alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Baliho Dipasang Sembarangan, Rusak Estetika Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Pemko Banjarbaru tampaknya belum memiliki konsep penataan baliho yang baik. Utamanya terkait ukuran dan tempat pemasangannya.
Terbukti, pemasangan baliho di sejumlah titik jalan protokol dalam kota masih tampak serampangan. Seakan terserah pemasang.
Seperti yang terlihat di Simpang Tiga, antara Jalan Karang Anyar I dan Jalan Kebun Karet, Loktabat Utara. Banner terpasang secara semrawut, dengan ukuran yang tidak selaras. Kondisi itu membuat media iklan yang dipasang tampak tak sedap dipandang.
Semrawutnya pemasangan baliho menuai keluhan masyarakat. Herdi salah seorang warga Banjarbaru mengatakan, semestinya Pemko Banjarbaru memiliki konsep yang jelas terkait pemasangan baliho. “Kenapa penting, karena ini menyangkut estetika, katanya.
Menurutnya, pemasangan baliho di beberapa titik di Kota Idaman banyak yang merusak keindahan kota. “Saya lihat baliho yang pemasangannya semrawut ada di setiap persimpangan jalan,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan, anggota PPNS Satpol PP Banjarbaru Yanto Hidayat. Menurutnya, banyak baliho dan banner yang dipasang secara sembarangan. “Tapi kami tidak bisa serta merta melakukan penindakan, karena harus ada rekomendasi dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Banjarbaru,” ungkapnya.
Secara terpisah, Kepala BP2RD Banjarbaru Rustam Effendi mengaku belum mengecek apakah baliho yang terpasang secara semrawut memiliki izin atau tidak. “Kalau yang berizin pemasangan akan didata supaya tidak mengganggu estetika kota,” tuturnya. (ris/ij/bin

BANJARBARU – Pemko Banjarbaru tampaknya belum memiliki konsep penataan baliho yang baik. Utamanya terkait ukuran dan tempat pemasangannya.
Terbukti, pemasangan baliho di sejumlah titik jalan protokol dalam kota masih tampak serampangan. Seakan terserah pemasang.
Seperti yang terlihat di Simpang Tiga, antara Jalan Karang Anyar I dan Jalan Kebun Karet, Loktabat Utara. Banner terpasang secara semrawut, dengan ukuran yang tidak selaras. Kondisi itu membuat media iklan yang dipasang tampak tak sedap dipandang.
Semrawutnya pemasangan baliho menuai keluhan masyarakat. Herdi salah seorang warga Banjarbaru mengatakan, semestinya Pemko Banjarbaru memiliki konsep yang jelas terkait pemasangan baliho. “Kenapa penting, karena ini menyangkut estetika, katanya.
Menurutnya, pemasangan baliho di beberapa titik di Kota Idaman banyak yang merusak keindahan kota. “Saya lihat baliho yang pemasangannya semrawut ada di setiap persimpangan jalan,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan, anggota PPNS Satpol PP Banjarbaru Yanto Hidayat. Menurutnya, banyak baliho dan banner yang dipasang secara sembarangan. “Tapi kami tidak bisa serta merta melakukan penindakan, karena harus ada rekomendasi dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Banjarbaru,” ungkapnya.
Secara terpisah, Kepala BP2RD Banjarbaru Rustam Effendi mengaku belum mengecek apakah baliho yang terpasang secara semrawut memiliki izin atau tidak. “Kalau yang berizin pemasangan akan didata supaya tidak mengganggu estetika kota,” tuturnya. (ris/ij/bin

Most Read

Artikel Terbaru

/