alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Hampir Separo, 3.010 Pemilih Ganda di Banjarmasin Dicoret

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin telah merampungkan DPT-HP (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan). Hasilnya, 3.010 pemilih dicoret. Lantaran terbukti sebagai data ganda.

“Awalnya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) melaporkan data ganda sebanyak 6.542 pemilih, tapi setelah diverifikasi, tidak sebanyak itu,” kata Ketua KPU Banjarmasin, Khairunnizan, kemarin (14/9).

Aduan tersebut menjadi modal bagi KPU untuk melaksanakan verifikasi faktual atas data yang terduga ganda. “Setelah kami cermati bersama Bawaslu, akhirnya hampir separo kami coret karena memang terbukti ganda,” imbuhnya.

Pemilih ganda adalah istilah untuk menyebut seorang pemilih yang terdaftar pada dua TPS (Tempat Pemungutan Suara) atau bahkan lebih. Data ganda lazim muncul akibat perpindahan penduduk yang tidak terdeteksi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.

Pemilih ganda bisa terdeteksi melalui laman situs Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih) milik KPU RI. Untuk lingkup Kalsel, terdeteksi adanya 39 ribu pemilih ganda.

Dengan pencoretan tersebut, DPT-HP kini menyatakan jumlah pemilih di Banjarmasin totalnya mencapai 420.382 pemilih. Data ini disahkan dalam rapat pleno pada Kamis (13/9) sore.

Sementara di level provinsi sendiri baru digelar kemarin. “Sudah sesuai jadwal. Kota memang harus bergerak lebih cepat. Setelah kota, kabupaten dan provinsi rampung, menyusul pleno di level nasional,” pungkas Kharunnizan.

KPU pusat sendiri baru akan merampungkan DPT nasional pada besok hari (16/9). Menunggu semua kabupaten, kota, dan provinsi melaporkan hasil pencoretan pemilih gandanya.

Sebagai perbandingan, pada Juli lalu, KPU merilis DPS-HP (Daftar Pemilih Sementara) dengan mencatatkan 428.851 pemilih. Setelah diverifikasi, berkurang pada DPT menjadi 423.392 pemilih.

Kurang lebih, sudah delapan ribu pemilih asal Banjarmasin yang telah dicoret KPU. Dengan berbagai faktor, seperti pemilih ganda, pemilih yang telah pindah keluar daerah, atau sudah meninggal dunia. (fud/at/nur)

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin telah merampungkan DPT-HP (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan). Hasilnya, 3.010 pemilih dicoret. Lantaran terbukti sebagai data ganda.

“Awalnya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) melaporkan data ganda sebanyak 6.542 pemilih, tapi setelah diverifikasi, tidak sebanyak itu,” kata Ketua KPU Banjarmasin, Khairunnizan, kemarin (14/9).

Aduan tersebut menjadi modal bagi KPU untuk melaksanakan verifikasi faktual atas data yang terduga ganda. “Setelah kami cermati bersama Bawaslu, akhirnya hampir separo kami coret karena memang terbukti ganda,” imbuhnya.

Pemilih ganda adalah istilah untuk menyebut seorang pemilih yang terdaftar pada dua TPS (Tempat Pemungutan Suara) atau bahkan lebih. Data ganda lazim muncul akibat perpindahan penduduk yang tidak terdeteksi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.

Pemilih ganda bisa terdeteksi melalui laman situs Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih) milik KPU RI. Untuk lingkup Kalsel, terdeteksi adanya 39 ribu pemilih ganda.

Dengan pencoretan tersebut, DPT-HP kini menyatakan jumlah pemilih di Banjarmasin totalnya mencapai 420.382 pemilih. Data ini disahkan dalam rapat pleno pada Kamis (13/9) sore.

Sementara di level provinsi sendiri baru digelar kemarin. “Sudah sesuai jadwal. Kota memang harus bergerak lebih cepat. Setelah kota, kabupaten dan provinsi rampung, menyusul pleno di level nasional,” pungkas Kharunnizan.

KPU pusat sendiri baru akan merampungkan DPT nasional pada besok hari (16/9). Menunggu semua kabupaten, kota, dan provinsi melaporkan hasil pencoretan pemilih gandanya.

Sebagai perbandingan, pada Juli lalu, KPU merilis DPS-HP (Daftar Pemilih Sementara) dengan mencatatkan 428.851 pemilih. Setelah diverifikasi, berkurang pada DPT menjadi 423.392 pemilih.

Kurang lebih, sudah delapan ribu pemilih asal Banjarmasin yang telah dicoret KPU. Dengan berbagai faktor, seperti pemilih ganda, pemilih yang telah pindah keluar daerah, atau sudah meninggal dunia. (fud/at/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/