alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Salah Undangan, Mahasiswa Batalkan Pertemuan Dengan Dewan

BANJARMASIN – Rencana pertemuan anggota DPRD Kalsel dengan kelompok mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi mengenai anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar gagal. Alasannya, mahasiswa kecewa yang diundang hanya Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI),  bukan Aliansi Mahasiswa Kalsel.

“Seluruh kawan-kawan bersepakat tidak hadir karena kecewa dengan surat yang disampaikan,” begitu isi pesan WhatsApp dari koordinator aksi,  Sigit kepada awak media, kemarin (12/9) siang.

Seharusnya,  tulis Sigit, surat itu tidak hanya ditujukan kepada KAMMI saja,  melainkan secara keseluruhan. Itu sesuai dengan surat yang ditulis ketika aksi,  Senin (10/9) lalu dan janji dari Sekretaris Dewan (Sekwan) sebelumnya. “Harusnya ditujukan kepada kawan-kawan Aliansi Mahasiswa,” katanya.

Untuk aksi lanjutan, terang Sigit, kawan-kawan mahasiswa masih belum membicarakan. Tapi pihaknya berharap nantinya jika mereka melakukan aksi, ada anggota dewan yang mau menemui. “Aksi lanjutan masih kami konsolidasikan,” ujarnya.

Kepala Bagian Persidangan Sekwan DPRD Kalsel , Muhammad Zaini  mengatakan pihaknya sudah menyiapkan ruang pertemuan. Bahkan dari Komisi II yang membidangi masalah ekonomi, dari Biro Ekonomi Provinsi Kalsel, perwakilan dari Bank Indonesia wilayah Kalsel juga sudah hadir.

“Namun para mahasiswa membatalkan audiensi dengan alasan kecewa, karena undangannya hanya ditujukan kepada KAMMI saja,  bukan aliansi mahasiswa,” katanya.

Zaini menilai alasan pembatalan tidak substansial. Karena surat awal yang diterima Sekretariat Dewan (Setwan) dari KAMMI, maka surat balasannya juga ditujukan ke KAMMI. “Secara administratif Setwan sudah menjalankan sesuai prosedur,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Suwardi Sarlan meyakinkan pihaknya bisa menyiapkan waktu jika mahasiswa ingin bertemu. Seperti hari ini (kemarin, Red), rencana pertemuan dengan mitra kerja Komisi II yang sudah terjadwal terpaksa diundur. “Intinya kita menunggu permintaan mereka,” ucapnya. (gmp)

BANJARMASIN – Rencana pertemuan anggota DPRD Kalsel dengan kelompok mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi mengenai anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar gagal. Alasannya, mahasiswa kecewa yang diundang hanya Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI),  bukan Aliansi Mahasiswa Kalsel.

“Seluruh kawan-kawan bersepakat tidak hadir karena kecewa dengan surat yang disampaikan,” begitu isi pesan WhatsApp dari koordinator aksi,  Sigit kepada awak media, kemarin (12/9) siang.

Seharusnya,  tulis Sigit, surat itu tidak hanya ditujukan kepada KAMMI saja,  melainkan secara keseluruhan. Itu sesuai dengan surat yang ditulis ketika aksi,  Senin (10/9) lalu dan janji dari Sekretaris Dewan (Sekwan) sebelumnya. “Harusnya ditujukan kepada kawan-kawan Aliansi Mahasiswa,” katanya.

Untuk aksi lanjutan, terang Sigit, kawan-kawan mahasiswa masih belum membicarakan. Tapi pihaknya berharap nantinya jika mereka melakukan aksi, ada anggota dewan yang mau menemui. “Aksi lanjutan masih kami konsolidasikan,” ujarnya.

Kepala Bagian Persidangan Sekwan DPRD Kalsel , Muhammad Zaini  mengatakan pihaknya sudah menyiapkan ruang pertemuan. Bahkan dari Komisi II yang membidangi masalah ekonomi, dari Biro Ekonomi Provinsi Kalsel, perwakilan dari Bank Indonesia wilayah Kalsel juga sudah hadir.

“Namun para mahasiswa membatalkan audiensi dengan alasan kecewa, karena undangannya hanya ditujukan kepada KAMMI saja,  bukan aliansi mahasiswa,” katanya.

Zaini menilai alasan pembatalan tidak substansial. Karena surat awal yang diterima Sekretariat Dewan (Setwan) dari KAMMI, maka surat balasannya juga ditujukan ke KAMMI. “Secara administratif Setwan sudah menjalankan sesuai prosedur,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Suwardi Sarlan meyakinkan pihaknya bisa menyiapkan waktu jika mahasiswa ingin bertemu. Seperti hari ini (kemarin, Red), rencana pertemuan dengan mitra kerja Komisi II yang sudah terjadwal terpaksa diundur. “Intinya kita menunggu permintaan mereka,” ucapnya. (gmp)

Most Read

Artikel Terbaru

/