alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Bongkar Muat Sembarangan di Badan Jalan, Truk ini Akhirnya Ditilang

KESABARAN Dinas Perhubungan Banjarmasin akhirnya habis. Angkutan barang yang bongkar muat sembarangan di badan jalan dirazia dan ditilang.

Kemarin (4/9) pagi, satu truk terjaring saat kedapatan bongkar muat di Jalan Haryono MT, dekat pertigaan Jalan RE Martadinata. Buku KIR dan STNK yang disodorkan sopir ditahan petugas.

“Sudah kelewat sering kami patroli dan menegur mereka. Jadi atasan menegaskan, kali ini ditilang saja sekalian untuk memberikan efek jera,” kata Komandan Peleton Dishub Banjarmasin, Andy Pratama.

Truk dengan nomor pelat DA 9349 TA itu tak lagi bisa mengelak saat dicegat mobil patrol Dishub. Padahal, mereka baru saja mau menurunkan barang-barangnya.

Andy mengingatkan, aktivitas bongkar muat di badan jalan sangat berbahaya bagi sesama pengguna jalan. Sekurang-kurangnya menimbulkan kemacetan. Lantaran mempersempit jalan. Tak jarang hingga memakan separo badan jalan.

“Larangan ini tidak berlaku hanya untuk angkutan barang berukuran besar seperti truk atau trailer. Tapi juga bagi mobil boks atau pikap,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, masih ada dua titik rawan pelanggaran. Masih di Jalan Haryono MT, sebelum Tugu Ikan Kelabau. Dan Jalan Pangeran Samudera, kawasan perdagangan Pasar Sudimampir Raya.

Andy mengakui penertiban ini takkan mudah. Mengingat banyaknya alihfungsi ruko menjadi gudang yang bertebaran di dalam kota. “Minimal, bongkar muatnya di halaman ruko saja. Jangan sampai memakan badan jalan,” pungkasnya. (fud/at/nur)

KESABARAN Dinas Perhubungan Banjarmasin akhirnya habis. Angkutan barang yang bongkar muat sembarangan di badan jalan dirazia dan ditilang.

Kemarin (4/9) pagi, satu truk terjaring saat kedapatan bongkar muat di Jalan Haryono MT, dekat pertigaan Jalan RE Martadinata. Buku KIR dan STNK yang disodorkan sopir ditahan petugas.

“Sudah kelewat sering kami patroli dan menegur mereka. Jadi atasan menegaskan, kali ini ditilang saja sekalian untuk memberikan efek jera,” kata Komandan Peleton Dishub Banjarmasin, Andy Pratama.

Truk dengan nomor pelat DA 9349 TA itu tak lagi bisa mengelak saat dicegat mobil patrol Dishub. Padahal, mereka baru saja mau menurunkan barang-barangnya.

Andy mengingatkan, aktivitas bongkar muat di badan jalan sangat berbahaya bagi sesama pengguna jalan. Sekurang-kurangnya menimbulkan kemacetan. Lantaran mempersempit jalan. Tak jarang hingga memakan separo badan jalan.

“Larangan ini tidak berlaku hanya untuk angkutan barang berukuran besar seperti truk atau trailer. Tapi juga bagi mobil boks atau pikap,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, masih ada dua titik rawan pelanggaran. Masih di Jalan Haryono MT, sebelum Tugu Ikan Kelabau. Dan Jalan Pangeran Samudera, kawasan perdagangan Pasar Sudimampir Raya.

Andy mengakui penertiban ini takkan mudah. Mengingat banyaknya alihfungsi ruko menjadi gudang yang bertebaran di dalam kota. “Minimal, bongkar muatnya di halaman ruko saja. Jangan sampai memakan badan jalan,” pungkasnya. (fud/at/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/