alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Tak Dibelikan Motor, Hadran Mengamuk Membabi Buta

BANJARMASIN – Seorang pria terpaksa diamankan oleh anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Mantuil dan digiring ke markas Polsekta Banjarmasin Selatan, Senin (3/9) siang sekira pukul 15.00 Wita.

Adalah Hadran (23), buruh serabutan yang tinggal di Jalan Simpang Sungai Jelai RT 20 RW 1 Banjarmasin Selatan. Pemuda ini mengamuk dan meresahkan warga dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Personel Bhabinkamtibmas,  Aiptu Dharma Suryadi menerima laporan awalnya langsung bergegas menuju lokasi. Di sana Hadran sudah diamankan oleh keluarga dan polisi mengamankan barang bukti sajam.

Tidak berapa lama dia langsung digiring ke markas Polsekta Banjarmasin Selatan, dibonceng Aiptu Dharma mengendarai kendaraan dinas. Hadran kabarnya juga diduga sering mengonsumsi obat-obat terlarang sehingga dia selalu mengamuk.

Informasi dihimpun Radar Banjarmasin, Hadran dua pekan sebelumnya telah mengamuk dan melukai ayahnya. Senin kemarin, dia kembali berulah membabi buta mengamuk keluarga dan mengganggu masyarakat.

Informasinya pemuda ini marah dengan orang tuanya karena tak dibelikan sepeda motor. Bahkan tidak hanya itu untuk kemauannya terwujud dia menawarkan rumah orang tuanya ke orang lain untuk dijual.

“Iya  betul tadi kami amankan dia setelah keluarga menghubungi untuk meminta bantuan,” terang Kapolsekta Banjarmasin Selatan,  Kompol Nazamuddin Bustari melalui Aiptu Dharma.

Menurut Dharma keterangan yang didapat seperti itu, jika Hadran marah kemauannya untuk memiliki kendaraan R2 tak dituruti. “Setengah bulan lalu dia juga mengamuk dan melukai ayahnya, dan ini sudah kami amankan di Polsekta Banjarmasin Selatan,” terang Dharma.(lan)

BANJARMASIN – Seorang pria terpaksa diamankan oleh anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Mantuil dan digiring ke markas Polsekta Banjarmasin Selatan, Senin (3/9) siang sekira pukul 15.00 Wita.

Adalah Hadran (23), buruh serabutan yang tinggal di Jalan Simpang Sungai Jelai RT 20 RW 1 Banjarmasin Selatan. Pemuda ini mengamuk dan meresahkan warga dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Personel Bhabinkamtibmas,  Aiptu Dharma Suryadi menerima laporan awalnya langsung bergegas menuju lokasi. Di sana Hadran sudah diamankan oleh keluarga dan polisi mengamankan barang bukti sajam.

Tidak berapa lama dia langsung digiring ke markas Polsekta Banjarmasin Selatan, dibonceng Aiptu Dharma mengendarai kendaraan dinas. Hadran kabarnya juga diduga sering mengonsumsi obat-obat terlarang sehingga dia selalu mengamuk.

Informasi dihimpun Radar Banjarmasin, Hadran dua pekan sebelumnya telah mengamuk dan melukai ayahnya. Senin kemarin, dia kembali berulah membabi buta mengamuk keluarga dan mengganggu masyarakat.

Informasinya pemuda ini marah dengan orang tuanya karena tak dibelikan sepeda motor. Bahkan tidak hanya itu untuk kemauannya terwujud dia menawarkan rumah orang tuanya ke orang lain untuk dijual.

“Iya  betul tadi kami amankan dia setelah keluarga menghubungi untuk meminta bantuan,” terang Kapolsekta Banjarmasin Selatan,  Kompol Nazamuddin Bustari melalui Aiptu Dharma.

Menurut Dharma keterangan yang didapat seperti itu, jika Hadran marah kemauannya untuk memiliki kendaraan R2 tak dituruti. “Setengah bulan lalu dia juga mengamuk dan melukai ayahnya, dan ini sudah kami amankan di Polsekta Banjarmasin Selatan,” terang Dharma.(lan)

Most Read

Artikel Terbaru

/