alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Diskominfo Tanbu Perluas Penyebaran Informasi

BATULICIN – Dalam rangka memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat secara luas, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanbu akan membentuk Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM.

Sebagai langkah awal pembentukan tersebut, Diskominfo Tanbu melaksanakan Sosialisasi Pembentukan dan Pembinaan KIM Tahun 2018 di Aula Kantor Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban.

Sosialisasi ini dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Tanbu H M Idjra’i. Pesertanya terdiri dari aparat desa seperti KAUR, RT, RW, PKK Desa dan warga desa se Kecamatan Sungai Loban.

Favehotel Banjarmasin

Kepala Dinas Kominfo Tanbu Ardiansyah melalui Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Julian Triadana mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengenalkan KIM kepada masyarakat terkait apa itu KIM, fungsi, tujuan, dan manfaat dari dibentuknya KIM tersebut.

“KIM inilah nantinya yang menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Selain itu, KIM juga dapat menjadi perpanjangan tangan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi pembangunan kepada pemerintah daerah,” papar Julian.

Dia menambahkan dengan KIM ini diharapkan dapat mengenalkan potensi yang dimiliki desa sehingga dapat diketahui oleh masyarakat luas. Sebagai contohnya adalah potensi wisata yang ada di desa bisa dipublikasikan di media sosial, blog atau lainnya oleh KIM sehingga menarik wisatawan berkunjung ke desa itu.

“Dengan demikian tidak hanya penyampaian informasi saja, tetapi juga berdampak pula pada peningkatan ekonomi warga perdesaan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Bidang pemerintahan dan Kesra Tanbu H M Idjra’i menyambut baik dengan upaya yang dilakukan oleh Diskominfo Tanbu dengan menggelar Sosialisasi Pembentukan dan Pembinaan KIM kepada aparat desa dan warga desa.

Menurutnya, keberadaan KIM sangat penting untuk dibentuk, sebab KIM memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam menyongsong peradaban masyarakat cerdas informasi.

“KIM diharapkan mampu menjadi mediator untuk menjembatani informasi dan komunikasi yang kerap terjadi antara pemerintah dengan masyarakat ataupun antara pemerintah dengan pemerintah,” katanya.

Oleh karena itu diharapkan dengan pembinaan yang dilaksanakan ini kedepannya para agen informasi tidak hanya dapat berperan aktif mendistribusikan informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat, akan tetapi juga sebagai konsep alternatif dalam mengatasi hambatan informasi di lingkungan masyarakat perdesaan, juga diharapkan KIM ini mampu mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif yang disampaikan dengan memanfaatkan teknologi digital.

Kepala Diskominfo Tanbu Ardiansyah memaparkan, KIM merupakan lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhannya terletak di perkotaan dan perdesaan dengan beranggotakan 3 sampai 30 orang terdiri dari remaja, orang dewasa, pelajar atau mahasiswa, pedagang, petani, nelayan dan lainnya.

“KIM ini tugasnya untuk mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi,” terangnya.

Selain itu, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat. Kemudian mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.

“Selanjutnya, menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. (kry/ij/ram)

BATULICIN – Dalam rangka memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat secara luas, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanbu akan membentuk Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM.

Sebagai langkah awal pembentukan tersebut, Diskominfo Tanbu melaksanakan Sosialisasi Pembentukan dan Pembinaan KIM Tahun 2018 di Aula Kantor Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban.

Sosialisasi ini dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Tanbu H M Idjra’i. Pesertanya terdiri dari aparat desa seperti KAUR, RT, RW, PKK Desa dan warga desa se Kecamatan Sungai Loban.

Favehotel Banjarmasin

Kepala Dinas Kominfo Tanbu Ardiansyah melalui Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Julian Triadana mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengenalkan KIM kepada masyarakat terkait apa itu KIM, fungsi, tujuan, dan manfaat dari dibentuknya KIM tersebut.

“KIM inilah nantinya yang menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Selain itu, KIM juga dapat menjadi perpanjangan tangan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi pembangunan kepada pemerintah daerah,” papar Julian.

Dia menambahkan dengan KIM ini diharapkan dapat mengenalkan potensi yang dimiliki desa sehingga dapat diketahui oleh masyarakat luas. Sebagai contohnya adalah potensi wisata yang ada di desa bisa dipublikasikan di media sosial, blog atau lainnya oleh KIM sehingga menarik wisatawan berkunjung ke desa itu.

“Dengan demikian tidak hanya penyampaian informasi saja, tetapi juga berdampak pula pada peningkatan ekonomi warga perdesaan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Bidang pemerintahan dan Kesra Tanbu H M Idjra’i menyambut baik dengan upaya yang dilakukan oleh Diskominfo Tanbu dengan menggelar Sosialisasi Pembentukan dan Pembinaan KIM kepada aparat desa dan warga desa.

Menurutnya, keberadaan KIM sangat penting untuk dibentuk, sebab KIM memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam menyongsong peradaban masyarakat cerdas informasi.

“KIM diharapkan mampu menjadi mediator untuk menjembatani informasi dan komunikasi yang kerap terjadi antara pemerintah dengan masyarakat ataupun antara pemerintah dengan pemerintah,” katanya.

Oleh karena itu diharapkan dengan pembinaan yang dilaksanakan ini kedepannya para agen informasi tidak hanya dapat berperan aktif mendistribusikan informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat, akan tetapi juga sebagai konsep alternatif dalam mengatasi hambatan informasi di lingkungan masyarakat perdesaan, juga diharapkan KIM ini mampu mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif yang disampaikan dengan memanfaatkan teknologi digital.

Kepala Diskominfo Tanbu Ardiansyah memaparkan, KIM merupakan lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhannya terletak di perkotaan dan perdesaan dengan beranggotakan 3 sampai 30 orang terdiri dari remaja, orang dewasa, pelajar atau mahasiswa, pedagang, petani, nelayan dan lainnya.

“KIM ini tugasnya untuk mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi,” terangnya.

Selain itu, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat. Kemudian mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.

“Selanjutnya, menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. (kry/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/