alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Jelang Pencurian Laptop di SMAN 11 Banjarmasin, CCTV Malah Mati

BANJARMASIN – Kasus pencurian belasan laptop di SMAN 11 Banjarmasin masih belum terungkap. Tim gabungan dari Polsekta Banjarmasin Utara dan Polresta Banjarmasin masih menyelidikinya.

Kepala Sekolah SMAN 11 Banjarmasin, Noor Ainah mengutarakan, sampai sekarang belum ada perkembangan dengan kasus tersebut. “Sudah tiga kali pertemuan sekolah dengan pihak polisi. Mereka juga kembali memeriksa CCTV sekolah. Servernya juga sudah dibawa,” ujarnya.

Sempat muncul petunjuk, tapi kembali buram. “Dari rekaman tampak seorang siswa mondar-mandir pada siang hari sebelum kejadian. Namun, setelah si siswa kami interogasi, tidak ada keterangan yang mengarah kesana,” imbuhnya.

Favehotel Banjarmasin

Pastinya, pencurian direncanakan dengan baik. Ainah yakin begitu lantaran CCTV itu berakhir merekam sekira pukul empat sore. Atau dimatikan beberapa jam sebelum aksi pencurian berlangsung.

Ainah berharap kasus ini lekas terbongkar. Dia juga meminta orang tua bersabar. Mengingat selusin laptop itu milik siswa yang dipinjam sekolah untuk UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).

“Kalaupun nanti tidak terungkap, pastinya kami bertanggungjawab. Tapi, kami minta kesabarannya karena ini musibah dan diluar batas kemampuan kami,” pintanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsekta Banjarmasin Utara Kompol Madyo Pranowo membenarkan belum ada titik terang dari kasus ini.

“Belum ada perkembangan atau petunjuk yang mengarah pada pelaku. Anggota masih bergerak di lapangan menyelidiki. Doakan saja. Pastinya nanti saya infokan kalau terungkap,” jawab Madyo.

Diwartakan sebelumnya, 12 laptop milik siswa dan satu laptop milik guru itu raib pada Selasa (13/3) pagi. Diketahui setelah petugas kebersihan melihat ruang laboratorium komputer yang berantakan. Jendela juga rusak dan pintu terbuka menganga.

Parahnya lagi, hilangnya 13 laptop itu bertepatan dengan simulasi UN berbasis online. Sudah pasti simulasi ujian terganggu.

Diduga kuat pencuri beraksi dini hari saat peronda malam lengah. Tiga ruang lain seperti ruang dewan guru, koperasi dan ruang BK juga diacak-acak pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

Satu-satunya jejak komplotan maling ini adalah dua kemasan susu yang bekas diminum pelaku tertinggal di ruang koperasi sekolah. (lan/at/fud)

BANJARMASIN – Kasus pencurian belasan laptop di SMAN 11 Banjarmasin masih belum terungkap. Tim gabungan dari Polsekta Banjarmasin Utara dan Polresta Banjarmasin masih menyelidikinya.

Kepala Sekolah SMAN 11 Banjarmasin, Noor Ainah mengutarakan, sampai sekarang belum ada perkembangan dengan kasus tersebut. “Sudah tiga kali pertemuan sekolah dengan pihak polisi. Mereka juga kembali memeriksa CCTV sekolah. Servernya juga sudah dibawa,” ujarnya.

Sempat muncul petunjuk, tapi kembali buram. “Dari rekaman tampak seorang siswa mondar-mandir pada siang hari sebelum kejadian. Namun, setelah si siswa kami interogasi, tidak ada keterangan yang mengarah kesana,” imbuhnya.

Favehotel Banjarmasin

Pastinya, pencurian direncanakan dengan baik. Ainah yakin begitu lantaran CCTV itu berakhir merekam sekira pukul empat sore. Atau dimatikan beberapa jam sebelum aksi pencurian berlangsung.

Ainah berharap kasus ini lekas terbongkar. Dia juga meminta orang tua bersabar. Mengingat selusin laptop itu milik siswa yang dipinjam sekolah untuk UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).

“Kalaupun nanti tidak terungkap, pastinya kami bertanggungjawab. Tapi, kami minta kesabarannya karena ini musibah dan diluar batas kemampuan kami,” pintanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsekta Banjarmasin Utara Kompol Madyo Pranowo membenarkan belum ada titik terang dari kasus ini.

“Belum ada perkembangan atau petunjuk yang mengarah pada pelaku. Anggota masih bergerak di lapangan menyelidiki. Doakan saja. Pastinya nanti saya infokan kalau terungkap,” jawab Madyo.

Diwartakan sebelumnya, 12 laptop milik siswa dan satu laptop milik guru itu raib pada Selasa (13/3) pagi. Diketahui setelah petugas kebersihan melihat ruang laboratorium komputer yang berantakan. Jendela juga rusak dan pintu terbuka menganga.

Parahnya lagi, hilangnya 13 laptop itu bertepatan dengan simulasi UN berbasis online. Sudah pasti simulasi ujian terganggu.

Diduga kuat pencuri beraksi dini hari saat peronda malam lengah. Tiga ruang lain seperti ruang dewan guru, koperasi dan ruang BK juga diacak-acak pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

Satu-satunya jejak komplotan maling ini adalah dua kemasan susu yang bekas diminum pelaku tertinggal di ruang koperasi sekolah. (lan/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/