alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Berbuka "Kesetanan", Awas Gangguan Pencernaan

Memasuki hari pertama bulan Ramadan, kegiatan berbuka puasa menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu. Tak jarang bagi beberapa orang, berbuka puasa di hari perdana adalah pesta makan.

Wajar, pertama menjalani puasa dengan tidak makan dan minum seharian membuat nafsu makan sangat tinggi. Hingga terkadang  ada yang “kesetanan” kala waktu berbuka tiba dengan menyantap banyak menu makanan.

Hal ini memang sangat memuaskan dan mengenyangkan. Tetapi, ternyata ini tidak baik untuk kesehatan. Salah satu efeknya adalah mengganggu pencernaan.

Favehotel Banjarmasin

“Terlalu banyak makan saat berbuka ketika perut kosong seharian akan membuat makanan yang kita makan menumpuk di dalam lambung,” kata dokter umum, Dinda Aulya yang bekerja di salah satu klinik di Jalan Zafri Zam-zam Banjarmasin ini.

Akibat penumpukan ini, Dinda menjelaskan, membuat sistem pencernaan yang ada di tubuh akan lebih lama mencerna makanan tersebut. “Apalagi, kalau jenis makanannya tergolong yang susah dicerna, akan menumpuk,” tambahnya.

Jadi ketika anda terlalu banyak makan saat berbuka dan merasakan perut kembung. Dikatakan Dinda jika itu adalah salah satu efek yang instan terasa kalau makan berlebihan.

“Jangan heran kalau merasa keluhan seperti itu. Bahkan, bisa nyeri hingga muntah. Soalnya, lambung tak bisa menerima kebanyakan makanan yang masuk,” ucapnya.

Dinda pun menyarankan agar berbuka puasa dengan porsi yang sah-sah saja. Terus juga akan lebih baik untuk kesehatan agar berbuka menyantap makanan yang memang dibutuhkan oleh tubuh, bukan dibutuhkan oleh nafsu semata.

“Cukup air putih, kurma serta jenis makanan yang berserat, kalau mau makan nasi juga secukupnya saja. Ya, berhentilah sebelum kenyang,” pesannya. (rvn)

Memasuki hari pertama bulan Ramadan, kegiatan berbuka puasa menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu. Tak jarang bagi beberapa orang, berbuka puasa di hari perdana adalah pesta makan.

Wajar, pertama menjalani puasa dengan tidak makan dan minum seharian membuat nafsu makan sangat tinggi. Hingga terkadang  ada yang “kesetanan” kala waktu berbuka tiba dengan menyantap banyak menu makanan.

Hal ini memang sangat memuaskan dan mengenyangkan. Tetapi, ternyata ini tidak baik untuk kesehatan. Salah satu efeknya adalah mengganggu pencernaan.

Favehotel Banjarmasin

“Terlalu banyak makan saat berbuka ketika perut kosong seharian akan membuat makanan yang kita makan menumpuk di dalam lambung,” kata dokter umum, Dinda Aulya yang bekerja di salah satu klinik di Jalan Zafri Zam-zam Banjarmasin ini.

Akibat penumpukan ini, Dinda menjelaskan, membuat sistem pencernaan yang ada di tubuh akan lebih lama mencerna makanan tersebut. “Apalagi, kalau jenis makanannya tergolong yang susah dicerna, akan menumpuk,” tambahnya.

Jadi ketika anda terlalu banyak makan saat berbuka dan merasakan perut kembung. Dikatakan Dinda jika itu adalah salah satu efek yang instan terasa kalau makan berlebihan.

“Jangan heran kalau merasa keluhan seperti itu. Bahkan, bisa nyeri hingga muntah. Soalnya, lambung tak bisa menerima kebanyakan makanan yang masuk,” ucapnya.

Dinda pun menyarankan agar berbuka puasa dengan porsi yang sah-sah saja. Terus juga akan lebih baik untuk kesehatan agar berbuka menyantap makanan yang memang dibutuhkan oleh tubuh, bukan dibutuhkan oleh nafsu semata.

“Cukup air putih, kurma serta jenis makanan yang berserat, kalau mau makan nasi juga secukupnya saja. Ya, berhentilah sebelum kenyang,” pesannya. (rvn)

Most Read

Artikel Terbaru

/