alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Sebuku Group dan Pemprov Kalsel Sama-Sama Yakin Menangi Gugatan

BANJARMASIN – Sidang lanjutan gugatan PT Sebuku Group atas SK Pencabutan tiga anak perusahaan ini oleh Pemprov Kalsel berlanjut dengan agenda kesimpulan, Kamis (31/5) pagi.

Baik penggugat maupun tergugat menyerahkan kesimpulan kepada majelis hakim PTUN Banjarmasin. Penyerahan berkas kesimpulan dibagi menjadi tiga perkara secara bergantian. Pertama gugatan dari PT Sebuku Sejaka Coal, dilanjutkan berkas PT Sebuku Tanjung Coal, dan PT Sebuku Batubai Coal.

Kuasa hukum Pemprov Kalsel, Andi Asrun usai menyerahkan kesimpulan kepada wartawan menjelaskan, bahwa penerbitan objek sengketa itu pertimbangannya adalah aspirasi warga yang menolak tambang di Pulau Laut. Bahkan tak hanya itu, pencabutan sebutnya sudah melalui prosedur panjang.

Favehotel Banjarmasin

“Bukan karena demo saja, namun ada kepentingan yang lebih besar, salah satunya menjaga kelestarian lingkungan dan itu perintah UU,” tutur Andi.

Selain itu terangnya, point untuk mencabut IUP OP PT Sebuku Group, sangat kuat, karena salah satu dasar lain, perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya, karena dari tiga perusahaan hanya satu yang melaksanakan kewajibannya. “Kami yakin akan memenangkan gugatan ini,” ujarnya.

Sementara, Kuasa Hukum PT Sebuku Group, Yusuf Pramono juga yakin memenangi gugatan. Dikatakannya, dasar mengajukan gugatan adalah keberatan pihaknya mencabut izin hanya karena ada alasan masyarakat yang menolak. “Padahal IUP OP hanya bisa dicabut ketika pihak pemegang izin lalai melaksankan hak dan kewajibannya, kedua pemegang izin melakukan tindak pidana, ketiga pemegang izin dinyatakan pailit (gulung tikar). Namun sekarang Gubernur mencabut IUP OP, diluar alasan ketiga itu. Karena itulah kami lakukan gugatan,” ujarnya.

Sidang gugatan tiga anak PT Sebuku Group sendiri akan berlanjut dengan agenda putusan pada 7 Juni mendatang. (mof)

 

BANJARMASIN – Sidang lanjutan gugatan PT Sebuku Group atas SK Pencabutan tiga anak perusahaan ini oleh Pemprov Kalsel berlanjut dengan agenda kesimpulan, Kamis (31/5) pagi.

Baik penggugat maupun tergugat menyerahkan kesimpulan kepada majelis hakim PTUN Banjarmasin. Penyerahan berkas kesimpulan dibagi menjadi tiga perkara secara bergantian. Pertama gugatan dari PT Sebuku Sejaka Coal, dilanjutkan berkas PT Sebuku Tanjung Coal, dan PT Sebuku Batubai Coal.

Kuasa hukum Pemprov Kalsel, Andi Asrun usai menyerahkan kesimpulan kepada wartawan menjelaskan, bahwa penerbitan objek sengketa itu pertimbangannya adalah aspirasi warga yang menolak tambang di Pulau Laut. Bahkan tak hanya itu, pencabutan sebutnya sudah melalui prosedur panjang.

Favehotel Banjarmasin

“Bukan karena demo saja, namun ada kepentingan yang lebih besar, salah satunya menjaga kelestarian lingkungan dan itu perintah UU,” tutur Andi.

Selain itu terangnya, point untuk mencabut IUP OP PT Sebuku Group, sangat kuat, karena salah satu dasar lain, perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya, karena dari tiga perusahaan hanya satu yang melaksanakan kewajibannya. “Kami yakin akan memenangkan gugatan ini,” ujarnya.

Sementara, Kuasa Hukum PT Sebuku Group, Yusuf Pramono juga yakin memenangi gugatan. Dikatakannya, dasar mengajukan gugatan adalah keberatan pihaknya mencabut izin hanya karena ada alasan masyarakat yang menolak. “Padahal IUP OP hanya bisa dicabut ketika pihak pemegang izin lalai melaksankan hak dan kewajibannya, kedua pemegang izin melakukan tindak pidana, ketiga pemegang izin dinyatakan pailit (gulung tikar). Namun sekarang Gubernur mencabut IUP OP, diluar alasan ketiga itu. Karena itulah kami lakukan gugatan,” ujarnya.

Sidang gugatan tiga anak PT Sebuku Group sendiri akan berlanjut dengan agenda putusan pada 7 Juni mendatang. (mof)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/