alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Resmi, Tahun ini Tak Ada Jatah bagi Honorer di Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel tahun ini mengusulkan sebanyak 878 orang untuk mengisi formasi CPNS. Sayangnya, usulan tersebut harus berkurang separuhnya. Kemenpan RB memangkas menjadi sekitar 400 orang lebih saja.

Diterangkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Perkasa Alam, berkurangnya usulan Pemprov karena, pemerintah pusat menyesuaikan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun.

Perkasa belum bisa membeberkan formasi apa yang akan diperebutkan nanti. Pasalnya, ada sejumlah formasi yang harus direvisi dan harus disampaikan ke Kemenpan RB untuk dilakukan perbaikan. Diungkapkannya, Kemenpan RB menunggu revisi tersebut hingga 14 September mendatang.

Selentingan formasi yang disediakan oleh pemerintah pada rekretumen CPNS tahun ini meliputi tenaga kesehatan, tenaga kependidikan, pekerja sosial, hingga pekerja teknis lain. “Kami belum bisa mengungkapkan formasi detailnya, termasuk jumlah per formasi,” kata Perkasa kemarin.

Dia memberi alasan, jadwal rinci jumlah tiap formasi akan diumumkan secara nasional pada 19 September mendatang, usai semua daerah menyampaikan revisi ke pemerintah pusat. Perkasa Mantan Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel itu memberi contoh revisi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Seperti tak sesuainya disiplin ilmu di salah satu formasi. Yang seharusnya S1 namun, hanya diisi oleh lulusan D3. “Seperti ini yang harus diperbaiki. Itulah kenapa tak bisa disampaikan saat ini,” tambahnya.

Meski demikian, dirinya memastikan Kalsel tak ketinggalan pada rekrutmen CPNS tahun ini. Pasalnya dari 500 lebih kabupaten dan kota se Indonesia. Kalsel termasuk 82 daerah yang sudah menyerahkan formasi ke Kemenpan RB.

Di sisi lain, Perkasa menegaskan, tahun ini rekrutmen CPNS bagi honorer K2 di Pemprov Kalsel dipastikan tertutup atau tak dapat jatah formasi. Baik tenaga kependidikan maupun kesehatan. Diterangkannya, usia para honorer K2 di Pemprov Kalsel melebihi aturan yang dikeluarkan oleh Kemenpan RB. Yakni usia minimal 35 tahun. “Tak ada satupun jatah formasi bagi honorer K2 di Pemprov Kalsel,” sebutnya.

Dia mengakui, para honorer K2 di Pemprov Kalsel, usianya bahkan ada yang di atas 40 tahun. Maklum saja, rekrutmen honorer K2 sendiri dilakukan pada tahun 2005 silam. Tak hanya di Pemprov Kalsel sebutnya, dari sekitar 428 ribu honorer K2 se Indonesia, hanya 37 ribu yang bisa ikut tes. “Tak hanya di Pemprov Kalsel. di daerah lain pun demikian. Rata-rata usia mereka sudah di atas 35 tahun,” tandasnya. (mof/ay/ran)

Pemprov Kalsel tahun ini mengusulkan sebanyak 878 orang untuk mengisi formasi CPNS. Sayangnya, usulan tersebut harus berkurang separuhnya. Kemenpan RB memangkas menjadi sekitar 400 orang lebih saja.

Diterangkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Perkasa Alam, berkurangnya usulan Pemprov karena, pemerintah pusat menyesuaikan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun.

Perkasa belum bisa membeberkan formasi apa yang akan diperebutkan nanti. Pasalnya, ada sejumlah formasi yang harus direvisi dan harus disampaikan ke Kemenpan RB untuk dilakukan perbaikan. Diungkapkannya, Kemenpan RB menunggu revisi tersebut hingga 14 September mendatang.

Selentingan formasi yang disediakan oleh pemerintah pada rekretumen CPNS tahun ini meliputi tenaga kesehatan, tenaga kependidikan, pekerja sosial, hingga pekerja teknis lain. “Kami belum bisa mengungkapkan formasi detailnya, termasuk jumlah per formasi,” kata Perkasa kemarin.

Dia memberi alasan, jadwal rinci jumlah tiap formasi akan diumumkan secara nasional pada 19 September mendatang, usai semua daerah menyampaikan revisi ke pemerintah pusat. Perkasa Mantan Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel itu memberi contoh revisi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Seperti tak sesuainya disiplin ilmu di salah satu formasi. Yang seharusnya S1 namun, hanya diisi oleh lulusan D3. “Seperti ini yang harus diperbaiki. Itulah kenapa tak bisa disampaikan saat ini,” tambahnya.

Meski demikian, dirinya memastikan Kalsel tak ketinggalan pada rekrutmen CPNS tahun ini. Pasalnya dari 500 lebih kabupaten dan kota se Indonesia. Kalsel termasuk 82 daerah yang sudah menyerahkan formasi ke Kemenpan RB.

Di sisi lain, Perkasa menegaskan, tahun ini rekrutmen CPNS bagi honorer K2 di Pemprov Kalsel dipastikan tertutup atau tak dapat jatah formasi. Baik tenaga kependidikan maupun kesehatan. Diterangkannya, usia para honorer K2 di Pemprov Kalsel melebihi aturan yang dikeluarkan oleh Kemenpan RB. Yakni usia minimal 35 tahun. “Tak ada satupun jatah formasi bagi honorer K2 di Pemprov Kalsel,” sebutnya.

Dia mengakui, para honorer K2 di Pemprov Kalsel, usianya bahkan ada yang di atas 40 tahun. Maklum saja, rekrutmen honorer K2 sendiri dilakukan pada tahun 2005 silam. Tak hanya di Pemprov Kalsel sebutnya, dari sekitar 428 ribu honorer K2 se Indonesia, hanya 37 ribu yang bisa ikut tes. “Tak hanya di Pemprov Kalsel. di daerah lain pun demikian. Rata-rata usia mereka sudah di atas 35 tahun,” tandasnya. (mof/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/