alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Kalsel Potensial Kembangkan Paralayang

BANJARMASIN – Keberhasilan tim paralayang Indonesia di ajang Asian Games 2018 menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) Kalsel. Ketua Harian FASI Kalsel, H Syamsuri menunjukkan apresiasinya terhadap tim paralayang Indonesia yang sukses meraih dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Raihan medali tersebut sekaligus menegaskan gelar juara umum bagi tim paralayang Indonesia di ajang pesta olahraga se-Asia tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada tim paralayang Indonesia yang sukses berprestasi di Asian Games 2018. Tentunya, prestasi yang mereka raih bisa menjadi motivasi bagi para atlet binaan FASI di seluruh Indonesia, termasuk FASI Kalsel,” ujar Syamsuri.           

Ditambahkan Syamsuri, peluang prestasi olahraga paralayang masih terbuka lebar. Pasalnya, usai Asian Games 2018, jadwal pertandingan paralayang tingkat nasional maupun internasional sudah padat. Ditanyakan mengenai kemungkinan FASI Kalsel mengembangkan olahraga dirgantara ini, Syamsuri punya jawaban sendiri. “Menurut saya, sangat memungkinkan paralayang dikembangkan di Kalsel. Secara geografis, bentang alam Kalsel yang banyak memiliki kawasan pegununngan cukup memenuhi persyaratan untuk menggelar event paralayang, termasuk untuk membina atlet,” tambahnya.

Syamsuri mengakui, hingga saat ini FASI Kalsel memang masih belum memiliki atlet paralayang. Sementara, untuk gantole dan aeromodelling, FASI Kalsel sudah memiliki atlet dan kerap bertanding di sejumlah kejuaraan. “Kendala dalam mengembangkan paralayang adalah peralatan dan perlengkapannya yang terbilang mahal. Selain itu, sebelum dilatih di Kalsel, para atlet paralayang setidaknya harus dilatih di Pulau Jawa dan Sumatera, dan ini juga memerlukan dana yang tidak sedikit,” paparnya.

Terkait hal itu, Syamsuri menyatakan tak keberatan membawa dan menyosialisasikan olahraga paralayang di Kalsel. “Kami sangat antusias untuk mengembangkan cabor paralayang karena potensi prestasinya juga cukup lebar. Mudah-mudahan, Pemerintah Kalsel atau stakeholder terkait bisa memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga dirgantara di Kalsel, termasuk gantole dan paralayang,” tandasnya.(oza)

BANJARMASIN – Keberhasilan tim paralayang Indonesia di ajang Asian Games 2018 menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) Kalsel. Ketua Harian FASI Kalsel, H Syamsuri menunjukkan apresiasinya terhadap tim paralayang Indonesia yang sukses meraih dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Raihan medali tersebut sekaligus menegaskan gelar juara umum bagi tim paralayang Indonesia di ajang pesta olahraga se-Asia tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada tim paralayang Indonesia yang sukses berprestasi di Asian Games 2018. Tentunya, prestasi yang mereka raih bisa menjadi motivasi bagi para atlet binaan FASI di seluruh Indonesia, termasuk FASI Kalsel,” ujar Syamsuri.           

Ditambahkan Syamsuri, peluang prestasi olahraga paralayang masih terbuka lebar. Pasalnya, usai Asian Games 2018, jadwal pertandingan paralayang tingkat nasional maupun internasional sudah padat. Ditanyakan mengenai kemungkinan FASI Kalsel mengembangkan olahraga dirgantara ini, Syamsuri punya jawaban sendiri. “Menurut saya, sangat memungkinkan paralayang dikembangkan di Kalsel. Secara geografis, bentang alam Kalsel yang banyak memiliki kawasan pegununngan cukup memenuhi persyaratan untuk menggelar event paralayang, termasuk untuk membina atlet,” tambahnya.

Syamsuri mengakui, hingga saat ini FASI Kalsel memang masih belum memiliki atlet paralayang. Sementara, untuk gantole dan aeromodelling, FASI Kalsel sudah memiliki atlet dan kerap bertanding di sejumlah kejuaraan. “Kendala dalam mengembangkan paralayang adalah peralatan dan perlengkapannya yang terbilang mahal. Selain itu, sebelum dilatih di Kalsel, para atlet paralayang setidaknya harus dilatih di Pulau Jawa dan Sumatera, dan ini juga memerlukan dana yang tidak sedikit,” paparnya.

Terkait hal itu, Syamsuri menyatakan tak keberatan membawa dan menyosialisasikan olahraga paralayang di Kalsel. “Kami sangat antusias untuk mengembangkan cabor paralayang karena potensi prestasinya juga cukup lebar. Mudah-mudahan, Pemerintah Kalsel atau stakeholder terkait bisa memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga dirgantara di Kalsel, termasuk gantole dan paralayang,” tandasnya.(oza)

Most Read

Artikel Terbaru

/