alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Sutarto Hadi Bertekad Bawa ULM Semakin Maju dan Berkembang

BANJARMASIN – Sutarto Hadi kembali menjabat sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat untuk periode kedua. Dalam pemilihan yang dilangsungkan di aula Rektorat ULM, Rabu (12/9) kemarin, petahana ini memuncaki perolehan suara dari dua kompetitornya dengan cukup signifikan.

Sutarto berhasil mengumpulkan 59 suara. Sementara pesaing terdekatnya, Zairin Noor hanya mampu beroleh 23 suara. Di posisi ketiga Hadin Muhjad dengan 7 suara.

Perolehan suara ini adalah akumulasi dari formula dukungan Pilrek yang terbagi dalam 65 persen suara senat dan 35 persen suara Menristekdikti Prof Mohamad Nasir.

Hal ini menandakan profesor Ilmu Matematika lulusan Belanda ini masih mendapat kepercayaan penuh dari sivitas akademika dan Menristekdikti Mohamad Nasir, untuk memimpin kampus tertua di Kalimantan ini.

“Saya sejak awal percaya Menteri akan mempertimbangkan hasil yang sudah dicapai selama ini,” ucap Sutarto yang pada pemilihan di tingkat senat beberapa bulan sebelumnya, juga unggul jauh dari dua pesaingnya.

“Alhamdulillah. Yang pasti hasil ini sebagai pemicu saya untuk terus membawa ULM semakin maju dan berkembang,” tutur Sutarto yang segera dibanjiri ucapan selamat melalui ponselnya begitu dia dipastikan kembali memimpin ULM dalam empat tahun ke depan.

Pria kelahiran Banjarmasin ini mengatakan segera akan merangkul bekas pesaingnya dalam kontestasi ini demi mewujudkan cita-cita ULM menjadi universitas terkemuka dan berdaya saing.

Pemilihan Rektor ULM sendiri berjalan tertutup. Tiap sudut jalan menuju Aula Rektorat ULM di lantai tiga yang menjadi tempat pemilihan rektor, dijaga ketat oleh keamanan kampus. Akses masuk diportal dengan kursi panjang. Siapapun yang tak berkepentingan dihalau keluar. Terlebih awak media yang sejak pagi sudah melakukan tugas liputan. Wartawan baru dipersilakan masuk usai pemilihan sekitar pukul 12.00 Wita

Di dalam aula, hanya terlihat Ketua Senat ULM Prof Gusti Muhammad Hatta di panggung utama. Dia didampingi Ketua Panitia Pilrek ULM 2018-2022, dr Rosihan Adani. Kepada awak media, keduanya bersyukur Pilrek ULM berjalan damai. “Alhamdulillah sudah terlaksana dan sukses. Meski sempat tertunda karena menunggu rekam jejak tiga kandidat dari kementerian dan BIN,” ucap Hatta.

Pemilihan rektor kali ini sebutnya berjalan baik. Pasalnya semua kandidat dinilai terlebih dahulu rekam jejak mereka agar ketika menjadi pemimpin nanti tetap berada di koridor kebangsaan. mengenai adanya penundaan, dia mengatakan itu tak begitu berpengaruh. “Sempat terlambat karena Pilrek kali ini berbarengan dengan Pilrek dari perguruan tinggi lain,” ujar mantan Menteri Lingkungan Hidup itu.

Hasil pemilihan rektor kemarin ditambahkan Rosihan, akan secepatnya dikirim ke Kemenristekdikti untuk ditetapkan. Pelantikan rektor terpilih akan dilakukan paling lambat tanggal 19 September 2018. Pasalnya, jabatan Sutarto berakhir pada tanggal tersebut. “Tugas kami sampai disini. Pelantikan tinggal dijadwalkan oleh Kementerian,” terang Rosihan.

Sementara, Zairin Noor yang sempat disambangi awak media mengaku legawa atas hasil pada Pilrek tahun ini. “Mungkin Allah SWT menghendaki keputusan yang terbaik untuk aku dan ULM, aku tidak terpilih jadi Rektor ULM, suara menteri full ke Incumbent,” ucapnya.

