alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

Rp3 Miliar untuk Merehab Mes L

BANJARBARU – Usai terjalinnya kesepakatan pinjam pakai Mes L, antara Pemko Banjarbaru dan Mabes TNI. Kini, Dinas PUPR Banjarbaru mulai melakukan persiapan untuk merehab bangunan terletak di pertigaan Jalan Garuda dan Jalan Merpati, Kelurahan Komet itu.

Kepala Dinas PUPR Banjarbaru Jaya Kreshna mengatakan, pengerjaan rehab Mes L bakal dilaksanakan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp3 miliar. “Sekarang kami masih membuat perencanaannya. Kemungkinan bulan Juli baru dilakukan lelang,” katanya.

Dia menambahkan, usai pemenang lelang ditetapkan, pengerjaan fisik kemungkinan mulai dilakukan pada bulan Agustus. “Paling cepat Agustus mulai pengerjaan fisik. Kami targetkan akhir tahun sudah selesai,” tambahnya.

Favehotel Banjarmasin

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Jaya ini mengungkapkan, bangunan yang berada persis di belakang Museum Lambung Mangkurat itu akan direhab seperti bentuknya semula. Jadi, ada beberapa bagian yang masih digunakan. “Kita punya fotonya zaman dulu, kami usahakan direhab sama seperti dulu,” ungkapnya.

Mes L juga bakal dilengkapi panggung untuk kegiatan kesenian. Sehingga, barak peninggalan pekerja Uni Soviet (sekarang Rusia) itu nantinya dapat dijadikan tempat kongkow seniman dan budayawan sebagai alternatif dari Minggu Raya.

Bangunan dikenal angker itu sendiri disebut mes L, karena membentuk huruf L. Mes L dibangun tak lama setelah kemerdekaan Indonesia.

Bangunan di atas tanah seluas 1,3 hektare itu dulunya penginapan pekerja Uni Soviet. Kala itu, Presiden Soekarno memang sedang mesra-mesranya dengan negara komunis seperti Soviet dan Republik Rakyat Tiongkok.

Ketika tragedi 30 September 1965 pecah, kerja sama dengan Soviet pun bubar. Mes L akhirnya ditinggalkan penghuninya. (ris/ij/ram)

BANJARBARU – Usai terjalinnya kesepakatan pinjam pakai Mes L, antara Pemko Banjarbaru dan Mabes TNI. Kini, Dinas PUPR Banjarbaru mulai melakukan persiapan untuk merehab bangunan terletak di pertigaan Jalan Garuda dan Jalan Merpati, Kelurahan Komet itu.

Kepala Dinas PUPR Banjarbaru Jaya Kreshna mengatakan, pengerjaan rehab Mes L bakal dilaksanakan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp3 miliar. “Sekarang kami masih membuat perencanaannya. Kemungkinan bulan Juli baru dilakukan lelang,” katanya.

Dia menambahkan, usai pemenang lelang ditetapkan, pengerjaan fisik kemungkinan mulai dilakukan pada bulan Agustus. “Paling cepat Agustus mulai pengerjaan fisik. Kami targetkan akhir tahun sudah selesai,” tambahnya.

Favehotel Banjarmasin

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Jaya ini mengungkapkan, bangunan yang berada persis di belakang Museum Lambung Mangkurat itu akan direhab seperti bentuknya semula. Jadi, ada beberapa bagian yang masih digunakan. “Kita punya fotonya zaman dulu, kami usahakan direhab sama seperti dulu,” ungkapnya.

Mes L juga bakal dilengkapi panggung untuk kegiatan kesenian. Sehingga, barak peninggalan pekerja Uni Soviet (sekarang Rusia) itu nantinya dapat dijadikan tempat kongkow seniman dan budayawan sebagai alternatif dari Minggu Raya.

Bangunan dikenal angker itu sendiri disebut mes L, karena membentuk huruf L. Mes L dibangun tak lama setelah kemerdekaan Indonesia.

Bangunan di atas tanah seluas 1,3 hektare itu dulunya penginapan pekerja Uni Soviet. Kala itu, Presiden Soekarno memang sedang mesra-mesranya dengan negara komunis seperti Soviet dan Republik Rakyat Tiongkok.

Ketika tragedi 30 September 1965 pecah, kerja sama dengan Soviet pun bubar. Mes L akhirnya ditinggalkan penghuninya. (ris/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/