alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Tak Penuhi Syarat, Dua Bakal Calon DPD RI asal Kalsel ini Dicoret

BANJARMASIN – Dua orang bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dipastikan tak memenuhi persyaratan. Hingga batas perbaikan berkas dukungan bakal calon DPD RI Minggu (20/5) tadi, mereka tak datang menyerahkan perbaikan. Praktis, dua orang tersebut, Fransiscus Xaverius Rudy dan Habib Hamzah Assegaf, dicoret dari pencalonan DPD RI asal Kalsel.

Sejatinya, Rudy harus melengkapi berkas dukungan sebanyak 1.463 kopi E-KTP. Sedangkan Hamzah harus menyerahkan sebanyak 1.477 lembar dukungan.Namun, hingga batas waktu penyerahan Minggu malam pukul 00.00 Wita, kedua orang tersebut tak menampakkan batang hidungnya. “Otomatis mereka dicoret, karena hingga batas waktu tak kunjung menyerahkan sisa kekurangan,” kata Komisioner KPU Kalsel Bidang Teknis, Sarmuji.

Lalu bagaimana sembilan orang sisanya. Sarmuji mengungkapkan, akan dilakukan verifikasi administrasi terlebih dahulu hingga Kamis (24/5) besok. Kesembilan orang itupun terangnya bisa saja dicoret pula jika sisa syarat dukungan yang mereka serahkan banyak yang ganda dan jumlahnya tak mencapai batas maksimal 2.000 dukungan. “Ketika diverifikasi administrasi tak sampai 2.000 mereka pun bisa dicoret dan tak bisa melanjutkan ke tahapan verifikasi faktual,” terangnya.

Favehotel Banjarmasin

Adapun sembilan orang yang harus melengkapi sisa berkas dukungan meliputi, Abdussani yang menyerahkan 1.555, Adhariani 470, Favi Aditya Ikhsan 818, Habib Abdurrahman Bahasyim 1.531, Habib Ahmad Bahasyim 2.102, Habib Faturrachman Bahasyim 1.291, Hesly Junianto 794, Sayid Zakaria Bahasyim 1.018 dan Syamsul Daulah sebanyak 1.804 berkas dukungan.

“Sembilan orang ini belum tentu lolos di tahapan verifikasi faktual. Dilakukan dulu verifikasi administrasi, ketika kurang 2000 berkas dukungan, mereka akan di coret juga,” jelas Sarmuji.

Verifikasi faktual sendiri akan dilakukan pada 30 Mei sampai 19 Juni mendatang. Semua bakal calon yang lengkap 2.000 berkas dukungan akan dilakukan pemeriksaa ke lapangan oleh KPU kabupaten dan kota. “Jika masih belum lengkap 2.000 dukungan, mereka harus melakukan perbaikan kembali hingga dukungan cukup 2.000,” tandasnya.

Sebelumnya, sudah ada 13 bakal calon yang sudah dinyatakan memenuhi syarat dan tinggal dilakukan verifikasi faktual. Mereka adalah, Agustin Nur Martina Putri dengan jumlah dukungan sebanyak 2.228, Antung Fatmawati 2.049, Gusti Farid Hasan Aman 2.008, Habib Ahmad Baharun 2.206.

Selain itu, Habib Hamid Abdullah 2.614, Hasanuddin Murad 3.834, Sofwat Hadi 4.552, M Suriani Shiddiq 2.044, Muhammad Ihsanudin 2253, Muhammad Aunul Hadi Idham Chalik 2.140, Samsani 2.386, Soegeng Soesanto 2.287 dan Syaifulah Tamliha sebanyak 3.181 dukungan. (mof/ay/ran)

BANJARMASIN – Dua orang bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dipastikan tak memenuhi persyaratan. Hingga batas perbaikan berkas dukungan bakal calon DPD RI Minggu (20/5) tadi, mereka tak datang menyerahkan perbaikan. Praktis, dua orang tersebut, Fransiscus Xaverius Rudy dan Habib Hamzah Assegaf, dicoret dari pencalonan DPD RI asal Kalsel.

Sejatinya, Rudy harus melengkapi berkas dukungan sebanyak 1.463 kopi E-KTP. Sedangkan Hamzah harus menyerahkan sebanyak 1.477 lembar dukungan.Namun, hingga batas waktu penyerahan Minggu malam pukul 00.00 Wita, kedua orang tersebut tak menampakkan batang hidungnya. “Otomatis mereka dicoret, karena hingga batas waktu tak kunjung menyerahkan sisa kekurangan,” kata Komisioner KPU Kalsel Bidang Teknis, Sarmuji.

Lalu bagaimana sembilan orang sisanya. Sarmuji mengungkapkan, akan dilakukan verifikasi administrasi terlebih dahulu hingga Kamis (24/5) besok. Kesembilan orang itupun terangnya bisa saja dicoret pula jika sisa syarat dukungan yang mereka serahkan banyak yang ganda dan jumlahnya tak mencapai batas maksimal 2.000 dukungan. “Ketika diverifikasi administrasi tak sampai 2.000 mereka pun bisa dicoret dan tak bisa melanjutkan ke tahapan verifikasi faktual,” terangnya.

Favehotel Banjarmasin

Adapun sembilan orang yang harus melengkapi sisa berkas dukungan meliputi, Abdussani yang menyerahkan 1.555, Adhariani 470, Favi Aditya Ikhsan 818, Habib Abdurrahman Bahasyim 1.531, Habib Ahmad Bahasyim 2.102, Habib Faturrachman Bahasyim 1.291, Hesly Junianto 794, Sayid Zakaria Bahasyim 1.018 dan Syamsul Daulah sebanyak 1.804 berkas dukungan.

“Sembilan orang ini belum tentu lolos di tahapan verifikasi faktual. Dilakukan dulu verifikasi administrasi, ketika kurang 2000 berkas dukungan, mereka akan di coret juga,” jelas Sarmuji.

Verifikasi faktual sendiri akan dilakukan pada 30 Mei sampai 19 Juni mendatang. Semua bakal calon yang lengkap 2.000 berkas dukungan akan dilakukan pemeriksaa ke lapangan oleh KPU kabupaten dan kota. “Jika masih belum lengkap 2.000 dukungan, mereka harus melakukan perbaikan kembali hingga dukungan cukup 2.000,” tandasnya.

Sebelumnya, sudah ada 13 bakal calon yang sudah dinyatakan memenuhi syarat dan tinggal dilakukan verifikasi faktual. Mereka adalah, Agustin Nur Martina Putri dengan jumlah dukungan sebanyak 2.228, Antung Fatmawati 2.049, Gusti Farid Hasan Aman 2.008, Habib Ahmad Baharun 2.206.

Selain itu, Habib Hamid Abdullah 2.614, Hasanuddin Murad 3.834, Sofwat Hadi 4.552, M Suriani Shiddiq 2.044, Muhammad Ihsanudin 2253, Muhammad Aunul Hadi Idham Chalik 2.140, Samsani 2.386, Soegeng Soesanto 2.287 dan Syaifulah Tamliha sebanyak 3.181 dukungan. (mof/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/