Pesain lain, Hadin Muhjad tak terlihat wartawan dalam Pilrek kemarin. Dia disebutkan sebut sempat buru-buru keluar. Dikonfirmasi soal hasil melalui WhatsApp, Hadin tak memberikan jawaban. (mof/ay/ran)

BANJARMASIN – Sutarto Hadi kembali menjabat sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat untuk periode kedua. Dalam pemilihan yang dilangsungkan di aula Rektorat ULM, Rabu (12/9) kemarin, petahana ini memuncaki perolehan suara dari dua kompetitornya dengan cukup signifikan.

Sutarto berhasil mengumpulkan 59 suara. Sementara pesaing terdekatnya, Zairin Noor hanya mampu beroleh 23 suara. Di posisi ketiga Hadin Muhjad dengan 7 suara.

Perolehan suara ini adalah akumulasi dari formula dukungan Pilrek yang terbagi dalam 65 persen suara senat dan 35 persen suara Menristekdikti Prof Mohamad Nasir.

Hal ini menandakan profesor Ilmu Matematika lulusan Belanda ini masih mendapat kepercayaan penuh dari sivitas akademika dan Menristekdikti Mohamad Nasir, untuk memimpin kampus tertua di Kalimantan ini.

“Saya sejak awal percaya Menteri akan mempertimbangkan hasil yang sudah dicapai selama ini,” ucap Sutarto yang pada pemilihan di tingkat senat beberapa bulan sebelumnya, juga unggul jauh dari dua pesaingnya.

“Alhamdulillah. Yang pasti hasil ini sebagai pemicu saya untuk terus membawa ULM semakin maju dan berkembang,” tutur Sutarto yang segera dibanjiri ucapan selamat melalui ponselnya begitu dia dipastikan kembali memimpin ULM dalam empat tahun ke depan.

Pria kelahiran Banjarmasin ini mengatakan segera akan merangkul bekas pesaingnya dalam kontestasi ini demi mewujudkan cita-cita ULM menjadi universitas terkemuka dan berdaya saing.

Pemilihan Rektor ULM sendiri berjalan tertutup. Tiap sudut jalan menuju Aula Rektorat ULM di lantai tiga yang menjadi tempat pemilihan rektor, dijaga ketat oleh keamanan kampus. Akses masuk diportal dengan kursi panjang. Siapapun yang tak berkepentingan dihalau keluar. Terlebih awak media yang sejak pagi sudah melakukan tugas liputan. Wartawan baru dipersilakan masuk usai pemilihan sekitar pukul 12.00 Wita

Di dalam aula, hanya terlihat Ketua Senat ULM Prof Gusti Muhammad Hatta di panggung utama. Dia didampingi Ketua Panitia Pilrek ULM 2018-2022, dr Rosihan Adani. Kepada awak media, keduanya bersyukur Pilrek ULM berjalan damai. “Alhamdulillah sudah terlaksana dan sukses. Meski sempat tertunda karena menunggu rekam jejak tiga kandidat dari kementerian dan BIN,” ucap Hatta.

Pemilihan rektor kali ini sebutnya berjalan baik. Pasalnya semua kandidat dinilai terlebih dahulu rekam jejak mereka agar ketika menjadi pemimpin nanti tetap berada di koridor kebangsaan. mengenai adanya penundaan, dia mengatakan itu tak begitu berpengaruh. “Sempat terlambat karena Pilrek kali ini berbarengan dengan Pilrek dari perguruan tinggi lain,” ujar mantan Menteri Lingkungan Hidup itu.

Hasil pemilihan rektor kemarin ditambahkan Rosihan, akan secepatnya dikirim ke Kemenristekdikti untuk ditetapkan. Pelantikan rektor terpilih akan dilakukan paling lambat tanggal 19 September 2018. Pasalnya, jabatan Sutarto berakhir pada tanggal tersebut. “Tugas kami sampai disini. Pelantikan tinggal dijadwalkan oleh Kementerian,” terang Rosihan.

Sementara, Zairin Noor yang sempat disambangi awak media mengaku legawa atas hasil pada Pilrek tahun ini. “Mungkin Allah SWT menghendaki keputusan yang terbaik untuk aku dan ULM, aku tidak terpilih jadi Rektor ULM, suara menteri full ke Incumbent,” ucapnya.

Pesain lain, Hadin Muhjad tak terlihat wartawan dalam Pilrek kemarin. Dia disebutkan sebut sempat buru-buru keluar. Dikonfirmasi soal hasil melalui WhatsApp, Hadin tak memberikan jawaban. (mof/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/