alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Sutarto: Siapapun Rektornya, Mari Bangun ULM Bersama-Sama

BANJARMASIN – Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2018-2022 dijadwalkan digelar besok (12/9), di Rektorat ULM Banjarmasin.

Agenda pemilihan rektor sendiri sempat molor dari jadwal yang ditetapkan pada 20 Juli lalu. Hal ini karena rekomendasi dan hasil rekam jejak dari Dirjen Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Badan Intelijen Negara (BIN) belum didapat. Rekomendasi baru didapat panitia pada 14 Agustus lalu. Namun, lagi-lagi tertunda, karena menunggu Menristekdikti, Prof Mohamad Nasir, pulang dari ibadah haji di Tanah Suci Mekah.

Rektor ULM Prof Sutarto Hadi membeberkan tidak seperti empat tahun lalu, tahun ini prosesnya memang memakan waktu lama. “Alhamdulillah puncak Pilrek sudah didapat, yakni Rabu nanti,” ujar Sutarto usai menerima tamu profesor dari Nihon University, Jepang di Aula Rektorat ULM, Senin (10/9) kemarin.

Seperti diketahui, ada tiga kandidat yang akan memperebutkan suara Senat dan Kemenristekdikti besok, selain Sutarto sebagai calon petahana, ada nama Prof Zairin Noor, dan Prof HM Hadin Muhjad. Besok, penentuan memperebutkan 91 suara dengan komposisi 65 persen menjadi jatah Senat ULM dan 35 persen suara Menristekdikti.

Menurut Sutarto, siapapun yang terpilih nanti adalah orang yang terbaik dan akan membawa kemajuan bagi ULM. Dia menyebut, ketiga kandidat rektor merupakan sosok yang terbaik. Dirinya berharap, pada Pilrek besok berjalan tertib dan aman.

“Semua terbaik. Tentunya, membangun ULM harus bersama-sama dan tak mungkin bisa maju tanpa dukungan civitas akademika baik itu para akademisi, pegawai di lingkungan ULM, mahasiswa, hingga para alumni,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada rapat senat penyaringan lalu, Sutarto mendapat suara mayoritas senat sebanyak 31 suara. Dia dibayangi Prof Zairin Noor Helmi dengan perolehan 17 suara senat, sementara calon ketiga, Prof Hadin Muhjad hanya mendapat 9 suara senat. (mof/ay/ran)

BANJARMASIN – Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2018-2022 dijadwalkan digelar besok (12/9), di Rektorat ULM Banjarmasin.

Agenda pemilihan rektor sendiri sempat molor dari jadwal yang ditetapkan pada 20 Juli lalu. Hal ini karena rekomendasi dan hasil rekam jejak dari Dirjen Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Badan Intelijen Negara (BIN) belum didapat. Rekomendasi baru didapat panitia pada 14 Agustus lalu. Namun, lagi-lagi tertunda, karena menunggu Menristekdikti, Prof Mohamad Nasir, pulang dari ibadah haji di Tanah Suci Mekah.

Rektor ULM Prof Sutarto Hadi membeberkan tidak seperti empat tahun lalu, tahun ini prosesnya memang memakan waktu lama. “Alhamdulillah puncak Pilrek sudah didapat, yakni Rabu nanti,” ujar Sutarto usai menerima tamu profesor dari Nihon University, Jepang di Aula Rektorat ULM, Senin (10/9) kemarin.

Seperti diketahui, ada tiga kandidat yang akan memperebutkan suara Senat dan Kemenristekdikti besok, selain Sutarto sebagai calon petahana, ada nama Prof Zairin Noor, dan Prof HM Hadin Muhjad. Besok, penentuan memperebutkan 91 suara dengan komposisi 65 persen menjadi jatah Senat ULM dan 35 persen suara Menristekdikti.

Menurut Sutarto, siapapun yang terpilih nanti adalah orang yang terbaik dan akan membawa kemajuan bagi ULM. Dia menyebut, ketiga kandidat rektor merupakan sosok yang terbaik. Dirinya berharap, pada Pilrek besok berjalan tertib dan aman.

“Semua terbaik. Tentunya, membangun ULM harus bersama-sama dan tak mungkin bisa maju tanpa dukungan civitas akademika baik itu para akademisi, pegawai di lingkungan ULM, mahasiswa, hingga para alumni,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada rapat senat penyaringan lalu, Sutarto mendapat suara mayoritas senat sebanyak 31 suara. Dia dibayangi Prof Zairin Noor Helmi dengan perolehan 17 suara senat, sementara calon ketiga, Prof Hadin Muhjad hanya mendapat 9 suara senat. (mof/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/