alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Rogoh Kocek Ratusan Juta, Disperkim Jamin Lukisan Trotoar Berumur Panjang

BANJARBARU – Agar tak bernasib sama dengan proyek lukisan tiga dimensi sebelumnya, yang hanya berumur beberapa bulan. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Banjarbaru, nampaknya harus lebih ketat mengawasi lukisan baru yang kini sedang dikerjakan di trotoar Taman Van Der Pijl.

Sebab, lukisan yang menggunakan dana sebesar Rp198 juta itu akan sering diinjak-injak. Lantaran, menggunakan media trotoar yang selalu dilintasi oleh para pejalan kaki.

Meski bakal sering diinjak, Kasi Pertamanan Disperkim Banjarbaru, Jainah Muchran memastikan lukisan akan berumur panjang. Karena, mereka menggunakan cat eksterior dengan mutu yang terbaik. “Selain itu, nanti ada empat pekerja yang akan rutin membersihkannya menggunakan sikat. Supaya, catnya awet,” katanya.

Dia mengungkapkan, motif yang dilukis di sepanjang trotoar sendiri ialah berupa gambar tematik. Seperti, bunga karamunting, ikan haruan atau gabus, koi, burung enggang dan kupu-kupu. “Juga ada keindahan alam berbentuk tiga dimensi,” ungkapnya.

Sementara itu, pemegang proyek yang juga seniman di Banjarbaru, Sulistyono menuturkan bahwa motif-motif yang dilukis di trotoar tersebut kebanyakan menonjolkan tema Banjar. “Sebenarnya ini campuran juga, karena ‘kan Banjarbaru kota urban. Namun dasarnya tetap motif-motif Banjar seperti ikan haruan dan bunga karamunting,” ucapnya.

Kemudian mengenai konsep tiga dimensinya, menurutnya nanti akan tampak terasa nyata apabila dijepret dengan angle yang pas. “Ada yang tiga dimensinya nampak kolam dengan ikan. Terus ada juga yang seperti lava, nanti kalau sudah selesai bakal kelihatan lebih jelas,” ujarnya.

Dia memperkirakan, proyek lukisan bakal rampung sekitar satu pekan lagi. Dengan, begitu langsung bisa dinikmati oleh masyarakat untuk swafoto. “Tujuan utama dibuat lukisan ini memang untuk swafoto dan menambah keindahan Kota Banjarbaru,” pungkasnya. (ris/by/bin)

BANJARBARU – Agar tak bernasib sama dengan proyek lukisan tiga dimensi sebelumnya, yang hanya berumur beberapa bulan. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Banjarbaru, nampaknya harus lebih ketat mengawasi lukisan baru yang kini sedang dikerjakan di trotoar Taman Van Der Pijl.

Sebab, lukisan yang menggunakan dana sebesar Rp198 juta itu akan sering diinjak-injak. Lantaran, menggunakan media trotoar yang selalu dilintasi oleh para pejalan kaki.

Meski bakal sering diinjak, Kasi Pertamanan Disperkim Banjarbaru, Jainah Muchran memastikan lukisan akan berumur panjang. Karena, mereka menggunakan cat eksterior dengan mutu yang terbaik. “Selain itu, nanti ada empat pekerja yang akan rutin membersihkannya menggunakan sikat. Supaya, catnya awet,” katanya.

Dia mengungkapkan, motif yang dilukis di sepanjang trotoar sendiri ialah berupa gambar tematik. Seperti, bunga karamunting, ikan haruan atau gabus, koi, burung enggang dan kupu-kupu. “Juga ada keindahan alam berbentuk tiga dimensi,” ungkapnya.

Sementara itu, pemegang proyek yang juga seniman di Banjarbaru, Sulistyono menuturkan bahwa motif-motif yang dilukis di trotoar tersebut kebanyakan menonjolkan tema Banjar. “Sebenarnya ini campuran juga, karena ‘kan Banjarbaru kota urban. Namun dasarnya tetap motif-motif Banjar seperti ikan haruan dan bunga karamunting,” ucapnya.

Kemudian mengenai konsep tiga dimensinya, menurutnya nanti akan tampak terasa nyata apabila dijepret dengan angle yang pas. “Ada yang tiga dimensinya nampak kolam dengan ikan. Terus ada juga yang seperti lava, nanti kalau sudah selesai bakal kelihatan lebih jelas,” ujarnya.

Dia memperkirakan, proyek lukisan bakal rampung sekitar satu pekan lagi. Dengan, begitu langsung bisa dinikmati oleh masyarakat untuk swafoto. “Tujuan utama dibuat lukisan ini memang untuk swafoto dan menambah keindahan Kota Banjarbaru,” pungkasnya. (ris/by/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/