selama menimba ilmu di kampus dapat mereka terapkan. Persaingan tenaga kerja semakin sengit ditambah lagi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) membuat tenaga kerja Indonesia akan bersaing ketat dengan tenaga kerja asing.

Untuk masuk ke bursa kerja, perusahaan atau suatu lembaga tidak hanya melihat pada predikat seseorang. Melainkan harus ada nilai lebih. Skill tersebut meliputi kemampuan bahasa asing, bisa padu dan menyatu dengan orang asing yang berbeda budaya, dan punya sensitivitas terhadap nilai budaya.
Misalnya keterampilan bahasa dan komputer atau keahlian lainnya. Itu yang akan mendukung karir seseorang ke depan. “Orang yang memiliki nilai plus atau skill akan menjadi pendukung kesuksesan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, sudah banyak alumni STIMI Banjarmasin yang sukses dalamberkarir. Ada yang menjadi pengusaha atau di pemerintahan. Sementara pada Yudisium ini kampus yang terletak di Jalan Kuripan, Banjarmasin Timur ini pada dies natalis ke 34 dan wisuda ke 28 ini akan meluluskan sebanyak 102 orang. 40 persen diantaranya, mendapatkan nilai cum laude. (gmp)

BANJAMRASIN – Persaingan dalam mencari kerja di era sekarang sudah kian ketat. Agar dapat mulus bersaing, diperlukan keterampilan lebih. Itulah yang dilakukan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin.

“Kami berusaha membekali semua mahasiswa dengan keterampilan di bidang ilmu di kampus ini,” kata Ketua STIMI Banjarmasin, Dr Titien Agustina, usai Yudisium Sarjana Strata I, Sabtu (15/9).

Keterampilan yang didapat alumni selama menimba ilmu di kampus dapat mereka terapkan. Persaingan tenaga kerja semakin sengit ditambah lagi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) membuat tenaga kerja Indonesia akan bersaing ketat dengan tenaga kerja asing.

Untuk masuk ke bursa kerja, perusahaan atau suatu lembaga tidak hanya melihat pada predikat seseorang. Melainkan harus ada nilai lebih. Skill tersebut meliputi kemampuan bahasa asing, bisa padu dan menyatu dengan orang asing yang berbeda budaya, dan punya sensitivitas terhadap nilai budaya.
Misalnya keterampilan bahasa dan komputer atau keahlian lainnya. Itu yang akan mendukung karir seseorang ke depan. “Orang yang memiliki nilai plus atau skill akan menjadi pendukung kesuksesan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, sudah banyak alumni STIMI Banjarmasin yang sukses dalamberkarir. Ada yang menjadi pengusaha atau di pemerintahan. Sementara pada Yudisium ini kampus yang terletak di Jalan Kuripan, Banjarmasin Timur ini pada dies natalis ke 34 dan wisuda ke 28 ini akan meluluskan sebanyak 102 orang. 40 persen diantaranya, mendapatkan nilai cum laude. (gmp)

Most Read

Artikel Terbaru

/