alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Kaum Difabel Tuntut Kesetaraan

BANJARMASIN – Penyandang disabilitas bukan hanya membutuhkan belas kasih, tapi lebih dari itu. Mereka mendesak pemerintah daerah memberikan hak mendapatkan fasilitas publik, pendidikan, dan kesempatan lapangan pekerjaan.

Itulah yang disampaikan Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kalsel, Rifki Azka Mangkusari dengan bahasa isyarat ketika bertemu dengan anggota DPRD Kalsel, kemarin (14/9). “Yang diperlukan oleh teman-teman difabel adalah kesempatan yang sama untuk berkarya dan bekerja,” kata Sintia Subhan menerjemahkan bahasa isyarat dari Rifki.

Menurut Rifki, meski memiliki kekurangan secara fisik, tapi sebagian besar penyandang difabel mempunyai kemampuan khusus di atas rata-rata. Namun nyatanya sampai saat ini kehadiran kaum difabel masih terpinggirkan. Sebagian besar memiliki keterampilan seperti ahli mekanik, menjahit, teknologi, tapi sayangnya kelebihan itu tidak pernah dilirik. Tidak hanya itu, sudah banyak rekan-rekan difabel yang mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga. Mulai tingkat daerah sampai nasional.  “Tapi, masih jarang mendapat apresiasi dari pemerintah,” katanya.

Ketua Pansus Raperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Disabilitas, Zulfa Asma Vikra di hadapan puluhan difabel yang menemuinya menyatakan siap mengakomodir aspirasi tersebut. “Aspirasi ini menjadi pertimbangan masuk dalam revisi payung hukum yang saat ini masih dalam penggodokan di dewan,” jelasnya.

Sebagai wakil rakyat berkewajiban untuk memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas tersebut sesuai prosedur serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun tuntutan yang diinginkan antara lain pelayanan standarisasi disabilitas di Kalsel, jaminan kesehatan khusus, akses pendidikan, serta pelaksanaan UU Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. “Kami berharap pembahasan Raperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas di Kalsel segera rampung, dan bisa secepatnya menjadi perda,” katanya.(gmp/az/dye)

BANJARMASIN – Penyandang disabilitas bukan hanya membutuhkan belas kasih, tapi lebih dari itu. Mereka mendesak pemerintah daerah memberikan hak mendapatkan fasilitas publik, pendidikan, dan kesempatan lapangan pekerjaan.

Itulah yang disampaikan Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kalsel, Rifki Azka Mangkusari dengan bahasa isyarat ketika bertemu dengan anggota DPRD Kalsel, kemarin (14/9). “Yang diperlukan oleh teman-teman difabel adalah kesempatan yang sama untuk berkarya dan bekerja,” kata Sintia Subhan menerjemahkan bahasa isyarat dari Rifki.

Menurut Rifki, meski memiliki kekurangan secara fisik, tapi sebagian besar penyandang difabel mempunyai kemampuan khusus di atas rata-rata. Namun nyatanya sampai saat ini kehadiran kaum difabel masih terpinggirkan. Sebagian besar memiliki keterampilan seperti ahli mekanik, menjahit, teknologi, tapi sayangnya kelebihan itu tidak pernah dilirik. Tidak hanya itu, sudah banyak rekan-rekan difabel yang mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga. Mulai tingkat daerah sampai nasional.  “Tapi, masih jarang mendapat apresiasi dari pemerintah,” katanya.

Ketua Pansus Raperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Disabilitas, Zulfa Asma Vikra di hadapan puluhan difabel yang menemuinya menyatakan siap mengakomodir aspirasi tersebut. “Aspirasi ini menjadi pertimbangan masuk dalam revisi payung hukum yang saat ini masih dalam penggodokan di dewan,” jelasnya.

Sebagai wakil rakyat berkewajiban untuk memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas tersebut sesuai prosedur serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun tuntutan yang diinginkan antara lain pelayanan standarisasi disabilitas di Kalsel, jaminan kesehatan khusus, akses pendidikan, serta pelaksanaan UU Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. “Kami berharap pembahasan Raperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas di Kalsel segera rampung, dan bisa secepatnya menjadi perda,” katanya.(gmp/az/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/