alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

AWAS..!! Senggol Pot Bunga di Median Jalan, Siap-siap Ganti Rugi

BANJARMASIN – Peringatan keras bagi pengendara sembrono. Jika tidak ingin merogoh kocek untuk perkara sepele, jangan sampai motor atau mobil Anda tersenggol pot bunga median jalan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin.

Kepala Bidang Pertamanan Sarana dan Prasarana DLH Kota Banjarmasin, Tarianto menyebut pot bunga median jalan sudah sering pecah. “Kami secepatnya berkoordinasi dengan kepolisian untuk ikut memantau pelaku. Agar bisa mengganti. Tidak bisa dibiarkan terus-terusan,” cetus Tarianto, kemarin (17/5).

Satu pot bunga, estimasi anggarannya mencapai Rp75 ribu. Ditambah tanamannya, Tarianto membeberkan uang penggantinya bisa tembus Rp200 ribu. “Tergantung jenis tanaman,” kata dia.

Favehotel Banjarmasin

Pemko masih memajang pot bunga untuk menghiasi median jalan yang berukuran sempit. “Tidak bisa ditanami pepohonan. Kalau dipaksa, dalam tanahnya terdapat perkabelan. Jadi pot-pot bunga ini menjadi alternatif. Itu seperti di jalan S Parman dan Hasan Basri,” jelasnya.

Selain sering pot bunga pecah, DLH Kota Banjarmasin juga sering kecolongan tanaman. Khususnya bunga Bougenville yang bernilai ekonomis. Ditanami pada median jalan, Tarianto berpikir harusnya bunga sudah mekar.

“Tapi, ini ditunggu-tunggu tidak tumbuh juga. Titik rawan pencurian itu di Jalan Lambung Mangkurat, Ahmad Yani, serta Letjen S Parman. Sering kali kehilangan itu. Solusinya, kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tuntasnya.

Pedagang jalan S Parman, Wahyudi menceritakan pot-pot bunga milik Pemko yang sering menghiasi median jalan memang sering ditabrak. Biasanya seusai menabrak langsung lewat saja. “Bahaya juga puing-puing pecahan pot itu,” tuturnya.

Menurutnya, pemko harusnya sudah berpikir panjang. Kalau sudah langganan ditabrak orang, semestinya dicari diganti. “Jangan lagi pakai pot,” pesannya.(dom/at/dye)

BANJARMASIN – Peringatan keras bagi pengendara sembrono. Jika tidak ingin merogoh kocek untuk perkara sepele, jangan sampai motor atau mobil Anda tersenggol pot bunga median jalan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin.

Kepala Bidang Pertamanan Sarana dan Prasarana DLH Kota Banjarmasin, Tarianto menyebut pot bunga median jalan sudah sering pecah. “Kami secepatnya berkoordinasi dengan kepolisian untuk ikut memantau pelaku. Agar bisa mengganti. Tidak bisa dibiarkan terus-terusan,” cetus Tarianto, kemarin (17/5).

Satu pot bunga, estimasi anggarannya mencapai Rp75 ribu. Ditambah tanamannya, Tarianto membeberkan uang penggantinya bisa tembus Rp200 ribu. “Tergantung jenis tanaman,” kata dia.

Favehotel Banjarmasin

Pemko masih memajang pot bunga untuk menghiasi median jalan yang berukuran sempit. “Tidak bisa ditanami pepohonan. Kalau dipaksa, dalam tanahnya terdapat perkabelan. Jadi pot-pot bunga ini menjadi alternatif. Itu seperti di jalan S Parman dan Hasan Basri,” jelasnya.

Selain sering pot bunga pecah, DLH Kota Banjarmasin juga sering kecolongan tanaman. Khususnya bunga Bougenville yang bernilai ekonomis. Ditanami pada median jalan, Tarianto berpikir harusnya bunga sudah mekar.

“Tapi, ini ditunggu-tunggu tidak tumbuh juga. Titik rawan pencurian itu di Jalan Lambung Mangkurat, Ahmad Yani, serta Letjen S Parman. Sering kali kehilangan itu. Solusinya, kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tuntasnya.

Pedagang jalan S Parman, Wahyudi menceritakan pot-pot bunga milik Pemko yang sering menghiasi median jalan memang sering ditabrak. Biasanya seusai menabrak langsung lewat saja. “Bahaya juga puing-puing pecahan pot itu,” tuturnya.

Menurutnya, pemko harusnya sudah berpikir panjang. Kalau sudah langganan ditabrak orang, semestinya dicari diganti. “Jangan lagi pakai pot,” pesannya.(dom/at/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/