alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 5 July 2022

Jalan Veteran Diberlakukan Satu Arah, Siring Veteran Dilanjutkan

BANJARMASIN – Warga Banjarmasin yang kerap melintas di Jalan Veteran Banjarmasin harus mencari alternatif jalan lain, 22 Mei nanti. Pasalnya, proyek pekerjaan siring Veteran yang sempat terhenti di tahun 2017 lalu, bakal dilanjutkan kembali.

Sebagai dampak pengerjaan, Jalan Veteran Banjarmasin hanya akan diberlakukan satu lajur. Pengguna jalan hanya bisa melintas dari arah Veteran menuju ke Jalan Piere Tendean.

Kepala Satuan Kerja Pemanfaatan Jaringan Sumber Air BWS Barito Kalimantan, Dedi Yudha Lesmana, menjelaskan tahun ini terpaksa satu lajur ditutup. Alasannya, titik pekerjaan lebar jalannya lebih sempit dari yang sudah terbangun.

Lanjutan pembangunan siring Veteran Banjarmasin sendiri sejatinya dilaksanakan pada bulan April tadi. Namun, karena ada beberapa kendala, salah satunya bahan tiang pancang yang belum tiba di Kalsel, sehingga ditunda pada bulan Mei ini. “Kami juga memanfaatkan libur sekolah, sehingga tak mengganggu arus lalu lintas disana,” terang Dedi kemarin.

Pekerjaan lanjutan siring Veteran Banjarmasin sudah positif dilaksanakan pada 22 Mei mendatang, seiring tibanya tiang pancang di perairan Barito. “Kami memohon maaf kepada pengguna jalan yang terpaksa harus mencari alternatif jalan lain,” ucapnya.

Proyek pengerjaan siring Sungai Veteran Banjarmasin sendiri menelan biaya mencapai Rp9,4 miliar. Suntikan dana tersebut untuk menyiring sungai kecil sepanjang 300 meter.

Dia meyakini, meski hanya satu lajur yang digunakan di Jalan Veteran, kemacetan tak akan terjadi seperti hari biasa. Pasalnya, selain sekolah libur, pekerjaan juga bertepatan dengan bulan Ramadan. “ Paling terjadi kemacetan sore hari,” imbuhnya.

Penutupan satu lajur jalan ini diterangkannya, sudah dikoordinasikan bersama antara aparat Kepolisian, Pemerintah Kota Banjarmasin dan Dinas Perhubungan Kalsel karena jalan tersebut statusnya jalan Provinsi. “Kami juga meminta maaf perjalanan akan terganggu ketika melintas disana. Ini juga untuk pembangunan daerah,” ujarnya.

Seperti diketahui, pembangunan Siring Veteran Banjarmasin ini untuk memperlancar aliran air khususnya di wilayah Banjarmasin Timur dan Selatan ke muara di Sungai Martapura. Bahkan, rencananya jalan baru akan dibangun di seberang Jalan Veteran saat ini untuk melengkapi jalan yang sudah ada.

Sungai Veteran nantinya berada di tengah-tengah dengan diapit oleh dua jalan. “Untuk jalan akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi. Kami hanya mengerjakan siringnya saja, seperti siring Sungai Martapura yang saat ini menjadi ikon kota Banjarmasin,” tandasnya.

Terpisah, Kadishub Kalsel, Rusdiansyah meminta kepada pengguna jalan tersebut untuk memahami adanya pekerjaan pembangunan kota. “Untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengendara yang biasa lalu-lalang sebaiknya pengguna jalan mencari jalan alternatif lain dulu,” kata Rusdi kemarin. (mof/ay/ran)

 

BANJARMASIN – Warga Banjarmasin yang kerap melintas di Jalan Veteran Banjarmasin harus mencari alternatif jalan lain, 22 Mei nanti. Pasalnya, proyek pekerjaan siring Veteran yang sempat terhenti di tahun 2017 lalu, bakal dilanjutkan kembali.

Sebagai dampak pengerjaan, Jalan Veteran Banjarmasin hanya akan diberlakukan satu lajur. Pengguna jalan hanya bisa melintas dari arah Veteran menuju ke Jalan Piere Tendean.

Kepala Satuan Kerja Pemanfaatan Jaringan Sumber Air BWS Barito Kalimantan, Dedi Yudha Lesmana, menjelaskan tahun ini terpaksa satu lajur ditutup. Alasannya, titik pekerjaan lebar jalannya lebih sempit dari yang sudah terbangun.

Lanjutan pembangunan siring Veteran Banjarmasin sendiri sejatinya dilaksanakan pada bulan April tadi. Namun, karena ada beberapa kendala, salah satunya bahan tiang pancang yang belum tiba di Kalsel, sehingga ditunda pada bulan Mei ini. “Kami juga memanfaatkan libur sekolah, sehingga tak mengganggu arus lalu lintas disana,” terang Dedi kemarin.

Pekerjaan lanjutan siring Veteran Banjarmasin sudah positif dilaksanakan pada 22 Mei mendatang, seiring tibanya tiang pancang di perairan Barito. “Kami memohon maaf kepada pengguna jalan yang terpaksa harus mencari alternatif jalan lain,” ucapnya.

Proyek pengerjaan siring Sungai Veteran Banjarmasin sendiri menelan biaya mencapai Rp9,4 miliar. Suntikan dana tersebut untuk menyiring sungai kecil sepanjang 300 meter.

Dia meyakini, meski hanya satu lajur yang digunakan di Jalan Veteran, kemacetan tak akan terjadi seperti hari biasa. Pasalnya, selain sekolah libur, pekerjaan juga bertepatan dengan bulan Ramadan. “ Paling terjadi kemacetan sore hari,” imbuhnya.

Penutupan satu lajur jalan ini diterangkannya, sudah dikoordinasikan bersama antara aparat Kepolisian, Pemerintah Kota Banjarmasin dan Dinas Perhubungan Kalsel karena jalan tersebut statusnya jalan Provinsi. “Kami juga meminta maaf perjalanan akan terganggu ketika melintas disana. Ini juga untuk pembangunan daerah,” ujarnya.

Seperti diketahui, pembangunan Siring Veteran Banjarmasin ini untuk memperlancar aliran air khususnya di wilayah Banjarmasin Timur dan Selatan ke muara di Sungai Martapura. Bahkan, rencananya jalan baru akan dibangun di seberang Jalan Veteran saat ini untuk melengkapi jalan yang sudah ada.

Sungai Veteran nantinya berada di tengah-tengah dengan diapit oleh dua jalan. “Untuk jalan akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi. Kami hanya mengerjakan siringnya saja, seperti siring Sungai Martapura yang saat ini menjadi ikon kota Banjarmasin,” tandasnya.

Terpisah, Kadishub Kalsel, Rusdiansyah meminta kepada pengguna jalan tersebut untuk memahami adanya pekerjaan pembangunan kota. “Untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengendara yang biasa lalu-lalang sebaiknya pengguna jalan mencari jalan alternatif lain dulu,” kata Rusdi kemarin. (mof/ay/ran)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/