alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Tabrak Mobil Box, Mahasiswi Asal Pelaihari Tewas

BANJARMASIN – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kehidupan di depan kita adalah rahasia Allah, untung maupun malang sering datang tiba-tiba tanpa disangka. Itu yang dialami Rahmah Hidayah.

Nyawa perempuan,  warga Paringin Timur, Kompleks 25 Atas RT 01 Kabupaten Balangan berusia 19 tahun ini tak dapat tertolong lagi setelah kendaraan yang ditunggangi menabrak mobil box yang mau memutar haluan di kawasan Kilometer 19 Landasan Ulin atau di sekitar jembatan timbang kemarin, sekitar pukul 10.30 pagi.

Kronologis kejadian kecelakaan yang dihimpun Radar Banjarmasin di lapangan, Rahmah berniat pulang ke kampung halamannya pagi itu. Tujuannya mau pasang kawat gigi. “Korban pulang ke Paringin karena mau pasang kawat gigi,” tutur Ade Aulia,  salah satu teman satu kampus korban kepada awak media.

Korban berangkat Jumat (7/9) pagi dari rumah kos di kawasan Kompleks Meranti, Banjarmasin Utara. Saat melintas di sekitar lokasi kejadian, ia mau mendahului mobil truk yang sedang berhenti di depannya. Tapi ternyata di depannya sudah ada mobil box yang mau memutar di bundaran.

Tak ayal, kecelakaan tak dapat dihindari lagi. Motor yang ditunggangi Rahmah menabrak mobil box yang mau memutar. Tubuhnya terhempas ke aspal dalam keadaan tertelungkup. Darah pun berceceran di sekitar lokasi kejadian. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin. Tapi sayangnya, nyawanya tidak dapat tertolong lagi.

Ade yang berada di rumah sakit mengaku juga melihat gelagat yang tidak biasa pada korban. Setiap kali bertemu dengan teman-temannya mahasiswa semester 5 ini selalu bilang mau pulang. “Setiap ketemu selalu bilang mau pulang, ternyata begini,” ucapnya sedih. (gmp/mr-151)

BANJARMASIN – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kehidupan di depan kita adalah rahasia Allah, untung maupun malang sering datang tiba-tiba tanpa disangka. Itu yang dialami Rahmah Hidayah.

Nyawa perempuan,  warga Paringin Timur, Kompleks 25 Atas RT 01 Kabupaten Balangan berusia 19 tahun ini tak dapat tertolong lagi setelah kendaraan yang ditunggangi menabrak mobil box yang mau memutar haluan di kawasan Kilometer 19 Landasan Ulin atau di sekitar jembatan timbang kemarin, sekitar pukul 10.30 pagi.

Kronologis kejadian kecelakaan yang dihimpun Radar Banjarmasin di lapangan, Rahmah berniat pulang ke kampung halamannya pagi itu. Tujuannya mau pasang kawat gigi. “Korban pulang ke Paringin karena mau pasang kawat gigi,” tutur Ade Aulia,  salah satu teman satu kampus korban kepada awak media.

Korban berangkat Jumat (7/9) pagi dari rumah kos di kawasan Kompleks Meranti, Banjarmasin Utara. Saat melintas di sekitar lokasi kejadian, ia mau mendahului mobil truk yang sedang berhenti di depannya. Tapi ternyata di depannya sudah ada mobil box yang mau memutar di bundaran.

Tak ayal, kecelakaan tak dapat dihindari lagi. Motor yang ditunggangi Rahmah menabrak mobil box yang mau memutar. Tubuhnya terhempas ke aspal dalam keadaan tertelungkup. Darah pun berceceran di sekitar lokasi kejadian. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin. Tapi sayangnya, nyawanya tidak dapat tertolong lagi.

Ade yang berada di rumah sakit mengaku juga melihat gelagat yang tidak biasa pada korban. Setiap kali bertemu dengan teman-temannya mahasiswa semester 5 ini selalu bilang mau pulang. “Setiap ketemu selalu bilang mau pulang, ternyata begini,” ucapnya sedih. (gmp/mr-151)

Most Read

Artikel Terbaru

/